M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Efek Samping Diet Keto yang Penting Diketahui, Intip di Sini!

7 Efek Samping Diet Keto yang Penting Diketahui, Intip di Sini!
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah Anda bahwa ada beberapa efek samping diet keto yang penting diketahui, lho. Mari intip selengkapnya di sini!

Diet keto atau ketogenic diet dikenal sebagai pola makan rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang bertujuan membuat tubuh masuk ke kondisi ketosis.

Dalam kondisi ini, tubuh membakar lemak sebagai sumber energi utama, bukan karbohidrat. Diet ini sering dipilih karena dinilai efektif membantu menurunkan berat badan dalam waktu relatif singkat.

Meski terdengar menjanjikan, diet keto tidak selalu cocok untuk semua orang. Perubahan pola makan yang cukup ekstrem dapat memicu berbagai efek samping, terutama jika dilakukan tanpa persiapan dan pengawasan yang tepat.

Baca Juga: 12 Makanan yang Mengenyangkan untuk Dikonsumsi saat Diet

Melansir dari laman Health, berikut beberapa efek samping diet keto yang penting diketahui:

1. Dehidrasi

Saat menjalani diet keto, tubuh cenderung kehilangan cairan lebih cepat dibandingkan lemak. Hal ini membuat risiko dehidrasi meningkat, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan cairan.

Beberapa tanda dehidrasi yang bisa muncul antara lain warna urin menjadi lebih gelap, pusing, mulut terasa kering, sering merasa haus, dan tubuh mudah lelah.

2. Gangguan Pencernaan

Diet keto juga sering menimbulkan masalah pada saluran pencernaan. Gejala yang umum terjadi meliputi sembelit, diare, mual, dan muntah.

Diare menjadi keluhan yang paling sering dialami. Kondisi ini biasanya terjadi karena tubuh kesulitan mencerna asupan lemak yang tinggi dalam menu diet keto.

3. Risiko Batu Ginjal

Diet keto dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal, yaitu endapan mineral yang mengeras di ginjal. Hal ini bisa terjadi akibat tingginya konsumsi makanan hewani dan lemak.

Pada orang tanpa riwayat penyakit ginjal, risiko batu ginjal tetap bisa meningkat. Sementara itu, pada penderita gangguan ginjal, diet keto berpotensi memperburuk kondisi ginjal dalam jangka panjang.

Selain itu, ketosis dapat memicu ketoasidosis pada penderita diabetes tipe 1. Kondisi ini sangat berbahaya dan membutuhkan penanganan medis segera.

Perlu diketahui, ketosis dan ketoasidosis adalah dua hal yang berbeda. Ketosis merupakan proses normal pembakaran lemak saat asupan karbohidrat rendah dan umumnya aman. Sementara itu, ketoasidosis adalah kondisi darurat medis akibat penumpukan keton berlebih dalam darah yang membuat darah menjadi terlalu asam.

Baca Juga: 11 Jus yang Bagus untuk Diet supaya Berat Badan Turun, Mau Coba?

4. Penurunan Performa Olahraga

Sebagian atlet memilih diet keto untuk menurunkan berat badan. Namun, pola makan ini justru dapat menurunkan performa pada aktivitas fisik dengan intensitas tinggi, seperti bersepeda dan lari jarak jauh.

Tubuh yang kekurangan karbohidrat cenderung lebih cepat lelah saat melakukan olahraga intens.

5. Flu Keto

Pada awal menjalani diet keto, sebagian orang mengalami kondisi yang dikenal sebagai flu keto. Gejalanya meliputi sembelit, pusing, tubuh terasa lemas, sakit kepala, sulit tidur, mual, muntah, serta menurunnya toleransi terhadap olahraga.

Gejala ini dapat dikurangi dengan memperbanyak minum air, mencukupi elektrolit, dan mengurangi asupan karbohidrat secara bertahap, bukan secara drastis.

6. Kekurangan Vitamin dan Mineral

Diet keto membatasi konsumsi banyak buah dan sayuran agar asupan karbohidrat tetap rendah. Akibatnya, tubuh berisiko kekurangan berbagai nutrisi penting seperti kalsium, serat, zat besi, magnesium, dan kalium.

Selain itu, beberapa vitamin juga berpotensi kurang terpenuhi, seperti vitamin A, B6, B12, C, D, E, K, folat, dan tiamin. Nutrisi tersebut berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: 15 Sarapan Sehat untuk Diet agar Berat Badan Turun, Konsumsi yuk!

7. Berat Badan Mudah Naik Kembali

Diet keto tergolong ketat dan sulit dijalani dalam jangka panjang. Ketika seseorang kembali ke pola makan normal, berat badan yang sudah turun sering kali naik kembali.

Karena itu, durasi diet keto biasanya disarankan hanya dalam waktu tertentu, mulai dari beberapa minggu hingga maksimal sekitar 12 bulan, tergantung kondisi dan tujuan masing masing individu.

Itulah beberapa efek samping diet keto yang penting diketahui. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.