MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada sejumlah efek samping terlalu banyak konsumsi protein, lo. Intip pembahasannya di sini, yuk.
Protein sering disebut sebagai nutrisi andalan bagi siapa saja yang ingin hidup lebih sehat, menurunkan berat badan, atau membentuk massa otot.
Nutrisi ini memang berperan penting dalam membangun jaringan tubuh, memperbaiki sel, serta mendukung berbagai fungsi metabolisme.
Tak heran jika pola makan tinggi protein semakin populer, mulai dari diet keto, diet tinggi protein, hingga konsumsi suplemen protein harian.
Namun, seperti halnya nutrisi lain, konsumsi protein juga perlu berada dalam batas yang wajar. Asupan protein yang berlebihan, terutama jika dilakukan dalam jangka panjang, justru dapat menimbulkan sejumlah efek samping bagi kesehatan tubuh.
Baca Juga: 4 Efek Samping Minum Kopi saat Perut Kosong yang Penting Diketahui
Sayangnya, risiko ini sering luput dari perhatian karena protein kerap dianggap aman dikonsumsi tanpa batas. Melansir dari laman Verywell Health, berikut sejumlah efek samping terlalu banyak konsumsi protein:
1. Risiko penyakit tertentu meningkat
Sebuah penelitian pada tahun 2013 menunjukkan bahwa konsumsi protein berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit tertentu, seperti penyakit jantung koroner dan bahkan kanker. Hal ini terutama terjadi jika sumber protein didominasi oleh produk hewani tinggi lemak.
2. Gangguan pencernaan
Terlalu banyak makan protein dapat berdampak pada sistem pencernaan. Pola makan tinggi protein sering membuat asupan serat menjadi rendah, karena konsumsi buah dan sayur ikut berkurang. Kondisi ini dapat menyebabkan sembelit, perut terasa penuh, atau kembung.
Baca Juga: 5 Efek Samping Minum Matcha Berlebihan bagi Kesehatan
3. Risiko kerusakan ginjal
Hingga kini, belum ada batas pasti berapa banyak protein yang dapat merusak ginjal. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa asupan protein yang terlalu tinggi berpotensi menyebabkan kerusakan ginjal dalam jangka panjang.
Diet tinggi protein diketahui dapat meningkatkan kerja ginjal secara berlebihan dan mempercepat penurunan fungsi ginjal.
Sebuah studi bahkan menemukan, orang dewasa yang mengonsumsi protein dalam jumlah tinggi memiliki risiko hampir 50% lebih besar mengalami penyakit ginjal kronis dibandingkan mereka yang asupan proteinnya lebih rendah.
4. Meningkatkan beban kerja tubuh
Protein memang dibutuhkan tubuh setiap hari, tetapi jumlah berlebihan tidak selalu memberi manfaat tambahan. Tubuh tidak dapat memanfaatkan protein berlebih secara optimal, sehingga kelebihannya justru membebani metabolisme, terutama pada tulang, hati, dan ginjal.
Bagi orang dengan kondisi tertentu, seperti asam urat, konsumsi protein berlebihan juga dapat memicu keluhan yang tidak nyaman.
Baca Juga: 7 Efek Samping Botox yang Penting Diketahui Sebelum Melakukannya
5. Risiko tekanan darah tinggi
Asupan protein yang terlalu tinggi juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko tekanan darah tinggi. Kondisi ini berbahaya karena dapat memicu berbagai komplikasi serius, termasuk penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.
Itulah sejumlah efek samping terlalu banyak konsumsi protein. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: HKTDC Buka Peluang Industri Perhiasan Indonesia melalui 2 Pameran Hong Kong 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News