M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Rekomendasi Pasta yang Aman untuk Gula Darah Anda

6 Rekomendasi Pasta yang Aman untuk Gula Darah Anda
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa rekomendasi pasta yang aman untuk gula darah Anda. Yuk, intip daftarnya berikut ini!

Pasta sering mendapat reputasi kurang baik saat membahas kesehatan gula darah. Alasannya sederhana, makanan ini identik dengan karbohidrat yang dapat memengaruhi kadar glukosa. Namun, bukan berarti Anda harus menghindarinya sepenuhnya.

Jenis pasta yang dipilih, kandungan serat, kadar protein, serta cara penyajiannya ikut menentukan bagaimana tubuh merespons makanan tersebut. Pasta dengan serat lebih tinggi dan proses pencernaan yang lebih lambat cenderung membantu menjaga gula darah tetap lebih stabil dibanding pasta biasa berbahan tepung olahan.

Baca Juga: Ini Kadar Gula Darah Normal Usia 50 Tahun, Catat ya

Rekomendasi Pasta yang Aman untuk Gula Darah

Melansir dari Health, berikut beberapa rekomendasi pasta yang aman untuk gula darah Anda:

1. Pasta buncis

Pasta buncis dibuat dari tepung buncis yang terkadang dikombinasikan dengan protein kacang polong atau tepung beras. Jenis pasta ini mengandung serat dan protein yang cukup tinggi sehingga dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat.

Dengan begitu, kenaikan gula darah setelah makan cenderung terjadi lebih bertahap. Selain membantu menjaga gula darah, pasta buncis juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama setelah makan.

Pasta ini cocok untuk orang dengan resistensi insulin, pradiabetes, diabetes tipe 2, atau yang sering merasa cepat lapar setelah mengonsumsi pasta biasa.

2. Pasta lentil

Pasta lentil dibuat dari tepung lentil merah atau hijau yang terkadang dipadukan dengan tepung kacang polong. Kandungan protein nabati dan serat di dalamnya membantu menjaga respons gula darah setelah makan tetap lebih terkontrol.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lentil dapat menghasilkan kenaikan gula darah yang lebih rendah dibanding produk berbahan biji-bijian olahan. Karena itu, pasta lentil dapat menjadi pilihan untuk Anda yang ingin menambah asupan protein sekaligus menjaga kadar gula darah.

3. Pasta tinggi protein

Pasta tinggi protein dibuat dari semolina gandum yang diperkaya dengan bahan lain seperti protein kacang polong, tepung quinoa, tepung lentil, atau tepung buncis.

Tambahan protein membantu memperlambat proses pengosongan lambung sehingga penyerapan karbohidrat berlangsung lebih lambat. Efeknya, kadar gula darah menjadi lebih stabil dan rasa kenyang dapat bertahan lebih lama setelah makan.

Jenis pasta ini cocok untuk orang yang aktif secara fisik atau ingin tetap menikmati tekstur pasta yang mirip dengan pasta tradisional.

Baca Juga: 15 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi

4. Mi konjac

Mi konjac dibuat dari tepung konjac yang berasal dari umbi. Mi ini kaya akan glukomanan, yaitu serat larut yang membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.

Karena kandungan karbohidratnya sangat rendah dan seratnya tinggi, mi konjac cenderung menghasilkan respons gula darah yang lebih rendah setelah makan. Teksturnya umumnya lebih lembut dan sedikit kenyal dibanding pasta biasa.

Mi konjac cocok untuk orang yang sensitif terhadap makanan bertepung atau sedang menjalani pola makan rendah karbohidrat.

5. Pasta edamame

Pasta edamame dibuat dari kedelai dan umumnya memiliki kandungan protein serta serat yang tinggi. Kombinasi keduanya membantu memperlambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah sehingga gula darah menjadi lebih stabil setelah makan.

Selain itu, makanan berbahan kedelai juga sering dikaitkan dengan manfaat untuk kesehatan jantung. Pasta ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin menambah asupan protein sekaligus menjaga pola makan yang lebih seimbang.

6. Pasta gandum utuh

Pasta gandum utuh dibuat dari biji gandum utuh yang diproses lebih minimal dibanding pasta putih biasa. Karena itu, kandungan seratnya cenderung lebih tinggi dan membantu memperlambat kenaikan gula darah setelah makan.

Meski demikian, kandungan serat dan proteinnya umumnya masih lebih rendah dibanding pasta berbahan kacang-kacangan sehingga respons gula darah bisa berbeda pada setiap orang.

Pasta gandum utuh cocok untuk Anda yang ingin tetap menikmati rasa dan tekstur pasta yang lebih familiar dengan pilihan yang lebih mendukung kontrol gula darah.

Memilih jenis pasta yang tepat dapat membantu Anda tetap menikmati makanan favorit tanpa membuat gula darah naik terlalu cepat. Agar manfaatnya lebih optimal, kombinasikan pasta dengan sumber protein, sayuran, dan lemak sehat dalam porsi yang seimbang.

Baca Juga: 6 Kesalahan yang Bisa Bikin Gula Darah Naik di Pagi Hari Tanpa Disadari

Itulah beberapa rekomendasi pasta yang aman untuk gula darah Anda. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.