M O M S M O N E Y I D
Keluarga

6 Penyebab Sunscreen Pilling, Tekstur Berpengaruh

6 Penyebab Sunscreen Pilling, Tekstur Berpengaruh
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada 6 penyebab sunscreen pilling atau menggumpal yang harus Anda tahu. Berikut informasi selengkapnya.

Dalam rutinitas skincare, pilling terjadi ketika produk tidak menyatu dengan baik di permukaan kulit. Akibatnya, produk menggumpal lalu menggelinding atau terangkat saat diusap.

Penelitian terkontrol pada 2024 menilai pilling pada berbagai produk (termasuk sunscreen dan foundation). Menurut penelitian tersebut, ada beberapa hal yang sering kali menyebabkan pilling, terutama saat pemakaian sunscreen.

Baca Juga: Mau Bisnis Kuliner Tumbuh? Coba Belajar dari Cara Eat Sambel

Cari tahu lebih lanjut, berikut 6 penyebab sunscreen pilling atau menggumpal sebagaimana dilansir dari Allure dan Well+Good.

1. Terlalu banyak menggunakan produk

Penyebab sunscreen pilling yang pertama yaitu terlalu banyak menggunakan produk.

Menggunakan atau menumpuk terlalu banyak produk seperti serum, moisturizer, atau primer sebelum sunscreen dapat menimbulkan residu yang mudah tergulung di permukaan kulit.

Dermatolog menekankan pentingnya memberi jeda untuk setiap produk. Pastikan produk benar-benar menyerap sebelum lanjut ke produk berikutnya.

2. Tidak menunggu produk benar-benar menyerap

Penyebab sunscreen pilling yang kedua yaitu tidak menunggu produk benar-benar menyerap.

Mengaplikasikan sunscreen di atas skincare yang masih “basah” dapat meningkatkan gesekan dan penggumpalan.

Guna mencegah sunscreen pilling, sebaiknya tunggu setidaknya 1 menit sampai toner, serum, dan moisturizer benar-benar menyerap. Setelah set atau tidak basah, baru aplikasikan sunscreen.

3. Mengaplikasikan sunscreen dengan cara digosok

Penyebab sunscreen pilling yang ketiga yaitu mengaplikasikan sunscreen dengan cara digosok.

Gesekan berlebih saat “menggosok” sunscreen atau saat mengaplikasikan makeup setelah menggunakan sunscreen dapat mengangkat lapisan produk. Akibatnya, pilling pun tak terhindarkan.

Alih-alih digosok, aplikasikanlah sunscreen dengan cara ditepuk-tepuk lembut. Dengan begini, sunscreen akan terhindar dari risiko pilling

Baca Juga: Pink Peeling Serum, Produk Eksfoliasi Baru MK SKIN yang Cocok untuk Pemula

4. Kulit kurang eksfoliasi

Penyebab sunscreen pilling yang keempat yaitu kulit kurang eksfoliasi.

Malas eksfoliasi bisa membuat kulit menjadi kasar akibat sel kulit yang menumpuk. Pada gilirannya, tekstur kulit yang kasar akan membuat sunscreen atau produk skincare sebelumnya menumpuk dan menggumpal di permukaan kulit.

Solusinya, lakukanlah eksfoliasi secara teratur setidaknya 2-3 kali seminggu. Untuk kulit sensitif, Anda bisa melakukan eksfoliasi setidaknya sekali seminggu.

5. Tipe dan tekstur sunscreen 

Penyebab sunscreen pilling yang kelima yaitu tipe dan tekstur sunscreen.

Beberapa sunscreen mineral (dengan partikel zinc oxide atau titanium dioxide) atau sunscreen bersilikon tinggi lebih rentan pilling ketika di-layer di atas atau di bawah formula tertentu.

Ini sesuai dengan temuan studi bahwa sunscreen dapat mempromosikan pilling tergantung konteks aplikasi.  

6. Sunscreen kedaluwarsa atau stabilitas formula menurun 

Penyebab sunscreen pilling yang keenam yaitu sunscreen kedaluwarsa atau stabilitas formula menurun.

Sunscreen yang telah melewati masa pakainya dapat berubah tekstur. Sehingga, sunscreen menjadi mudah menggumpal dan tidak lagi optimal untuk melindungi kulit.

American Academy of Dermatology menegaskan pentingnya mengganti sunscreen sesuai masa simpan.  

Itulah 6 penyebab sunscreen pilling atau menggumpal yang harus Anda tahu. Jangan lupa dicatat, Moms!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Pilihan Olahraga Aman untuk Penderita Nyeri Lutut biar Tetap Aktif Tanpa Sakit

Ingin aktif meski sendi sering ngilu? Simak 5 rekomendasi olahraga yang aman dan efektif untuk penderita nyeri lutut tanpa memperparah kondisi.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (25/7), Masih Hujan Lebat di Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 25 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.​

Cuaca Jawa Timur Besok Sabtu (25/7), Simak Prakiraan Setiap Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu (25/7) didominasi berawan dengan udara kabur di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Sabtu 25 Juli, Ini Daftar Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah Sabtu (25/7) didominasi berawan, dengan udara kabur di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Sabtu 25 Juli, Cerah di Sejumlah Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu (25/7) didominasi berawan, dengan cuaca cerah di sejumlah wilayah.  

Cermati Protect dan Tiket.com Hadirkan Jaminan Tepat Waktu untuk Penumpang Kereta

Cermati Protect bersama tiket.com menghadirkan perlindungan On-Time Guarantee untuk perjalanan kereta

Dua Butir Telur Sehari Bantu Cegah Stunting Anak

Alfamidi menjalankan Program Protein Cegah Stunting dengan menyalurkan lebih dari 160.000 butir telur kepada 875 anak

Tayang 24 September, Film Memburu Pemangsa Rilis Official Teaser Poster dan Trailer

Sinemaku Pictures merilis official teaser poster & trailer film Memburu Pemangsa yang akan tayang mulai 24 September 2026 di bioskop Indonesia.

Mau Beli Emas? Cek Selisih Harga Jual dan Buyback Tiap Merek

Selisih harga jual dan harga buyback emas (spread) pada setiap merek logam mulia rata-rata lebih dari Rp 120.000 per gram.​

Harga Buyback Emas Hari Ini: Antam Turun Tajam, Galeri 24 Tetap Tertinggi

Harga buyback emas hari ini kompak turun pada seluruh merek logam mulia yang dipantau. Antam turun paling tajam. Cek selengkapnya di sini!