MOMSMONEY.ID - Dengan rasa yang khas, jahe banyak digunakan dalam beragam seduhan hingga masakan yang melegakan tubuh. Karena efeknya yang melegakan tubuh, tak heran jika jahe memiliki beragam manfaat baik untuk kesehatan.
Melansir Harvard Health, jahe, atau Zingiber officinale, berasal dari Asia Tenggara. Meskipun batang segar tanaman jahe di atas tanah digunakan dalam beberapa masakan Asia, lemak jahe, rimpang menonjol, dan batang bawah tanah adalah yang paling berguna untuk penyembuhan.
Mari baca lebih jauh, untuk tahu apa saja manfaat jahe bagi kesehatan tubuh Anda.
Baca Juga: Buah Delima dan 5 Buah-Buahan Tinggi Kandungan Antioksidan Lawan Radikal Bebas
Pereda nyeri
Gingerol disebut memiliki khasiat obat yang ampuh. Gingerol adalah senyawa bioaktif utama dalam jahe yang berperan besar dalam berbagai potensi khasiat obat dari jahe.
Menurut sebuah penelitian yang dikutip Healthline, gingerol memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Senyawa ini dapat membantu mengurangi stres oksidatif, yaitu kondisi yang timbul akibat terlalu banyaknya radikal bebas di dalam tubuh.
Membantu penurunan berat badan
Menurut berbagai penelitian pada manusia dan hewan, jahe mungkin berperan dalam penurunan berat badan.
Sebuah tinjauan tahun 2019 menyimpulkan, dengan mengonsumsi jahe secara signifikan mampu menurunkan berat badan, rasio pinggang-pinggul, dan rasio pinggul pada orang yang kelebihan berat badan atau mengalami obesitas.
Kemampuan jahe dalam mempengaruhi penurunan berat badan mungkin disebabkan oleh mekanisme tertentu seperti potensinya mengurangi peradangan.
Meningkatkan fungsi otak
Beberapa penelitian tahun 2022 menunjukkan bahwa shogaol dan gingerol, senyawa dalam jahe, dapat membantu mencegah kondisi degeneratif seperti penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, dan multiple sclerosis.
Stres oksidatif dan peradangan kronis mungkin menjadi pendorong utama penyakit Alzheimer dan penurunan kognitif terkait usia. Jahe dapat membantu melindungi terhadap hal ini, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian.
Baca Juga: Kaya Vitamin C dan Antioksidan, Inilah 7 Manfaat Buah Jeruk untuk Tubuh
Mengobati mual
Jahe efektif melawan mual, termasuk mual kehamilan yang umumnya kerap muncul di pagi hari. Selain itu, jahe dapat membantu meredakan mual dan muntah pada orang yang menjalani operasi tertentu, serta dapat membantu mengurangi mual akibat kemoterapi.
“Jahe mungkin bermanfaat karena membantu meningkatkan cara makanan bergerak melalui saluran pencernaan, yang disebut motilitas lambung, dan memblokir reseptor serotonin di lapisan usus kita,” jelas ahli Gizi Candace O’Neill, RD, LDN kepada Cleveland Clinic.
Jahe dapat membantu menenangkan saraf yang memicu refleks muntah.
Meningkatkan regulasi gula darah
Gingerol juga bisa menjelaskan peran jahe dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil. Ini adalah kunci untuk mengendalikan dampak kesehatan jangka panjang dari diabetes Tipe 2.
“Jahe mengurangi enzim yang memecah karbohidrat sehingga membantu metabolisme glukosa (gula),” kata O’Neill. Ia menambahkan, peningkatan regulasi gula darah dapat membantu penurunan berat badan dan berpotensi membuat tubuh Anda lebih sensitif terhadap insulin.
Mengurangi nyeri haid
Jahe dapat membantu meredakan dismenore, atau yang juga dikenal sebagai nyeri haid. Beberapa penelitian menunjukkan, jahe sama efektifnya dengan asam mefenamat dan ibuprofen dalam meredakan nyeri haid.
Hal itu disebabkan karena jahe segar mengandung senyawa kuat yang disebut gingerol, yang memiliki sifat antioksidan dan mengurangi enzim inflamasi.
Demikian beberapa manfaat jahe yang ternyata bisa membantu tubuh mengurangi peradangan, penyebab utama munculnya penyakit-penyakit serius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News