MOMSMONEY.ID - Yuk, intip beberapa herbal yang terbukti efektif menurunkan kolesterol tinggi secara alami di sini!
Kolesterol tinggi sering kali datang tanpa gejala yang jelas, tetapi dampaknya bisa serius jika tidak dikendalikan. Penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Di tengah gaya hidup modern yang serba praktis, pola makan tinggi lemak dan kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor utama meningkatnya kadar kolesterol.
Selain perubahan gaya hidup seperti menjaga pola makan dan rutin berolahraga, banyak orang mulai melirik bahan alami sebagai alternatif pendukung.
Beberapa jenis herbal telah diteliti memiliki potensi membantu menurunkan kadar kolesterol secara alami. Meski bukan pengganti pengobatan medis, herbal ini bisa menjadi pelengkap untuk menjaga kesehatan jantung Anda.
Baca Juga: 7 Dampak Berbahaya Kolesterol LDL yang Tinggi bagi Kesehatan
Melansir dari Verywell Health, di bawah ini beberapa herbal yang terbukti efektif menurunkan kolesterol tinggi secara alami:
1. Beras ragi merah
Beras ragi merah merupakan hasil fermentasi beras yang mengandung monacolin K, senyawa yang strukturnya mirip dengan obat kolesterol lovastatin.
Cara kerjanya adalah dengan menghambat produksi kolesterol di dalam tubuh. Konsumsi beras ragi merah dapat menurunkan kolesterol jahat atau LDL sekitar 15% hingga 25% dalam waktu 2 bulan, dengan efek yang mirip statin dosis rendah.
Efek samping yang mungkin muncul antara lain sakit kepala, pusing, gangguan pencernaan, ruam kulit, kram otot, dan nyeri tubuh. Dosis yang sering diteliti berkisar antara 200 hingga 2.400 mg per hari. Herbal ini cocok digunakan sebagai alternatif statin bagi orang dengan kolesterol tinggi ringan hingga sedang.
2. Bawang putih
Bawang putih tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu masakan, tetapi juga membantu menjaga kesehatan jantung. Herbal ini diketahui dapat menurunkan kolesterol, tekanan darah, serta peradangan.
Manfaat bawang putih diduga berasal dari senyawa aktif bernama allicin. Konsumsinya dapat menurunkan kolesterol total sekitar 5% dan LDL sekitar 6% pada orang dengan kolesterol tinggi. Efek samping yang mungkin muncul antara lain sakit perut, mual, ruam, bau mulut, dan bau badan.
Dosis yang diteliti berkisar 600 hingga 2.400 mg bubuk bawang putih per hari. Bawang putih cocok untuk pencegahan kolesterol tinggi atau bagi orang dengan kolesterol ringan disertai tekanan darah tinggi.
3. Guggulu
Guggulu adalah getah berwarna kuning yang berasal dari pohon Commiphora mukul dan telah lama digunakan dalam pengobatan Ayurveda.
Herbal ini bekerja dengan membantu tubuh membuang kolesterol. Penelitian menunjukkan guggulu dapat menurunkan kolesterol total sekitar 6,5% dan LDL sekitar 10%. Selain itu, guggulu juga dapat menurunkan trigliserida serta meningkatkan kolesterol baik atau HDL.
Efek samping yang mungkin terjadi meliputi diare, ruam kulit, dan sakit kepala. Guggulu dapat digunakan sebagai pendamping obat resep atau untuk pencegahan kolesterol tinggi, tetapi sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis.
Baca Juga: 7 Dampak Berbahaya Kolesterol LDL yang Tinggi bagi Kesehatan
4. Artichoke
Artichoke merupakan bagian penting dari pola makan Mediterania yang dikenal baik untuk kesehatan jantung.
Ekstrak artichoke dapat membantu menurunkan kolesterol LDL sekitar 6% hingga 10%. Efek samping yang paling sering dilaporkan adalah gangguan pencernaan ringan seperti sakit perut. Dosis yang umum diteliti berkisar antara 500 hingga 1.800 mg per hari.
Herbal ini cocok untuk orang dengan kolesterol ringan hingga sedang, terutama yang juga memiliki sindrom metabolik atau perlemakan hati.
5. Jintan hitam
Jintan hitam atau Nigella sativa telah lama digunakan untuk membantu masalah pencernaan dan kesehatan secara umum.
Herbal ini bekerja dengan menghambat produksi kolesterol dalam tubuh. Konsumsi jintan hitam dapat menurunkan kolesterol total dan berpotensi menurunkan LDL, meskipun penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan.
Efek samping yang mungkin muncul antara lain mual, perut kembung, serta gangguan fungsi hati atau ginjal dalam kasus yang jarang terjadi. Dosis yang diteliti berkisar 500 mg hingga 2 gram per hari.
6. Fenugreek
Fenugreek dikenal sebagai herbal dengan aroma khas yang sering digunakan untuk membantu mengontrol gula darah dan meningkatkan produksi ASI.
Kandungan serat dalam fenugreek membantu mengikat kolesterol di saluran pencernaan, lalu mengubahnya menjadi asam empedu yang kemudian dikeluarkan dari tubuh. Fenugreek dapat menurunkan LDL sekitar 7%.
Efek samping yang mungkin terjadi meliputi mual, diare, gula darah rendah, dan reaksi alergi. Herbal ini cocok untuk orang dengan kolesterol ringan hingga sedang, terutama bagi penderita diabetes tipe 2 karena juga membantu menurunkan kadar gula darah.
Baca Juga: 14 Makanan yang Bisa Bantu Menurunkan Kolesterol secara Alami yang Layak Dicoba
Nah, itu tadi beberapa herbal yang terbukti efektif menurunkan kolesterol tinggi secara alami. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News