M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Tips Menyiapkan Anak Masuk Prasekolah, Awali dengan Rutinitas yang Konsisten

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Si kecil sebentar lagi masuk prasekolah? Ikuti 5 tips menyiapkan anak masuk prasekolah ini ya.

Bagi sebagian orang tua, mendaftarkan anak ke program prasekolah merupakan keputusan yang tidak bisa dilewatkan.

Di sisi lain, prasekolah adalah sebuah langkah besar bagi seorang anak yang masih berusia di bawah 5 tahun. Itulah sebabnya peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mempersiapkan anak mengikuti program prasekolah.

Dilansir dari laman Parents.com, ada 5 tips menyiapkan anak masuk prasekolah yang patut orang tua terapkan. Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Bagus untuk Perkembangan Motorik, Ketahui 7 Manfaat Melukis untuk Anak-Anak

1. Tetapkan rutinitas yang konsisten di rumah

Tips menyiapkan anak masuk prasekolah yang pertama yaitu menetapkan rutinitas yang konsisten di rumah. Pada dasarnya, anak-anak mampu belajar paling baik ketika mereka memiliki rutinitas dan jadwal harian yang tetap. Rutinitas akan memberikan si kecil kesempatan untuk belajar tentang urutan dan konsep waktu.

Selain itu, rutinitas juga dapat membantu melancarkan transisi anak menuju ke struktur pengaturan prasekolah, mempersiapkan mental mereka, serta memberikan kerangka kerja di mana pembelajaran kreatif dapat terjadi.

Oleh sebab itu, sangat disarankan bagi orang tua untuk membangun rutinitas yang konsisten di rumah guna mempersiapkan anak untuk masuk prasekolah.

Jika tidak ada rutinitas atau jadwal harian yang tetap di rumah, kemungkinan besar anak akan kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan prasekolahnya nanti.

2. Kembangkan keterampilan motorik halus anak

Tips menyiapkan anak masuk prasekolah yang kedua yaitu mengembangkan keterampilan motorik halus anak. Sebelum si kecil memulai prasekolah, bantulah mereka untuk mengembangkan keterampilan motorik halusnya selama bermain. Ini bisa dengan cara membuat kerajinan yang melibatkan kegiatan menggunting kertas, mewarnai, dan merekatkan.

Seorang Instruktur Terapi Okupasi di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Tennessee bernama Brittany Hoffer, Ph.D., menyarankan orang tua untuk mengarahkan anak memanipulasi modeling clay guna membuat bentuk dan huruf yang akan mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan menulis tangan di sekolah kelak.

Anda juga bisa menyembunyikan manik-manik atau koin kecil di dalam pasir mainan dan meminta anak untuk menemukannya. Metode ini bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan tangan anak yang pada gilirannya akan membantu mereka melakukan berbagai tugas kecil.

Sediakan juga play-doh beserta gunting kecil dan biarkan si kecil memotong-motong play-doh yang ada di hadapannya. Memotong play-doh akan menjadi latihan yang bagus bagi anak untuk menempatkan tangan dengan tepat sekaligus memberikan mereka ide dasar tentang cara membuka dan menutup gunting untuk memotong.

3. Luangkan waktu untuk membaca bersama

Tips menyiapkan anak masuk prasekolah yang ketiga yaitu meluangkan waktu untuk membaca bersama.

Membacakan buku untuk si kecil setiap hari akan membantu menumbuhkan kecintaan anak terhadap kegiatan membaca sekaligus bisa meningkatkan kosakata mereka.

Saat anak terbiasa dengan buku sebelum memulai prasekolah, itu akan memberikan mereka pengalaman imajinatif yang penting dalam membangun jiwa pemikir dan inovator yang kreatif.

Jadi, sediakanlah bahan bacaan di berbagai sudut yang biasa ditempati anak seperti kamar tidur, ruang keluarga, atau bahkan mobil. Sebaiknya, sediakan buku sastra anak-anak dengan bahasa yang kaya untuk membantu anak sukses di sekolah.

Baca Juga: 4 Manfaat Rasa Bosan untuk Anak-Anak, Salah Satunya Mengembangkan Kreativitas

4. Ajak anak mengunjungi sekolah sebelum prasekolah dimulai

Tips menyiapkan anak masuk prasekolah yang keempat yaitu mengajak anak mengunjungi sekolah sebelum prasekolah dimulai.

Julie Bragdon selaku guru prasekolah formal dan asisten kepala sekolah di Montessori School of Denver menyarankan orang tua untuk mengajak anaknya mengunjungi sekolah lebih awal sebelum program prasekolah dimulai.  Jika tidak memungkinkan untuk mengunjungi sekolah pada siang hari, maka Anda dan si kecil bisa berkunjung pada malam hari atau saat akhir pekan.

Selama berkunjung ke sekolah, ajaklah anak untuk sekadar berjalan-jalan atau bermain di taman bermain yang ada. Jelaskan kepada mereka tentang apa yang akan terjadi di tempat tersebut saat anak mulai bersekolah, misalnya bercerita dan makan camilan bersama teman baru.

Jangan lupa juga untuk memperkenalkan anak Anda kepada guru dan beri mereka waktu untuk mengamati sekaligus menjelajahi ruang kelas.

5. Waspadai separation anxiety

Tips menyiapkan anak masuk prasekolah yang kelima yaitu mewaspadai separation anxiety. Sangat wajar bagi anak-anak untuk mengalami separation anxiety atau kecemasan akan perpisahan selama beberapa minggu pertama ketika mereka diantar ke sekolah.

Jadi, usahakan untuk tetap bersikap positif saat menghadapi tangisan si kecil sebelum Anda meninggalkannya di sekolah.

Dalam perjalanan menuju ke sekolah, beri tahu anak tentang bagaimana harinya akan berjalan sehingga mereka tahu apa yang diharapkan.

Dengan pembawaan yang tenang, yakinkan anak Anda bahwa Anda akan kembali untuk menjemput mereka di penghujung hari. Pastikan untuk menjaga agar perpisahan tersebut tetap singkat dan manis.

Itulah 5 tips menyiapkan anak masuk prasekolah. Semoga bermanfaat ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Rumbai Kembali Naik Daun, Ini Cara Simpel Bikin Dekorasi Rumah Lebih Berkarakter

Tren rumbai kembali menghiasi interior rumah. Simak cara mudah mempercantik sofa, tirai, dan kursi agar ruangan makin estetik.  

Webster Green HC-130 Jadi Warna 2027, Sentuhan Hijau Klasik untuk Rumah Modern

Webster Green HC-130 jadi warna di 2027 dengan nuansa hijau klasik. Simak inspirasinya untuk rumah modern yang nyaman dan estetik.

6 Cara Menurunkan Berat Badan bagi Penderita Diabetes, Pasti Berhasil!

Inilah 6 cara menurunkan berat badan bagi penderita diabetes yang terbukti aman dan efektif. Simak sampai akhir, ya.

5 Perlindungan Keuangan bagi Wanita Menikah biar Siap Menghadapi Risiko

Wanita menikah perlu punya perlindungan keuangan sendiri. Simak 5 langkah ini untuk menjaga tabungan, aset, dan masa depan keluarga.

Pentingnya Peran Keluarga dalam Penanganan Kesehatan Jiwa

Kementerian Kesehatan mencatat ada sebanyak 9 dari 10 orang yang mengalami depresi belum terjangkau layanan kesehatan.

Foot Locker Day 2026 bakal Digelar, Satukan Merek Global hingga Penggemar Sneakers

MAP Active Indonesia bakal menggelar Foot Locker Day 2026 di kawasan M Bloc, Jakarta, pada 16 Oktober hingga 18 Oktober 2026.

Jarang Diketahui! Ini 6 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Organ Intim & Hormon Wanita

Dapatkan perlindungan ekstra untuk tubuh Anda dari dalam. Pahami bagaimana manfaat probiotik mampu menjaga pH vagina hingga jaga imunitas.

Kenapa Burger Tidak Sehat padahal Ada Sayur & Daging? Ketahui Bahayanya di Sini, yuk

Burger dianggap tidak sehat karena tinggi kalori dan lemak jenuh. Simak penjelasan mengenai risikonya serta tips mengolah burger agar lebih aman.

Coba 4 Pilihan Mie Sehat untuk Diet Ini agar Tetap Bisa Makan Enak Tanpa Takut Gemuk

Ingin makan mie tapi takut program penurunan berat badan gagal? Simak pilihan mie sehat untuk diet yang rendah kalori dan tinggi serat ini.

Yield Global Melonjak, Ini Strategi Investasi Obligasi di Era Bunga Tinggi

Kenaikan suku bunga The Fed dan imbal hasil US Treasury menandai era baru pasar obligasi global. Manulife selektif memilih tenor obligasi.