M O M S M O N E Y I D
AturUang

5 Tips Mengatur Gaji di Bawah Rp10 Juta biar Tetap Terjaga sampai Akhir Bulan

5 Tips Mengatur Gaji di Bawah Rp10 Juta biar Tetap Terjaga sampai Akhir Bulan
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Gaji di bawah Rp10 juta tetap bisa cukup jika diatur dengan strategi tepat, disiplin finansial, dan kebiasaan sederhana.

Mengatur keuangan bulanan masih menjadi tantangan bagi banyak masyarakat Indonesia, terutama bagi pekerja dengan penghasilan di bawah Rp10 juta per bulan. 

Kenaikan harga kebutuhan sehari hari, gaya hidup digital, hingga godaan belanja online sering membuat uang terasa cepat habis sebelum tanggal tua. 

Padahal, kondisi finansial yang sehat tidak selalu ditentukan oleh besar kecilnya gaji, tetapi bagaimana cara seseorang mengelola pemasukan dengan bijak. 

Melansir dari Treasury, kebiasaan sederhana seperti membuat anggaran dan mengontrol pengeluaran bisa membantu keuangan lebih stabil. 

Strategi yang tepat dan konsisten, gaji bulanan tetap dapat memenuhi kebutuhan sekaligus membantu menyiapkan masa depan yang lebih aman.

“Keuangan yang stabil dibangun dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap bulan,” dikutip dari sumber Treasury.

Baca Juga: Rupiah Kian Melemah? Ini Rekomendasi Investasi untuk Amankan Finansial

Gunakan metode anggaran sederhana

Salah satu langkah paling penting saat menerima gaji adalah langsung membagi pemasukan ke beberapa pos kebutuhan. Cara yang cukup populer digunakan banyak orang saat ini adalah metode 80/20. 

Artinya, sekitar 80% penghasilan dipakai untuk kebutuhan sehari hari, sedangkan 20% sisanya disimpan untuk tabungan atau tujuan jangka panjang.

Metode ini membantu pengeluaran lebih terkontrol karena setiap uang yang masuk sudah memiliki tujuan masing masing. Selain itu, kebiasaan mencatat pengeluaran harian juga penting agar lebih sadar ke mana uang sering keluar tanpa disadari.

Saat ini sudah banyak aplikasi pencatat keuangan yang memudahkan masyarakat memonitor pengeluaran hanya lewat ponsel. Cara sederhana ini cukup efektif untuk mengurangi kebiasaan boros yang sering muncul akibat belanja impulsif.

Hidup sederhana bukan berarti kekurangan

Banyak orang masih menganggap hidup hemat identik dengan hidup susah. Padahal, gaya hidup sederhana justru membantu seseorang lebih tenang dalam mengatur kondisi finansialnya.

Di tengah tren media sosial yang sering menampilkan gaya hidup mewah, tidak sedikit orang akhirnya memaksakan diri mengikuti standar yang sebenarnya di luar kemampuan keuangan mereka. Akibatnya, pengeluaran menjadi tidak sehat dan tabungan sulit terkumpul.

Mulai sekarang, biasakan membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum membeli sesuatu. Langkah kecil seperti membawa bekal dari rumah, mengurangi nongkrong berlebihan, atau memakai barang sampai benar benar rusak bisa membantu pengeluaran bulanan jauh lebih ringan.

Selain membuat keuangan lebih aman, hidup sederhana juga membantu seseorang lebih fokus pada tujuan finansial jangka panjang.

Jangan mudah terbawa tren media sosial

Saat ini media sosial menjadi salah satu penyebab meningkatnya gaya hidup konsumtif di kalangan anak muda maupun keluarga muda. Banyak orang merasa harus mengikuti tren agar tidak dianggap ketinggalan zaman.

Padahal, kondisi finansial setiap orang tentu berbeda beda. Memaksakan diri membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan hanya demi mengikuti tren justru bisa membuat keuangan berantakan.

Agar kondisi finansial tetap sehat, penting untuk membatasi kebiasaan belanja karena rasa takut tertinggal atau FOMO. Cobalah menunda pembelian selama satu hingga dua hari sebelum benar benar memutuskan membeli barang tertentu.

Cara ini cukup efektif membantu seseorang berpikir lebih rasional dan mengurangi pengeluaran yang tidak penting.

Baca Juga: Cara Menabung di Rumah untuk Ibu Rumah Tangga biar Enggak Boros Uang

Prioritaskan melunasi utang konsumtif

Salah satu penyebab gaji cepat habis adalah terlalu banyak cicilan atau utang konsumtif. Mulai dari kartu kredit, cicilan belanja online, hingga pembayaran instan sering membuat pengeluaran membengkak setiap bulan.

Karena itu, penting untuk mulai menyusun daftar seluruh utang yang dimiliki agar lebih mudah menentukan prioritas pembayaran. Fokus utama sebaiknya diarahkan pada utang dengan bunga paling tinggi terlebih dahulu.

Saat cicilan mulai berkurang, kondisi keuangan biasanya akan terasa jauh lebih lega. Uang yang sebelumnya habis untuk membayar utang bisa dialihkan ke tabungan atau kebutuhan yang lebih penting.

Mengurangi kebiasaan mengambil cicilan baru juga menjadi langkah penting agar kondisi finansial tetap aman dalam jangka panjang.

Cari pemasukan tambahan dari skill yang dimiliki

Mengandalkan satu sumber penghasilan terkadang membuat kondisi finansial terasa pas pasan. Karena itu, memiliki pemasukan tambahan kini menjadi solusi yang mulai banyak dilakukan masyarakat Indonesia.

Pekerjaan sampingan tidak harus selalu modal besar. Banyak peluang yang bisa dimulai dari kemampuan sederhana, seperti menulis, desain, memasak, editing video, hingga berjualan online dari rumah.

Perkembangan teknologi digital saat ini juga membuka lebih banyak peluang freelance yang bisa dilakukan secara fleksibel. Penghasilan tambahan tersebut dapat membantu memperkuat kondisi keuangan sekaligus mempercepat pencapaian target finansial.

Yang terpenting, hasil tambahan tersebut tidak langsung habis untuk gaya hidup, tetapi dialokasikan untuk tabungan, dana darurat, atau investasi jangka panjang.

Baca Juga: Aturan Lama Dekorasi Kamar Tidur yang Justru Bikin Ruangan Makin Nyaman

Konsistensi jadi kunci keuangan tetap sehat

Mengatur gaji di bawah Rp10 juta memang membutuhkan disiplin dan strategi yang tepat. Namun, bukan berarti hal tersebut mustahil dilakukan. 

Kebiasaan kecil seperti membuat anggaran, mengurangi belanja impulsif, hingga menyisihkan uang di awal bulan dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.

Tidak perlu menunggu gaji besar untuk mulai memperbaiki kondisi finansial. Justru, kebiasaan baik yang dimulai sejak sekarang akan menjadi fondasi penting agar keuangan tetap stabil di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat.

Pengelolaan yang konsisten dan lebih terencana, gaji berapa pun tetap bisa membantu seseorang hidup lebih tenang, aman, dan siap menghadapi kebutuhan masa depan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil French Open 2026: Putri dan Raymond/Joaquin juga Melangkah ke 8 Besar

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga ke perempatfinal.

Hasil French Open 2026: 2 Tunggal dan 1 Ganda Campuran Indonesia ke Perempatfinal

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, Kamis (22/10), dua tunggal dan satu ganda campuran Indonesia melaju ke perempatfinal.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Jumat (23/10), Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Jumat (23/10) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore hari.

Aromanya Unik Khasiatnya Ciamik! Ini 7 Manfaat Natto, Bagus buat Bantu Turunkan BB

Manfaat natto bagi tubuh ternyata sangat luar biasa. Simak rahasia superfood Jepang ini dalam menjaga pencernaan, imun, hingga kesehatan jantung.

Jaga Keamanan Siber saat Melamar Kerja, Simak Berberapa Tips Berikut

Pencari kerja juga harus memahami informasi apa saja yang aman untuk dibagikan dan bagaimana cara melindungi akun dan perangkat mereka.

Ingin Tampak Bugar & Segar? Ini 7 Rahasia Cara Hidup Sehat dan Awet Muda secara Alami

Penuaan dini bisa Anda cegah dengan gaya hidup yang tepat. Simak panduan cara hidup sehat dan awet muda secara alami di sini.

Praktis & Sehat! Ini Manfaat Protein Bar untuk Diet serta Tips Memilihnya yang Tepat

Protein bar adalah camilan sehat dan praktis yang bisa menjaga energi serta memberi rasa kenyang. Simak manfaat dan cara tepat memilihnya.

Daun Cincau Ternyata Punya Potensi Ekspor Yang Menyegarkan

Ekspor daun cincau kering asal Jawa Tengah sudah menyebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Tiongkok. 

Sadar Lemari Dorong Tanggung Jawab Masyarakat atas Limbah Pakaian

Founder Sadar Lemari Sarah Ratu Satriavi mengatakan, pakaian berbahan sintetis jika tidak diolah dengan benar akan menghasilkan zat berbahaya.

11 Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 23 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.