M O M S M O N E Y I D
AturUang

Rupiah Kian Melemah? Ini Rekomendasi Investasi untuk Amankan Finansial

Rupiah Kian Melemah? Ini Rekomendasi Investasi untuk Amankan Finansial
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Begini tips aman menjaga nilai uang saat rupiah melemah lewat investasi emas, ORI, dan tabungan mata uang asing.

Nilai tukar rupiah yang melemah belakangan ini kembali menjadi perhatian utama. Kondisi tersebut membuat banyak orang mulai memikirkan cara terbaik untuk menjaga nilai tabungan agar tidak ikut tergerus situasi ekonomi. 

Di tengah ketidakpastian pasar global, sebagian masyarakat justru mulai mencari instrumen investasi yang dianggap lebih aman dan stabil untuk jangka panjang. 

Melansir dari laman dbs.id, ada beberapa jenis investasi yang dinilai masih menarik saat nilai rupiah mengalami tekanan. 

Situasi ini juga mendorong masyarakat lebih sadar pentingnya mengatur keuangan secara bijak demi menjaga kestabilan finansial keluarga.

“Di tengah fluktuasi nilai tukar, masyarakat perlu memilih instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko masing masing,” dikutip dari dbs.id.

Baca Juga: Apa yang Membuat Nilai Rupiah Naik Turun? Ini Penyebabnya di Tahun 2026

Tabungan mata uang asing kembali jadi pilihan

Saat rupiah melemah, tabungan dalam mata uang asing kembali dilirik banyak orang. Dolar Amerika Serikat menjadi salah satu mata uang yang paling sering dipilih karena dinilai lebih stabil dalam menghadapi gejolak ekonomi global.

Strategi ini sebenarnya sudah cukup lama digunakan masyarakat Indonesia. Cara kerjanya sederhana, yaitu membeli dolar saat nilai tukar rupiah sedang kuat lalu menyimpannya hingga kurs dolar mengalami kenaikan. Dari selisih nilai tukar tersebut, investor berpotensi mendapatkan keuntungan.

Meski terlihat mudah, investasi mata uang asing tetap membutuhkan perhitungan yang matang. Perubahan kondisi ekonomi dunia, inflasi, hingga kebijakan suku bunga internasional bisa memengaruhi pergerakan kurs secara cepat.

Karena itu, tabungan dolar lebih cocok dijadikan pelengkap diversifikasi aset dibanding dijadikan satu satunya instrumen investasi utama.

Emas masih dianggap aman saat ekonomi bergejolak

Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, emas masih menjadi investasi favorit warga Indonesia. Banyak orang memilih emas karena nilainya cenderung stabil dan mudah dicairkan ketika dibutuhkan.

Selain itu, emas juga dikenal sebagai aset lindung nilai yang mampu menjaga kekuatan aset dalam jangka panjang. Tidak sedikit keluarga di Indonesia yang menjadikan emas sebagai persiapan dana pendidikan anak, kebutuhan masa depan, hingga tabungan pensiun.

Saat ini investasi emas semakin praktis karena bisa dilakukan secara digital maupun konvensional. Namun masyarakat tetap disarankan membeli emas melalui platform resmi agar keamanan transaksi dan aset lebih terjamin.

Investasi emas biasanya memberikan hasil yang lebih optimal jika dilakukan dalam jangka panjang. Karena itu, kesabaran menjadi salah satu kunci penting saat memilih instrumen ini.

ORI cocok untuk investor yang ingin risiko lebih rendah

Selain emas dan mata uang asing, Obligasi Ritel Indonesia atau ORI juga mulai banyak diperbincangkan ketika kondisi rupiah melemah. Instrumen investasi ini diterbitkan pemerintah dan dapat dibeli langsung oleh masyarakat Indonesia.

ORI dinilai menarik karena memiliki tingkat risiko yang relatif lebih rendah dibanding beberapa instrumen investasi lainnya. Selain itu, investor juga berkesempatan memperoleh imbal hasil tetap dalam periode tertentu.

Saat ini pembelian ORI semakin mudah karena dapat dilakukan secara online. Modal awalnya pun cukup terjangkau sehingga cocok bagi pemula yang ingin mulai belajar investasi dengan risiko lebih stabil.

Meski begitu, masyarakat tetap perlu memahami tenor investasi, potensi keuntungan, dan risiko yang mungkin terjadi sebelum memutuskan membeli ORI.

Baca Juga: Warna Rumah Bisa Mempengaruhi Mood dan Kualitas Tidur lo, Ini Penjelasan Ahli

Diversifikasi penting saat kondisi ekonomi berubah

Pakar keuangan menyarankan masyarakat untuk tidak menyimpan seluruh dana hanya dalam satu jenis investasi. Diversifikasi menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi risiko kerugian ketika pasar sedang berfluktuasi.

Anda bisa membagi aset ke beberapa instrumen seperti emas, deposito, ORI, maupun tabungan mata uang asing sesuai kebutuhan dan tujuan finansial masing masing. Strategi ini dinilai lebih aman untuk menjaga kestabilan keuangan dalam jangka panjang.

Selain investasi, dana darurat juga tetap perlu diprioritaskan. Langkah ini penting agar kondisi keuangan keluarga tetap aman ketika muncul kebutuhan mendesak di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu.

Penting memahami profil risiko sebelum investasi

Sebelum memilih investasi, Anda perlu memahami karakter setiap instrumen yang akan dipilih. Setiap jenis investasi memiliki tingkat risiko dan potensi keuntungan yang berbeda.

Bagi generasi muda hingga Moms, edukasi finansial menjadi hal penting agar tidak mudah mengikuti tren investasi tanpa perhitungan matang. Memahami tujuan keuangan pribadi juga membantu seseorang lebih bijak dalam mengelola aset.

Di tengah kondisi rupiah yang belum stabil, peluang investasi sebenarnya masih terbuka lebar. Strategi yang tepat, Anda tetap bisa menjaga nilai aset sekaligus mempersiapkan masa depan finansial yang lebih aman dan terencana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Tren Renovasi Dapur yang Sebaiknya Dipikirkan Ulang Sebelum Keluar Biaya

Sebelum renovasi dapur, kenali 6 tren yang terlihat menarik tetapi bisa boros ruang, mahal dirawat, dan kurang praktis untuk jangka panjang.  

4 Jenis Buah yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Setiap Hari, Catat Ya!

Membatasi frekuensi konsumsi jenis buah tertentu sangat disarankan. Berikut adalah 4 jenis buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari.  

5 Keputusan Hidup Ini yang Akan Ubah Arah Finansial Kamu di Masa Depan

Lima keputusan hidup ini bisa memengaruhi masa depan finansial kamu lo, dari membangun aset hingga memilih risiko karier secara bijak.

5 Biji-bijian Buat Diet yang Tinggi Serat dan Bikin Kenyang Lebih Lama, Coba yuk

Temukan rekomendasi biji-bijian buat diet yang kaya serat dan protein untuk membantu mengontrol nafsu makan. Mulai dari chia seed hingga quinoa.

4 Manfaat Tidur Malam dengan Lampu Mati untuk Kesehatan, Bisa Cegah Obesitas lo

Tidur kondisi gelap memberikan manfaat tidur malam yang luar biasa bagi fisik dan mental. Mulai dari perbaikan sel-sel tubuh hingga menjaga mood.

Harga Emas Dunia Tumbang ke Bawah US$ 4.300, The Fed jadi Sorotan

Kenaikan harga minyak membuat pasar semakin memperhitungkan kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini, yang negatif bagi harga emas.

Intip Bocoran Drama The Leading Stars dari Cheng Lei

Cheng Lei membocorkan beberapa hal yang bisa dinantikan penggemar dalam drama The Leading Stars.     

Waralaba Bisa Menjadi Pilihan UMKM Dongkrak Kasta

Penerapan waralaba yang sudah mempunyai sistem dan struktur usaha bisa menjadi pilihan UMKM untuk pengembangan usaha.

Suahasil Gantikan Purbaya, Begini Proyeksi Dampaknya ke Pasar Obligasi

Pendekatan fiskal Suahasil yang lebih konservatif berpotensi memperkuat kepercayaan investor dan menekan yield SBN tenor menengah hingga panjang.

Yuk Nobar Moto GP Sebelum Ajang Grand Prix of Indonesia 2026

Pertamina  melanjutkan Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia melalui nonton bareng (nobar) MotoGP San Marino di Grha Pertamina, Minggu (13/9)