MOMSMONEY.ID - Ternyata ini tanda-tanda hormon kortisol yang tinggi pada tubuh. Perhatikan, ya!
Di tengah tuntutan hidup yang semakin padat, stres seolah menjadi bagian yang sulit dihindari. Namun, di balik rasa tertekan yang sering dianggap biasa, ada peran hormon dalam tubuh yang bekerja lebih keras dari seharusnya. Salah satunya adalah hormon kortisol, yang sering disebut sebagai hormon stres.
Kortisol sebenarnya memiliki fungsi penting, seperti membantu tubuh merespons stres, mengatur metabolisme, hingga menjaga tekanan darah tetap stabil.
Masalah muncul ketika kadar kortisol terlalu tinggi dalam jangka waktu lama. Kondisi ini dapat memengaruhi berbagai sistem tubuh dan memicu gangguan kesehatan jika tidak ditangani dengan baik.
Baca Juga: Bikin Stres! Ini 4 Makanan yang Meningkatkan Hormon Kortisol
Sayangnya, banyak orang tidak menyadari tanda-tanda kortisol tinggi karena gejalanya sering dianggap sepele. Mengutip dari laman Health, berikut ini tanda-tanda hormon kortisol yang tinggi pada tubuh:
1. Penambahan berat badan
Kortisol yang tinggi dapat mengganggu metabolisme tubuh, yaitu keseimbangan antara energi yang masuk dan yang digunakan. Akibatnya, berat badan bisa naik meski pola makan tidak berubah.
Selain itu, kortisol juga dapat meningkatkan nafsu makan. Lemak biasanya menumpuk di beberapa area seperti perut, dada, wajah, dan punggung bagian atas.
2. Perubahan pada kulit dan rambut
Kadar kortisol yang tinggi dapat membuat kulit menjadi lebih tipis dan mudah memar. Anda juga mungkin melihat stretch mark berwarna keunguan di area seperti perut, pinggul, atau lengan.
Hormon ini juga dapat memengaruhi pertumbuhan rambut. Pada beberapa orang, bisa terjadi pertumbuhan rambut berlebih di wajah atau leher. Di sisi lain, rambut di kepala justru bisa menipis atau rontok.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan sindrom Cushing, yaitu gangguan akibat kadar kortisol yang tinggi dalam jangka panjang.
Baca Juga: 5 Daftar Teh Penyeimbang Hormon yang Dapat Anda Coba
3. Perubahan kesehatan mental
Kortisol yang tinggi dapat memengaruhi kondisi mental. Anda mungkin merasa lebih cemas, mudah stres, atau mengalami depresi.
Selain itu, kadar kortisol yang tidak seimbang juga dapat mengganggu fungsi otak, sehingga memicu perubahan suasana hati dan masalah tidur seperti insomnia.
4. Cepat lelah dan lemas
Tubuh bisa terasa cepat lelah dan lemas ketika kadar kortisol terlalu tinggi. Bahkan, beberapa orang mengalami kelemahan otot, terutama di bagian bahu, pinggul, dan paha.
Hal ini terjadi karena kortisol dapat menyebabkan penurunan massa otot. Selain kelelahan fisik, kelelahan mental juga bisa muncul dan bertahan cukup lama.
Baca Juga: 8 Makanan dan Minuman Pemicu Hormon Kortisol yang Bisa Bikin Stres
5. Gangguan sistem reproduksi
Kortisol yang tinggi juga dapat memengaruhi hormon reproduksi. Pada pria, kondisi ini bisa menyebabkan penurunan gairah seksual, jumlah sperma yang rendah, hingga gangguan ereksi.
Sementara pada wanita, siklus menstruasi bisa menjadi tidak teratur atau bahkan berhenti. Hal ini tentu dapat memengaruhi kesuburan.
Nah, itulah tanda-tanda hormon kortisol yang tinggi pada tubuh. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News