M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

5 Perbedaan Mendasar Antara Anak Laki-Laki dan Anak Perempuan, Yuk Cari Tahu!

 5 Perbedaan Mendasar Antara Anak Laki-Laki dan Anak Perempuan, Yuk Cari Tahu!
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Tidak sedikit orang tua yang dapat membedakan perilaku anak laki-laki atau anak perempuan mereka yang masih kecil. Beberapa di antaranya bahkan percaya bahwa anak perempuan mampu belajar berbicara dengan lebih cepat sekaligus lebih berempati daripada anak laki-laki. Di sisi lain, anak laki-laki dianggap membutuhkan lebih banyak perhatian dibandingkan anak perempuan meskipun mereka jauh lebih tua dari saudara perempuannya tersebut.

Namun, apakah benar ada perbedaan di antara anak laki-laki dan anak perempuan? Tentu saja ada.

Melansir Bright Side, berikut 5 perbedaan mendasar antara anak laki-laki dan anak perempuan berdasarkan penelitian.

Baca Juga: 4 Tips Sederhana untuk Membantu Anak Fokus dan Berkonsentrasi dengan Lebih Baik

1. Kemampuan sosial

Dibandingkan anak laki-laki, anak perempuan lebih baik dalam hal pemahaman sosial dan lebih sensitif terhadap ekspresi emosional. Anak perempuan mampu membaca secara mendalam emosi orang lain dan lebih baik dalam merasakan apa yang sedang terjadi di dalam keluarga.

Studi menunjukkan bahwa anak perempuan lebih tertarik untuk membaca wajah sementara anak laki-laki lebih tertarik pada fisik-mekanis seluler. Kendati anak laki-laki juga bisa merasakan apa yang dirasakan anak perempuan, namun cenderung sulit untuk melihat berbagai emosi tersebut di wajah mereka. Pasalnya, anak laki-laki lebih berpikiran sederhana dan berusaha untuk menyembunyikan perasaannya dari orang lain.

2. Kemampuan berbicara

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa anak laki-laki cenderung terlambat untuk berbicara daripada anak perempuan. Dan, sering kali anak perempuan memiliki kosakata yang lebih banyak serta cenderung menyukai percakapan yang panjang sejak dini. Ini karena anak perempuan hanya mengembangkan bagian otak yang bertanggung jawab untuk berbicara dengan lebih baik.

Meskipun demikian, jenis kelamin mungkin hanya memengaruhi sebagian kecil dari perbedaan keterampilan verbal pada anak-anak. Selain jenis kelamin, faktor sosial ekonomi dan peluang juga dapat memengaruhi seberapa cepat anak akan berbicara dan seberapa banyak kosakata yang akan mereka kuasai nantinya.

3. Aktivitas fisik

Anak laki-laki lebih aktif daripada anak perempuan bahkan sebelum mereka lahir. Jadi, tidak heran jika mereka sering menciptakan berbagai gerakan untuk ibu mereka terutama ketika mereka tidak menyukai sesuatu.

Para peneliti telah menemukan bahwa anak laki-laki lebih sering terlihat berlari, melompat, memanjat pohon, dan bermain bola di luar ruangan. Sedangkan anak perempuan cenderung memilih permainan yang lebih tenang dan lebih suka bermain di dalam rumah. Walaupun demikian, akan lebih baik untuk tidak berpegang erat dengan perbedaan tersebut dan sangat disarankan bagi Anda untuk tetap melibatkan anak laki-laki atau pun anak perempuan ke dalam aktivitas fisik yang berbeda baik di dalam maupun di luar ruangan.

4. Cara menangis

Anak laki-laki cenderung menunjukkan lebih banyak frustasi daripada anak perempuan. Pada 12 bulan pertama, anak laki-laki umumnya menunjukkan reaksi yang jauh lebih kuat terhadap isu-isu negatif. Plus, anak laki-laki juga lebih mudah terlihat murung dan membutuhkan lebih banyak perhatian.

Hal tersebut selaras dengan fakta yang menjelaskan bahwa anak laki-laki memiliki naluri penelitian yang lebih kuat dan lebih mungkin untuk masuk ke dalam situasi yang dapat menyebabkan rasa sakit serta frustasi. Misalnya, anak laki-laki mungkin akan lebih sering menangis atau merasakan rasa sakit karena mereka cenderung lebih mudah untuk melukai diri sendiri dibandingkan anak perempuan.

5. Emosi

Anak laki-laki cenderung lebih emosional dan bersemangat dalam sebuah permainan daripada anak perempuan. Menyukai kemenangan, anak laki-laki cenderung bergairah tatkala dihadapkan dengan ketakutan dan bahaya.

Banyak ilmuwan setuju bahwa testosteron memainkan peran kunci dalam perilaku alami anak laki-laki yang demikian.

Sebaliknya, anak perempuan cenderung kurang agresif namun lebih mampu secara sosial daripada anak laki-laki. Tampilan emosi anak perempuan mungkin akan lebih kuat di hadapan teman sebaya, orang tua, atau orang dewasa lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal Timnas Futsal Indonesia di AFF 2026, Langkah Garuda Pertahankan Gelar

Berikut ini jadwal Timnas Futsal Indonesia di AFF 2026, lengkap dengan lawan, jam tanding, dan peluang lolos fase gugur.​

Tren Tirai Lemari Dapur 2026 Bisa Bikin Dapur Rapi, Estetik, dan Lebih Hidup

Yuk, simak tren tirai lemari dapur yang bikin tampilan rapi, estetik, dan praktis tanpa harus selalu menata isi kabinet.​

Realme P4 Lite: Baterai 6300 mAh, Tawarkan Daya Tahan Ekstrem hingga 6 Tahun

Realme P4 Lite hadir dengan sistem pendingin VC 5.300+ mm² untuk performa maksimal. Lihat bagaimana fitur ini mengubah pengalaman gaming Anda.

Promo Wingstop April: Nikmati Ayam Lezat Hanya Rp 24 Ribuan, Hemat Maksimal

Bingung cari makan siang praktis dan ramah kantong? Wingstop punya solusinya. Dapatkan paket ayam komplit hanya Rp 24 ribuan.

Kesehatan Miss V Terancam, Cek 6 Makanan Pemicu Keputihan Ini

Kesehatan area intim perempuan sangat dipengaruhi asupan harian. Ketahui 6 makanan penyebab keputihan berikut ini.

Promo HokBen HUT ke-41 dengan GrabGood, GoFood, & ShopeeFood Diskon Spesial

Makan enak di HokBen lebih hemat. HUT ke-41 hadirkan promo spesial di GoFood, GrabFood, ShopeeFood. Temukan menu favoritmu dengan harga terbaik!

Anak Kecanduan Gadget? Ini 6 Solusi Ampuh yang Wajib Orang Tua Coba Terapkan

Membimbing anak di era digital memang menantang. Kini ada 6 cara efektif agar si kecil tak lagi kecanduan gadget dan tumbuh cerdas.

4 Manfaat Bawang Putih untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Ada beberapa manfaat bawang putih untuk menjaga kesehatan tubuh yang luar biasa. Cek di sini selengkapnya!  

Rahasia Upgrade Eksterior Rumah Tradisional Jadi Lebih Modern dan Estetik

Cek inspirasi berikut untuk upgrade eksterior rumah tradisional jadi lebih modern, estetik, dan nyaman tanpa renovasi besar.​

9 Risiko Kesehatan Makan Cokelat Terlalu Banyak yang Penting Diketahui

Ternyata ini, lho, beberapa risiko kesehatan makan cokelat terlalu banyak. Apa sajakah itu?