M O M S M O N E Y I D
Santai

5 Penyebab Ruangan Terasa Tidak Nyaman dan Cara Memperbaikinya, Dijamin Cozy

 5 Penyebab Ruangan Terasa Tidak Nyaman dan Cara Memperbaikinya, Dijamin Cozy
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak 5 penyebab ruangan Anda terasa tidak nyaman dan cara memperbaikinya agar rumah jadi lebih cozy, rapi, dan estetik!

Pernah merasa ruangan di rumah terlihat “aneh” atau kurang nyaman, padahal semua furnitur sudah sesuai keinginan?

Kondisi ini sering terjadi tanpa disadari karena ada kesalahan kecil dalam penataan interior. Banyak orang fokus pada dekorasi mahal, tetapi justru melewatkan detail penting yang memengaruhi suasana ruang. 

Melansir dari Better Homes & Gardens, kenyamanan ruangan tidak hanya soal estetika, tetapi juga keseimbangan elemen visual dan fungsi. 

Dengan memahami penyebabnya, Anda bisa mengubah suasana rumah menjadi lebih hangat dan menyenangkan tanpa harus renovasi besar.

“Kesalahan kecil dalam desain sering kali berdampak besar terhadap kenyamanan ruang,” ujar Lauren Bengtson, desain interior.

Baca Juga: Robert Kiyosaki Bilang, Uang Tunai Bukanlah Sampah saat Terjadi Kehancuran Pasar

Pencahayaan buruk yang merusak suasana

Pencahayaan adalah faktor utama yang sering diabaikan. Lampu dengan warna terlalu dingin (kebiruan) membuat ruangan terasa kaku dan tidak nyaman, bahkan menyerupai suasana klinis.

Solusinya: Gunakan lampu dengan warna putih hangat atau soft white dengan suhu 2000–3000K agar ruangan terasa lebih hangat dan hidup. 

Selain itu, hindari hanya mengandalkan satu lampu utama di plafon. Terapkan pencahayaan berlapis seperti lampu meja atau lampu dinding untuk menciptakan suasana yang lebih dinamis dan lembut.

Posisi tirai yang tidak tepat

Tirai yang dipasang terlalu rendah atau terlalu sempit dapat membuat ruangan terlihat lebih kecil dan gelap. Sebaliknya, pemasangan yang tepat bisa memberi ilusi ruang lebih luas dan tinggi.

Solusinya: Pasang batang tirai lebih tinggi mendekati plafon untuk menciptakan efek langit-langit lebih tinggi. Pastikan juga tirai cukup lebar sehingga tidak menutupi jendela sepenuhnya saat dibuka. Hindari tirai yang terlalu pendek karena akan merusak estetika ruangan.

Kabel yang terlihat berantakan

Kabel yang terlihat di area ruang tamu atau kamar bisa mengganggu visual dan membuat ruangan tampak tidak rapi.

Solusinya: Gunakan penutup kabel atau cable organizer yang aman dan tahan panas. Anda juga bisa memanfaatkan kotak kabel dekoratif agar tampilan tetap bersih. Hindari menyembunyikan kabel di bawah karpet karena berisiko membahayakan.

Dinding kosong yang terasa hambar

Dinding kosong sering membuat ruangan terasa belum selesai atau kurang hidup. Ini adalah kesalahan umum yang sering dianggap sepele.

Solusinya: Tambahkan dekorasi seperti galeri foto, lukisan, atau wall art sederhana. Pastikan posisi pemasangan berada di tinggi mata (sekitar 145–152 cm dari lantai) agar terlihat proporsional. Untuk area di atas sofa, gantung dekorasi sekitar 15–30 cm di atasnya agar tampak menyatu.

Baca Juga: Tren Dekorasi Rumah 70-an Bangkit Lagi, Bikin Hunian Lebih Hangat dan Berkarakter

Karpet terlalu kecil membuat ruangan tidak seimbang

Ukuran karpet yang tidak sesuai dapat membuat ruangan terlihat sempit dan furnitur tampak terpisah-pisah.

Solusinya: Pilih karpet yang cukup besar sehingga setidaknya dua kaki depan furnitur berada di atasnya. 

Untuk ruang makan, pastikan karpet lebih lebar sekitar 60 cm dari meja agar kursi tetap berada di atas karpet saat ditarik. Karpet yang tepat akan menyatukan seluruh elemen ruangan dan membuatnya terasa lebih harmonis.

Menciptakan ruangan yang nyaman tidak selalu membutuhkan biaya besar, tetapi lebih kepada memahami detail kecil yang sering terlewat. 

Mulai dari pencahayaan, posisi tirai, hingga ukuran karpet, semuanya berperan penting dalam membangun suasana ruang yang ideal. 

Dengan menerapkan tips sederhana ini, Anda bisa mengubah ruangan terasa lebih hangat, rapi, dan estetik. Jadi, sebelum membeli dekorasi baru, pastikan lima aspek ini sudah Anda optimalkan agar hasilnya maksimal dan sesuai harapan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Gagal Masuk Sekolah Karena Biaya? Ini Strategi Siapkan Dana Pendidikan Sejak Dini

Gagal masuk sekolah impian karena biaya? Simak, yuk, strategi cerdas menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini agar tidak pusing masuk sekolah.​

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 24 Maret 2026, Saatnya Bijak

Ramalan zodiak karier dan keuangan besok 24 Maret 2026, cek peluang sukses dan strategi terbaik untuk 12 zodiak di sini.​

8 Rekomendasi Buah Rendah Gula yang Aman untuk Gula Darah

Apa saja rekomendasi buah rendah gula yang aman untuk gula darah ya? Intip selengkapnya di sini, yuk!

Tren Joycore 2026: Mengapa Rumah Anda Butuh Sentuhan Warna Berani?

Simak tren joycore 2026 berikut ini, cara mudah menghadirkan rumah penuh warna, ceria, dan nyaman tanpa harus renovasi besar.​

10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari sebelum tidur lo. Yuk, cek beberapa di antaranya di sini!

5 Penyebab Ruangan Terasa Tidak Nyaman dan Cara Memperbaikinya, Dijamin Cozy

Simak 5 penyebab ruangan Anda terasa tidak nyaman dan cara memperbaikinya agar rumah jadi lebih cozy, rapi, dan estetik.

8 Kebiasaan Sehari-hari yang Bantu Melancarkan BAB

Ternyata ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bantu melancarkan BAB lo. Yuk, intip selengkapnya di sini!

5 Cara Berpikir yang Membedakan Orang Kaya dan Miskin, Bukan Sekadar Soal Gaji

Simak, yuk, 5 pola pikir sederhana yang ternyata jadi pembeda utama orang kaya dan miskin dalam mengelola uang dan waktu.

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang Pesawat saat Arus Mudik Lebaran

Pergerakan penumpang di 37 bandara InJourney Airports secara kumulatif sebanyak 4,41 juta penumpang saat arus mudik Lebaran​.

Robert Kiyosaki Bilang, Uang Tunai Bukanlah Sampah saat Terjadi Kehancuran Pasar

Investor kawakan Robert Kiyosaki mengungkapkan, uang tunai bukanlah sampah saat terjadi kehancuran pasar global.