M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Kondisi yang Menyebabkan Keguguran Berulang

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa kondisi yang menyebabkan keguguran berulang yang dialami wanita. Keguguran merupakan salah satu risiko yang dapat terjadi di setiap kehamilan.

Bahkan, sebagian ibu hamil bisa mengalami keguguran berulang. Ketahui apa saja penyebab keguguran berulang, agar Anda dapat melakukan langkah-langkah pencegahannya.

Dilansir dari Pregnant Education, inilah beberapa kondisi yang menyebabkan keguguran berulang, antara lain:  

Baca Juga: Faktor Risiko Bayi Lahir Prematur dan Cara Mencegahnya

1. Kelainan genetik

Kondisi yang menyebabkan keguguran berulang pertama adalah kelainan genetik. Ini menjad risiko tinggi mengalami keguguran atau cacat lahir.

Kelainan ini dapat membuat organ-organ janin tidak bisa terbentuk dan berkembang dengan sempurna di dalam kandungan. 

2. Gangguan darah

Kondisi yang menyebabkan keguguran berulang kedua adalah gangguan darah. Sindrom antifosfolipid adalah kondisi yang dapat membuat darah ibu hamil cenderung menggumpal.

Beberapa riset menunjukkan, sekitar 15%-20% wanita yang mengalami keguguran berulang memiliki sindrom antifosfolipid.

3. Gaya hidup tidak sehat

Kondisi yang menyebabkan keguguran berulang ketiga adalah menerapkan gaya hidup tidak sehat seperti merokok atau terlalu sering mengonsumsi minuman beralkohol.

Berbagai kebiasaan tersebut dapat menimbulkan efek berbahaya pada janin yang sedang tumbuh dan berkembang di dalam kandungan. 

Baca Juga: Catat! 5 Rempah Ini Baik Dikonsumsi Ibu Hamil

4. Gangguan rahim

Kondisi yang menyebabkan keguguran berulang selanjutnya adalah gangguan rahim. Ada banyak gangguan pada rahim yang bisa jadi penyebab keguguran berulang.

Misalnya kelainan bentuk rahim atau sindrom asherman. Gangguan ini dapat membuat janin tidak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga terjadilah keguguran. 

5. Gangguan hormon

Kondisi yang menyebabkan keguguran berulang terakhir adalah gangguan hormon. Keguguran berulang juga bisa disebabkan oleh kelainan hormon, misalnya sindrom ovarium polikistik.

Akan tetapi, kaitan antara penyakit ini terhadap keguguran berulang masih perlu diteliti lebih lanjut.

Itulah beberapa kondisi yang menyebabkan keguguran berulang pada wanita yang perlu Anda ketahui.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!