M O M S M O N E Y I D
AturUang

5 Aset Penting Ala Warren Buffett yang Bisa Bikin Kelas Menengah Naik Level

5 Aset Penting Ala Warren Buffett yang Bisa Bikin Kelas Menengah Naik Level
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Membeli aset tak selalu sulit. Pelajari 5 aset saran Warren Buffett ini agar kelas menengah bisa membangun kekayaan stabil dan tahan krisis.

Meningkatkan kondisi finansial bukan hanya soal kerja lebih keras, tetapi juga soal keputusan yang tepat. Banyak masyarakat kelas menengah merasa penghasilannya habis untuk kebutuhan bulanan tanpa sempat membangun aset. 

Padahal, ada strategi sederhana yang sudah terbukti selama puluhan tahun dan bisa diterapkan siapa saja. Melansir dari New Trader U, investor legendaris Warren Buffett konsisten membagikan prinsip membangun kekayaan yang relevan hingga hari ini. 

“Reksa dana indeks berbiaya rendah adalah investasi ekuitas yang paling masuk akal bagi sebagian besar investor,” ujar Warren Buffett dalam salah satu surat kepada pemegang saham.

Baca Juga: Kestabilan Finansial: Ini 10 Kunci Sukses Jutawan yang Jarang Terungkap

Dana indeks berbiaya rendah sebagai pondasi stabil

Banyak orang ingin untung besar dalam waktu singkat. Namun pendekatan Buffett justru sebaliknya. Ia menyarankan mayoritas investor biasa untuk memilih dana indeks berbiaya rendah yang mengikuti kinerja pasar luas seperti S&P 500.

Strategi ini sederhana namun kuat. Alih alih memilih saham satu per satu, investor cukup membeli instrumen yang mewakili keseluruhan pasar. Biaya rendah membuat hasil jangka panjang lebih optimal karena tidak tergerus biaya manajemen tinggi.

Untuk konteks Indonesia, prinsipnya tetap sama. Reksa dana indeks atau ETF berbiaya rendah memungkinkan masyarakat kelas menengah berinvestasi secara konsisten tanpa perlu menjadi analis pasar profesional. Kuncinya ada pada disiplin dan kesabaran.

Pendidikan dan keterampilan sebagai aset paling aman

Buffett pernah menegaskan dalam forum tahunan Berkshire Hathaway bahwa investasi terbaik adalah investasi pada diri sendiri. Kemampuan tidak bisa diambil dan tidak tergerus inflasi.

Menariknya, di awal kariernya ia mengikuti pelatihan public speaking dari Dale Carnegie untuk mengatasi rasa gugup berbicara di depan umum. Keputusan itu meningkatkan rasa percaya diri dan potensi penghasilannya sepanjang hidup.

Bagi masyarakat Indonesia, kursus, sertifikasi, atau pelatihan digital bisa menjadi pintu peningkatan karier. Nilainya mungkin terlihat kecil di awal, tetapi dampaknya bisa menaikkan pendapatan bertahun tahun.

Di era ekonomi digital dan persaingan kerja ketat, skill adalah mesin pertumbuhan paling realistis.

Rumah sederhana yang tidak membebani keuangan

Memiliki rumah memang penting. Namun Buffett menekankan agar membeli rumah yang sesuai kemampuan, bukan yang memaksakan batas finansial.

Ia membeli rumahnya pada 1958 dan tetap tinggal di sana hingga sekarang, meski kekayaannya setara sekitar Rp2.300 triliun. Pesannya jelas, stabilitas lebih penting daripada gengsi.

Di Indonesia, banyak keluarga mengambil cicilan mendekati batas maksimal sehingga sulit berinvestasi atau menabung. Rumah ideal adalah yang membuat kondisi finansial tetap sehat dan memungkinkan pembangunan aset lain.

Prinsipnya sederhana. Jangan sampai seluruh penghasilan habis untuk cicilan.

Baca Juga: 7 Kebocoran Finansial yang Sering Menghambat Kekayaan Tanpa Disadari

Waktu dan konsistensi sebagai kunci compounding

Buffett menggambarkan proses membangun kekayaan seperti bola salju yang menggelinding semakin besar. Semakin cepat dimulai, semakin kuat efeknya.

Bunga majemuk bekerja maksimal jika dana dibiarkan tumbuh dalam jangka panjang. Masalahnya, banyak investor berhenti ketika pasar turun atau tergoda tren sesaat.

Padahal sejarah pasar menunjukkan bahwa kesabaran sering kali lebih menguntungkan dibanding reaksi emosional. Memulai investasi sejak usia muda memberi keunggulan waktu yang tidak bisa digantikan. 

Saham perusahaan berkualitas untuk jangka panjang

Buffett dikenal memegang saham perusahaan kuat selama puluhan tahun. Ia lebih memilih bisnis dengan fundamental kokoh dibanding mengejar keuntungan cepat. Pendekatan ini relevan bagi masyarakat Indonesia yang ingin membangun dana pensiun atau kekayaan jangka panjang. 

Saham perusahaan berkinerja stabil cenderung memberi pertumbuhan yang lebih konsisten dibanding spekulasi jangka pendek. Evaluasi tahunan jauh lebih sehat dibanding memantau harga setiap hari.

Mengapa strategi ini cocok untuk saat ini?

Kondisi ekonomi global yang dinamis membuat banyak orang khawatir tentang masa depan finansial. Inflasi, perubahan teknologi, dan ketidakpastian kerja menuntut strategi yang rasional.

Prinsip yang diajarkan Warren Buffett bukan soal menjadi kaya mendadak. Prinsip ini tentang membangun fondasi kuat melalui biaya rendah, disiplin, peningkatan skill, dan investasi jangka panjang.

Pendekatan ini realistis diterapkan kelas menengah Indonesia dengan penghasilan tetap sekalipun.

Baca Juga: Standar Kekayaan Kelas Atas pada Usia 69 Tahun dan Makna Aman Secara Finansial

Membangun kekayaan bukan tentang menemukan strategi rahasia. Lima aset yang ditekankan Warren Buffett dapat diakses oleh kelas menengah, mulai dari dana indeks, peningkatan keterampilan, rumah terjangkau, konsistensi investasi, hingga kepemilikan saham berkualitas.

Perbedaannya terletak pada komitmen menjalankan prinsip sederhana secara konsisten selama bertahun tahun. Pola pikir jangka panjang dan disiplin keuangan, kelas menengah Indonesia memiliki peluang besar untuk mencapai stabilitas dan kebebasan finansial yang lebih baik di masa depan.

 

Selanjutnya: 5 Kesalahan Ruang Tamu yang Bikin Tamu Tidak Betah, Ini Cara Memperbaikinya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rumah Terlihat Murahan karena Tanaman Palsu? Ini Kata Ahli Desainer Interior

Simak cara cerdas menata dekorasi rumah agar tampilan hunian Anda tak terlihat murahan dan tetap natural sesuai saran ahli desainer interior.

Promo Bukber Jogja: 10 Hotel Murah di Bawah Rp 100 Ribu, Banyak Doorprize!

Tak perlu khawatir biaya, 10 hotel di Jogja punya paket bukber all you can eat di bawah Rp 100 ribu. Cek fasilitas menarik yang ditawarkan!

Kumpul Bareng Makin Hemat: A&W Tawarkan Promo Paket Ayam Rame-Rame Mulai 100K

Makan bareng di A&W kini lebih hemat. Paket Aroma Chicken mulai Rp 100 ribu cocok untuk keluarga. Cek daftar menunya sebelum kehabisan!

Rekomendasi Moisturizer Gel Terbaik: Kulit Sehat, Bebas Minyak Berlebih

Moisturizer gel dengan formula berbasis air ini jadi solusi ampuh. Temukan rekomendasi terbaik yang bikin kulit segar tanpa kilap!  

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Minggu 15 Februari 2026, Evaluasi Finansial

Simak ramalan 12 zodiak Minggu 15 Februari 2026, cek peluang karier dan strategi keuangan agar tetap stabil dan cuan.  

Investor Wajib Tahu: Standar LBMA Penyelamat Aset Emas Anda

Membeli emas bersertifikat LBMA ternyata bukan sekadar tren. Ada keuntungan besar saat menjualnya kembali. Yuk pahami alasannya sekarang.

Salah Satu Seri Infinix Note 60 akan Dilengkapi Chip Snapdragon: Apa Bedanya?

Salah satu seri Infinix Note 60 Pro akanpakai Snapdragon, bukan lagi MediaTek. Apa implikasinya pada performa dan pengalaman sehari-harinya?  

Rasa Autentik China: Kreasikan 5 Resep Populer Ini di Dapur Anda

Bikin keluarga takjub dengan kelezatan masakan China. 5 resep populer ini mudah diikuti di rumah. Yuk, intip panduan lengkapnya!  

5 Aset Penting Ala Warren Buffett yang Bisa Bikin Kelas Menengah Naik Level

Membeli aset tak selalu sulit. Pelajari 5 aset saran Warren Buffett ini agar kelas menengah bisa membangun kekayaan stabil dan tahan krisis.

5 Kesalahan Ruang Tamu yang Bikin Tamu Tidak Betah, Ini Cara Memperbaikinya

Simak 5 kesalahan ruang tamu ini dan cek solusinya agar tamu betah serta suasana rumah terasa lebih hangat dan nyaman.