M O M S M O N E Y I D
Santai

4 Tips Aman Makan Daging Kambing Untuk Penderita Hipertensi, Perhatikan Porsi

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Berikut ini ada sejumlah tips aman mengonsumsi daging kambing bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi. 

Hari Raya Idul Adha identik dengan tradisi menyantap daging kambing. Daging kambing memang lezat dan kaya protein, tetapi kandungan lemak jenuh dan natriumnya dapat memicu kenaikan tekanan darah jika tidak dikontrol dengan baik.

Melansir laman Proveg International, beberapa penelitian menunjukkan adanya korelasi antara konsumsi daging merah dan tekanan darah tinggi.

Selain makanan yang mengandung banyak asam lemak jenuh, konsumsi tinggi natrium, garam, atau kolesterol juga berdampak negatif terhadap tekanan darah.

Baca Juga: 35 Ucapan Hari Raya Idul Adha 1446 H, Singkat Namun Bermakna

Produk olahan hewani, khususnya produk daging merah, sangat kaya akan garam, lemak, dan kolesterol.

Bagi penderita hipertensi, konsumsi daging kambing perlu diperhatikan agar tidak membahayakan kesehatan.

Pengolahan dan porsi menjadi kunci agar daging kambing tetap bisa dinikmati tanpa risiko berlebihan bagi penderita hipertensi.

Sebaiknya jadi perhatian, berikut tips aman konsumsi daging kambing untuk penderita hipertensi.

Pilih potongan daging rendah lemak

Laman Telegraph menyatakan bahwa penderita hipertensi sebaiknya menghindari daging merah: babi, sapi, kambing, domba, dan lainnya. Faktanya, makanan ini penuh dengan lemak dan garam tak jenuh.

Di mana jika jumlah lemak jenuh banyak, risikonya bisa meningkatkan kolesterol sehingga risiko serangan jantung dan stroke pun bisa muncul. Maka dari itu, sebaiknya pilih potongan daging kambing yang rendah lemak.

Anda bisa memilih bagian daging punggung atau dalam yang minim lemak agar konsumsi lemak jenuh tetap rendah.

Baca Juga: 30 Link Twibbon Hari Raya Idul Adha 1446 H dengan Desain Terbaru

Kurangi penggunaan garam

Daging merah sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi bersamaan dengan penggunaan garam yang tinggi. Hal ini dapat menyebabkan potensi hipertensi meningkat.

Memasak dengan garam berlebihan dapat meningkatkan kadar natrium dan memperburuk hipertensi. Sebaliknya, kombinasikan daging merah dengan makanan sehat seperti sayur dan buah yang tinggi serat sehingga mampu menyeimbangkan kolesterol.

Batasi porsi dan frekuensi

Jika sangat ingin makan daging kambing, penderita hipertensi sebaiknya jangan makan berlebihan. Konsumsi secukupnya dan jangan terlalu sering agar tekanan darah tetap stabil.

Sebagai tambahan, hindari makanan pendamping berlemak tinggi seperti lauk yang sehat agar tidak memperparah kondisi hipertensi.

Minum air yang cukup

Setelah makan daging kambing, jangan lupa untuk minum air putih dalam jumlah yang cukup. Pastikan hidrasi terpenuhi agar membantu metabolisme dan mengendalikan tekanan darah.

Sebab, daging kambing mengandung purin, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko asam urat dan berpengaruh pada tekanan darah.

Dengan memperhatikan tips tersebut, penderita hipertensi dapat tetap menikmati hidangan daging kambing pada momen spesial seperti Idul Adha tanpa harus khawatir akan kesehatan.

Jangan lupa untuk selalu mengontrol porsi dan pola makan secara seimbang, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.