M O M S M O N E Y I D
Bugar

15 Manfaat Kesehatan Daun Kelor bagi Tubuh yang Jarang Diketahui

15 Manfaat Kesehatan Daun Kelor bagi Tubuh yang Jarang Diketahui
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lho, beberapa manfaat kesehatan daun kelor bagi tubuh yang jarang diketahui. Cek di sini!

Daun kelor sering dianggap sebagai tanaman sederhana yang tumbuh di pekarangan rumah. Namun, di balik tampilannya yang biasa, daun ini menyimpan segudang manfaat kesehatan yang luar biasa.

Bahkan, dalam dunia kesehatan modern, kelor kerap dijuluki sebagai superfood karena kandungan nutrisinya yang sangat lengkap.

Daun kelor kaya akan vitamin, mineral, antioksidan, dan senyawa aktif yang bermanfaat bagi tubuh. Mengonsumsinya secara rutin, baik dalam bentuk sayur, teh, maupun suplemen, dapat membantu menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Baca Juga: 8 Manfaat Kesehatan Jalan Kaki yang Tak Banyak Diketahui

Melansir dari laman Medical News Today, di bawah ini beberapa manfaat kesehatan daun kelor bagi tubuh yang jarang diketahui:

1. Menutrisi Kulit dan Rambut

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun kelor dapat membantu mempercepat penyembuhan luka pada kulit. Hal ini terjadi karena kandungan antioksidannya mampu mengurangi stres oksidatif yang memperlambat proses pemulihan.

Selain itu, minyak biji kelor dipercaya bermanfaat untuk kesehatan rambut karena dapat menjaga kelembapan dan kekuatannya. Meskipun begitu, bukti ilmiah pada manusia masih perlu diperkuat melalui penelitian lebih lanjut.

2. Mengurangi Pembengkakan atau Edema

Edema adalah kondisi ketika cairan menumpuk di jaringan tubuh dan menyebabkan bengkak, misalnya di sekitar telinga akibat infeksi.

Dalam penelitian tahun 2022, minyak biji kelor yang dioleskan pada tikus terbukti dapat mengurangi peradangan pada kulit yang mengalami edema. Hasil ini menunjukkan potensi antiinflamasi kelor, meskipun penelitian pada manusia masih diperlukan.

3. Melindungi Kesehatan Hati

Beberapa penelitian laboratorium menemukan bahwa senyawa dalam daun kelor dapat membantu melindungi hati dari penyakit perlemakan hati non-alkohol.

Kelor diketahui mampu mengurangi penumpukan lemak di sel hati dan meningkatkan aktivitas enzim yang memecah lemak. Walau hasilnya menjanjikan, penelitian pada manusia masih harus dilakukan untuk memastikan manfaat ini.

4. Mencegah dan Menghambat Pertumbuhan Kanker

Daun kelor mengandung senyawa niazimicin yang berpotensi menghambat perkembangan sel kanker. Beberapa penelitian menunjukkan ekstrak dari daun, kulit batang, dan bagian lain tanaman kelor memiliki efek antikanker.

Hasil ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk membantu pengobatan kanker payudara, hati, dan usus besar. Namun, mekanisme pastinya di dalam tubuh manusia masih perlu diteliti lebih dalam.

5. Membantu Mengatasi Masalah Pencernaan

Ekstrak daun kelor dapat membantu meredakan berbagai gangguan pencernaan. Kandungan serat dan senyawa aktifnya bisa membantu mencegah kanker usus besar, mengurangi sembelit, serta menurunkan kadar asam lambung.

Kelor juga memiliki efek antiinflamasi yang dapat melindungi usus dari peradangan seperti kolitis ulserativa. Semua hasil ini masih didapat dari penelitian pada hewan, sehingga diperlukan uji klinis pada manusia.

Baca Juga: 5 Manfaat Kesehatan Minum Air Lemon yang Luar Biasa

6. Melawan Bakteri Penyebab Keracunan Makanan

Penelitian pada tahun 2022 menemukan bahwa daun kelor mengandung senyawa yang dapat melawan bakteri penyebab penyakit bawaan makanan, seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.

Kedua bakteri ini dapat menyebabkan diare atau keracunan makanan. Meski begitu, penelitian baru dilakukan di laboratorium, sehingga efektivitasnya pada manusia belum dapat dipastikan.

7. Mencegah Radang Sendi (Rheumatoid Arthritis)

Ekstrak kelor memiliki sifat antiinflamasi yang berpotensi membantu mencegah peradangan sendi. Hasil ini terlihat dalam penelitian pada hewan pengerat, tetapi penelitian klinis pada manusia masih diperlukan agar hasilnya bisa dikonfirmasi.

8. Menjaga Kesehatan Otak dan Suasana Hati

Kandungan antioksidan dalam daun kelor diyakini dapat melindungi sistem saraf dari kerusakan. Hal ini berpotensi membantu mencegah gangguan seperti Alzheimer, multiple sclerosis, dan depresi.

Kelor juga diduga memiliki efek menenangkan, meskipun mekanismenya belum sepenuhnya dipahami.

9. Menjaga Kesehatan Jantung

Daun kelor mengandung senyawa antioksidan seperti quercetin yang membantu mengurangi peradangan dan mencegah penumpukan lemak dalam pembuluh darah.

Efek ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolesterol. Walau hasil penelitian menunjukkan potensi positif, bukti ilmiah yang lebih kuat masih diperlukan.

10. Membantu Mengelola Diabetes

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor dapat membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini dapat membantu mencegah komplikasi akibat diabetes.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan hasil yang beragam sehingga diperlukan studi yang lebih besar dan komprehensif untuk memastikan manfaatnya.

Baca Juga: Ini 5 Manfaat Kesehatan Konsumsi Kimchi yang Jarang Diketahui, lo

11. Membantu Mengatasi Asma

Kelor mengandung senyawa alami yang dapat membantu meredakan penyempitan saluran napas dan peradangan akibat asma.

Dalam uji coba pada hewan, fungsi paru-paru meningkat setelah diberi ekstrak kelor. Namun, penelitian lanjutan pada manusia masih dibutuhkan untuk memastikan hasilnya.

12. Menurunkan Tekanan Darah

Sebuah studi pada tahun 2021 menemukan bahwa konsumsi daun kelor yang dimasak dapat membantu menurunkan tekanan darah dalam waktu singkat.

Hal ini diduga karena kandungan kalium dan antioksidan yang membantu menjaga elastisitas pembuluh darah. Walau hasilnya menjanjikan, penelitian lanjutan tetap dibutuhkan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

13. Menjaga Kesehatan Mata

Daun kelor kaya akan beta karoten, salah satu jenis antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. Zat ini membantu mencegah gangguan seperti rabun dan katarak.

Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami sejauh mana kelor bisa membantu meningkatkan fungsi penglihatan.

14. Membantu Mengatasi Anemia dan Penyakit Sel Sabit

Di beberapa wilayah, kelor digunakan secara tradisional untuk membantu mengatasi anemia. Kandungan zat besi dan antioksidan di dalamnya dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah dan menyeimbangkan kadar zat besi.

Penelitian awal juga menunjukkan potensi kelor untuk membantu pengidap penyakit sel sabit, meski bukti klinisnya masih terbatas.

15. Membantu Menurunkan Berat Badan

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak biji kelor dapat membantu mengatur metabolisme dan menurunkan kadar kolesterol serta lemak.

Kelor juga berpotensi meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi stres oksidatif, yang berhubungan dengan obesitas. Namun, hingga kini belum ada bukti kuat yang membuktikan efektivitasnya pada manusia.

Baca Juga: 7 Manfaat Kesehatan Menangis yang Jarang Diketahui

Nah, itu tadi beberapa manfaat kesehatan daun kelor bagi tubuh yang jarang diketahui. Kelor memiliki potensi besar untuk mendukung kesehatan tubuh Anda. Tanaman ini mengandung berbagai zat penting seperti vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Meski banyak penelitian menunjukkan hasil positif, sebagian besar masih dilakukan pada hewan atau di laboratorium. Karena itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat kelor bagi manusia secara menyeluruh.

Mengonsumsi kelor sebagai bagian dari pola makan sehat tetap bisa menjadi pilihan alami yang bernutrisi, asalkan dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (5/10): Galeri24 Turun Rp 9.000, UBS Melorot Rp 8.000

Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian kembali merosot hingga Rp 9.000 per gram pada perdagangan hari ini Senin (5/10). Cek selengkapnya.

Promo Superindo Weekday Periode 5-8 Oktober 2026, Stroberi Driscoll's Diskon 50%

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 5-8 Oktober 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

HP Murah Samsung Galaxy A08 Dihujani Pembaruan OS Hingga 6 Tahun

Samsung janjikan pembaruan sistem operasi Galaxy A08 hingga 6 tahun. Cek deretan keunggulan HP entry level ini sebelum membeli.

Kenali 7 Tanda Jika Anda Memiliki Metabolisme Lambat, Ada Gangguan Berat Badan

Jika seseorang memiliki metabolisme yang lambat mungkin mereka mengalami gejala seperti berikut ini. 

Cek Sekarang, Ini 6 Tanda Tubuh Anda Kekurangan Protein yang Bikin Gampang Lapar

Jika Anda merasa khawatir tidak dapat mencukupi kebutuhan protein harian, sebaiknya kenali juga tanda tubuh kekurangan protein berikut ini.​

Promo HokBen Oktober Pakai Yup & KB Bank, Diskon 50% dan Menu Mulai Rp 4.100

Nikmati makan hemat di HokBen sepanjang Oktober 2026 pakai promo HokBen khusus pengguna Yup dan KB Bank. Buruan klaim diskonnya sebelum kehabisan!

Bahasa TileLang DeepSeek Libas Dominasi CUDA Nvidia Milik Huawei di Chip AI

Nvidia tak lagi berkuasa tunggal di ranah perangkat lunak AI. Simak strategi DeepSeek dan Huawei lepas dari ketergantungan AS.

Kadar Asam Urat Turun Alami lewat Kandungan Kalium pada Air Kelapa

Kandungan kalium air kelapa bantu buang asam urat lewat urin. Pelajari racikan yang tepat agar fungsinya tak terganggu gula.

Anda Mudah Lelah? Kenali 7 Ciri-Ciri Kurang Minum Air Putih yang Sering Diabaikan

Kenali tanda saat tubuh kekurangan cairan lewat penjelasan mengenai ciri-ciri kurang minum air putih dan segera penuhi kebutuhan air harian Anda.

Segelas Teh Herbal dan Jus Delima Efektif Pangkas Kolesterol Jahat

Teh hijau kaya akan katekin penangkal oksidasi LDL. Namun, konsumsi matcha konsentrat menyimpan risiko interaksi obat yang fatal.