MOMSMONEY.ID - Mari intip beberapa cara cepat mengobati batuk berikut ini. Mau coba? Simak ulasan lengkapnya berikut!
Batuk merupakan respons alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari lendir, debu, atau iritasi. Meski tergolong wajar, batuk yang terus berlangsung dapat mengganggu aktivitas, menurunkan kualitas tidur, dan membuat tubuh terasa tidak nyaman. Oleh karena itu, penanganan yang tepat dan cepat sangat dibutuhkan agar kondisi segera membaik.
Baca Juga: 7 Cara Efektif Atasi Batuk dan Pilek yang Layak Dicoba
Selain pengobatan medis, terdapat berbagai cara alami dan kebiasaan sederhana yang dapat membantu meredakan batuk dengan lebih efektif. Melansir dari laman Health, berikut beberapa cara cepat mengobati batuk:
1. Menghirup Uap Hangat
Mandi air panas dalam waktu agak lama bisa membantu menenangkan saluran pernapasan. Uap yang dihasilkan dari air hangat akan membantu melembapkan tenggorokan dan mengurangi rasa gatal.
Anda juga bisa menambahkan minyak kayu putih ke dalam air panas. Isi baskom dengan air panas, teteskan beberapa tetes minyak, lalu hirup uapnya selama sekitar 10 menit untuk membantu meredakan batuk.
2. Mengonsumsi Obat Batuk
Mengonsumsi obat batuk dapat melembapkan tenggorokan dan membantu menekan refleks batuk. Pilih yang mengandung ekstrak elderberry atau mentol.
Menurut penelitian, elderberry dapat memperpendek durasi batuk, sementara mentol yang berasal dari peppermint mampu membuka saluran pernapasan dan membantu Anda bernapas lebih lega.
3. Berkumur dengan Air Garam
Air garam adalah salah satu cara alami yang mudah dilakukan untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan. Larutan garam membantu mengencerkan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan.
Campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur beberapa kali sehari.
4. Mengonsumsi Madu
Madu dikenal sebagai obat alami yang bisa menenangkan tenggorokan. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan madu sama efektifnya dengan obat batuk dekstrometorfan. Selain itu, madu juga memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu melawan bakteri dan virus penyebab batuk.
Anda bisa meminum satu sendok teh madu secara langsung atau mencampurnya dengan teh hangat. Namun, jangan berikan madu pada anak di bawah usia satu tahun.
Baca Juga: 10 Cara Efektif Mengobati Batuk secara Alami, Coba yuk!
5. Coba Suplemen Bromelain
Bromelain adalah enzim alami dari buah nanas yang membantu memecah lendir dan mengurangi peradangan. Meskipun jus nanas bisa membantu, jumlah bromelain di dalamnya mungkin tidak cukup untuk memberikan efek yang signifikan.
Anda bisa mencoba suplemen bromelain, tetapi sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu, terutama jika Anda sedang mengonsumsi antibiotik atau obat lain.
6. Gunakan Ramuan Herbal
Beberapa tanaman herbal telah terbukti membantu meredakan batuk, seperti chamomile, jahe, akar marshmallow, akar anggur Oregon, elm licin, dan thyme.
Anda dapat membuat ramuan sederhana dengan mencampurkan satu sendok makan bumbu kering dan satu sendok makan madu, lalu panaskan perlahan di atas kompor. Setelah itu, saring cairannya dan konsumsi beberapa kali sehari atau tambahkan ke dalam teh hangat.
7. Minum Minuman Hangat
Teh herbal, air lemon hangat, atau sup bening bisa membantu menenangkan tenggorokan dan mengurangi dorongan untuk batuk. Menurut para ahli, minuman hangat membantu tubuh lebih rileks dan mempercepat proses penyembuhan.
8. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Minum air yang cukup membantu mengencerkan lendir, sehingga lebih mudah dikeluarkan saat batuk. Cairan juga menjaga tenggorokan tetap lembap dan mencegah iritasi yang dapat memperparah batuk.
Baca Juga: 8 Jenis Tanaman Herbal Terbaik yang Bisa Meredakan Batuk dan Pilek
9. Gunakan Humidifier
Udara kering bisa memperparah batuk, terutama di malam hari. Menggunakan humidifier dapat membantu menambah kelembapan udara sehingga tenggorokan tidak kering. Anda juga bisa menambahkan minyak esensial seperti eucalyptus untuk membantu melegakan pernapasan.
10. Konsumsi Obat Batuk Tanpa Resep
Jika cara alami belum cukup membantu, Anda bisa menggunakan obat batuk tanpa resep dokter. Guaifenesin bekerja sebagai ekspektoran untuk mengencerkan lendir, sementara dekongestan membantu meredakan batuk akibat pilek atau post-nasal drip.
Namun, pastikan untuk membaca petunjuk pemakaian dan berkonsultasi dengan dokter jika Anda ragu.
11. Bersihkan Saluran Hidung dengan Pot Neti
Untuk batuk yang disebabkan oleh alergi atau lendir berlebih, pot neti bisa membantu. Alat ini digunakan untuk membilas saluran hidung dari debu, serbuk sari, atau bulu hewan peliharaan yang dapat memicu batuk. Pastikan menggunakan air steril, matang, atau air suling agar tetap aman.
12. Hindari Merokok dan Asap Rokok
Rokok adalah salah satu pemicu utama batuk kronis. Asap rokok dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada saluran pernapasan. Jika Anda sedang berusaha berhenti merokok, mintalah bantuan dokter atau gunakan terapi pengganti nikotin untuk mempermudah prosesnya.
Baca Juga: 14 Obat Batuk Alami yang Memanfaatkan Tanaman Herbal
13. Ubah Pola Makan
Batuk juga bisa dipicu oleh refluks asam, yaitu kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan. Untuk menghindarinya, batasi makanan pemicu seperti makanan pedas, gorengan, cokelat, kopi, jeruk, dan tomat. Makan dalam porsi kecil namun sering juga bisa membantu mencegah refluks.
14. Tambahkan Probiotik ke Dalam Menu Harian
Probiotik adalah bakteri baik yang mendukung sistem kekebalan tubuh. Meski tidak langsung menyembuhkan batuk, sistem imun yang kuat akan membantu tubuh melawan infeksi lebih cepat. Probiotik bisa didapatkan dari yoghurt, kimchi, atau sup miso.
Itu dia beberapa cara cepat mengobati batuk. Dengan menerapkan cara di atas, Anda bisa mempercepat proses penyembuhan dan mencegah batuk datang kembali.
Jika batuk berlangsung lebih dari dua minggu atau disertai gejala berat seperti sesak napas dan demam tinggi, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Teh untuk Meredakan Batuk secara Alami
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News