M O M S M O N E Y I D
Bugar

13 Cara Terbaik untuk Mengatasi Nyeri Haid, Bukan Cuma Minum Air

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Rasanya sangat menyiksa, coba beberapa cara terbaik untuk mengatasi nyeri haid berikut ini!

Nyeri haid atau dikenal sebagai dismenore adalah salah satu keluhan umum yang dialami banyak perempuan setiap bulannya. Rasa sakit ini biasanya terjadi di bagian perut bawah dan terkadang menyebar ke punggung bawah atau paha.

Meskipun rasa nyeri ini normal, tidak jarang nyeri haid bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain minum air putih, ada berbagai cara lain yang dapat membantu meredakan nyeri haid.

Baca Juga: 6 Pilihan Minuman Paling Baik untuk Menurunkan Gula Darah, Wajib Coba!

Merangkum dari laman Healthline dan Very Well Health, berikut adalah beberapa cara terbaik untuk mengatasi nyeri haid:

1. Kompres Hangat

Kompres hangat di perut bagian bawah atau punggung bisa membantu meredakan nyeri haid. Panas dari kompres membantu melemaskan otot-otot yang tegang dan meningkatkan aliran darah ke daerah yang terasa nyeri. Anda bisa menggunakan botol air panas atau bantalan pemanas sebagai kompres.

2. Pijat dengan Minyak Esensial

Beberapa minyak esensial, seperti lavender, sage, mawar, kayu manis, dan cengkih, terbukti efektif dalam mengurangi kram saat dipijat ke perut.

Sebelum mengaplikasikannya, campurkan minyak esensial dengan minyak pembawa, seperti minyak kelapa atau jojoba, untuk mencegah iritasi. Pijat perut dengan gerakan melingkar untuk meredakan kram.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Jus Buat Diet Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan

3. Minum Obat Pereda Nyeri

Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan naproxen, adalah pilihan terbaik untuk meredakan nyeri haid. NSAID bekerja dengan mengurangi prostaglandin, senyawa yang menyebabkan nyeri dan peradangan.

Pastikan mengikuti dosis yang dianjurkan dan berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.

4. Olahraga

Latihan aerobik intensitas rendah hingga sedang, seperti berjalan, bersepeda, atau berenang, dapat membantu mengurangi nyeri haid. Studi menunjukkan bahwa wanita yang rutin berolahraga mengalami penurunan kram menstruasi secara signifikan.

Baca Juga: Kolesterol Tinggi? Yuk, Coba Olahraga Terbaik untuk Menurunkan Kolesterol Ini

5. Berendam di Bak Mandi

Mandi air hangat dapat memberikan kehangatan yang menenangkan di perut dan punggung bawah, sehingga membantu merilekskan otot-otot yang tegang.

Menambahkan minyak esensial seperti lavender atau garam Epsom ke dalam air mandi juga dapat membantu meredakan nyeri otot.

6. Yoga

Yoga juga dapat membantu meredakan nyeri haid. Studi menunjukkan bahwa melakukan yoga secara rutin selama 60 menit per minggu dapat mengurangi nyeri menstruasi.

Fokus pada pose yang menenangkan dan merilekskan otot perut serta punggung, seperti pose anak atau pose kucing-sapi.

Baca Juga: 7 Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Ini Sudah Terbukti Ampuh lho, Coba yuk!

7. Minum Suplemen

Suplemen tertentu, seperti magnesium, vitamin B6, B1, E, dan D, serta minyak ikan, telah dikaitkan dengan pengurangan kram menstruasi.

Kayu manis, adas, dan jahe juga efektif dalam meredakan nyeri. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen ini, terutama jika Anda sedang mengonsumsi obat lain.

8. Hindari Kafein dan Makanan Asin

Makanan yang mengandung banyak garam atau kafein dapat menyebabkan kembung dan memperburuk nyeri haid.

Sebaiknya, konsumsi makanan antiinflamasi seperti buah beri, ikan berlemak, alpukat, dan minyak zaitun untuk membantu mengurangi nyeri.

Baca Juga: Khasiat Biji Mahoni Bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya, Ada 11 Manfaat

9. Tetap Terhidrasi

Minum cukup air dapat membantu mengurangi rasa kram dengan menjaga otot-otot tubuh tetap terhidrasi. Dehidrasi dapat membuat kram lebih intens, jadi pastikan Anda minum setidaknya delapan gelas air per hari.

10. Akupresur

Akupresur melibatkan memberikan tekanan pada titik-titik tertentu di tubuh untuk mengurangi nyeri. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa akupresur dapat meredakan kram menstruasi.

Misalnya, memberikan tekanan di titik di atas pergelangan kaki bagian dalam dapat membantu meredakan nyeri haid.

Baca Juga: Kacang Panjang untuk Asam Lambung, Intip 10 Manfaat Lainnya untuk Kesehatan

11. Ubah Posisi Tidur

Tidur dalam posisi janin atau menggunakan bantal tambahan di bawah perut dan punggung bisa membantu mengurangi tekanan di area yang terasa nyeri.

Meskipun belum ada penelitian khusus tentang posisi tidur terbaik untuk kram menstruasi, banyak orang merasa tidur dalam posisi janin memberikan kenyamanan lebih.

12. Meditasi

Teknik meditasi seperti mindfulness, pernapasan dalam, atau relaksasi otot progresif bisa membantu mengurangi persepsi rasa sakit. Penelitian menunjukkan bahwa meditasi bisa menjadi cara efektif untuk mengatasi nyeri haid.

Baca Juga: Nyeri Saat Haid? Konsumsi Makanan Pereda Nyeri Haid Berikut, yuk!

13. Stimulasi Saraf (TENS)

Stimulasi saraf listrik transkutan (TENS) adalah terapi yang melibatkan penggunaan elektroda untuk merangsang saraf di sekitar area yang sakit.

Meskipun TENS mungkin tidak seefektif obat, ini bisa menjadi alternatif yang baik bagi mereka yang tidak bisa atau tidak ingin mengonsumsi obat pereda nyeri.

Itulah beberapa cara terbaik untuk mengatasi nyeri haid yang bisa Anda coba. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.