MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global tergelincir, setelah naik pada sesi kemarin. Serangan AS di Selat Hormuz meredam optimisme atas kemajuan pembicaraan untuk membuka kembali jalur perairan itu, sehingga risiko inflasi tetap tinggi.
Mengutip Bloomberg, Selasa (26/5), harga emas spot turun 0,94% menjadi US$ 4.527,16 per troi ons pada pukul 17.15 WIB.
Harga emas hari ini turun, setelah kemarin ditutup naik sebesaar 1,35%, karena kekhawatiran serangan AS dapat menggagalkan perundingan perdamaian.
Pasukan AS menyerang lokasi peluncuran rudal di Iran dan kapal-kapal yang mencoba memasang ranjau. "Serangan tersebut defensif dan dimaksudkan untuk melindungi pasukan AS dari ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Iran," kata Kapten Tim Hawkins, Juru Bicara Komando Pusat AS dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Bloomberg, hari ini.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (26/5) Turun Rp 5.000 Jadi Rp 2.798.000
Perkembangan itu terjadi setelah Presiden AS Donald Trump pada Senin, mengatakan, pembicaraan dengan Iran mengenai kesepakatan sementara untuk memperpanjang gencatan senjata dan melonggarkan pembatasan lalu lintas melalui Hormuz sedang berjalan dengan baik.
Harga emas telah merosot sekitar 13% sejak perang meletus pada akhir Februari lalu. Para pedagang meningkatkan taruhan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Perang menyebabkan harga energi melonjak dan memicu kekhawatiran inflasi. Suku bunga yang lebih tinggi membebani emas, yang tidak memberikan bunga.
Menurut John Reade, Kepala Strategi di World Gold Council, pemulihan harga emas yang berkelanjutan membutuhkan pemutusan korelasi dengan aset berisiko. "Emas memiliki peluang lebih baik untuk pulih menjelang akhir tahun, bahkan jika konflik berakhir sekarang, karena akan membutuhkan waktu untuk memulihkan keseimbangan energi," imbuhnya mengutip Bloomberg, Selasa (26/5).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News