M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula bagi Kesehatan Tubuh

 7 Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula bagi Kesehatan Tubuh
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini beberapa manfaat mengurangi konsumsi gula bagi kesehatan tubuh Anda. Cek pembahasan lengkapnya di sini!

Gula memang dapat memberikan rasa manis yang membuat makanan dan minuman terasa lebih nikmat. Namun, konsumsi gula tambahan yang berlebihan dalam jangka panjang dapat memberikan dampak kurang baik bagi kesehatan.

Gula tambahan sering ditemukan pada minuman kemasan, kue, permen, es krim, sereal manis, hingga berbagai makanan olahan yang dikonsumsi sehari-hari.

Mengurangi konsumsi gula bukan berarti Anda harus menghindari semua makanan yang memiliki rasa manis. Buah-buahan, susu, dan beberapa jenis sayuran tetap mengandung gula alami yang menjadi bagian dari pola makan sehat.

Yang perlu dibatasi adalah gula tambahan yang dicampurkan ke dalam makanan dan minuman selama proses pengolahan.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Buah Manis sebagai Camilan Sehat, Coba yuk!

Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula bagi Kesehatan Tubuh

Melansir dari Health, berikut beberapa manfaat mengurangi konsumsi gula bagi kesehatan tubuh:

1. Membantu Menjaga Berat Badan Ideal

Mengurangi konsumsi gula tambahan dapat membantu mengontrol berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi gula berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas.

Asupan gula yang berlebihan juga dapat meningkatkan penumpukan lemak di area perut atau lemak visceral. Jenis lemak ini mengelilingi organ-organ penting dan dapat meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Untuk membantu menjaga berat badan, batasi makanan dan minuman tinggi gula, lalu pilih alternatif yang lebih sehat seperti buah-buahan, sayuran, dan air putih.

2. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Stabil

Saat Anda mengonsumsi gula dalam jumlah berlebihan, tubuh harus menghasilkan lebih banyak insulin agar gula darah dapat masuk ke dalam sel. Lama-kelamaan, kondisi ini dapat menyebabkan resistensi insulin, yaitu saat sel tubuh tidak lagi merespons insulin dengan baik.

Resistensi insulin merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko pradiabetes dan diabetes tipe 2.

Mengurangi konsumsi gula tambahan, disertai olahraga rutin dan pola makan sehat, dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin sehingga kadar gula darah lebih mudah dikendalikan.

3. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Bakteri di dalam mulut menggunakan gula sebagai sumber makanan. Saat bakteri memecah gula, akan terbentuk asam yang dapat merusak lapisan email gigi dan menyebabkan gigi berlubang.

Jika jumlah bakteri terus bertambah, risiko radang gusi dan penyakit gusi juga meningkat.

Selain mengurangi konsumsi gula, jaga kesehatan mulut dengan menyikat gigi 2 kali sehari menggunakan pasta gigi berfluorida, membersihkan sela-sela gigi setiap hari, serta memeriksakan gigi ke dokter secara rutin.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Makanan Sehat untuk Dikonsumsi saat Ingin Makan Manis

4. Berpotensi Membantu Menjaga Suasana Hati

Apa yang Anda makan dapat memengaruhi fungsi otak, termasuk suasana hati.

Pola makan yang kaya akan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh dikaitkan dengan kesehatan mental yang lebih baik. Sebaliknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minuman tinggi gula dapat meningkatkan risiko munculnya gejala depresi. Meski demikian, hubungan ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Mengurangi gula tambahan dan memperbanyak makanan bergizi dapat menjadi salah satu langkah untuk mendukung kesehatan tubuh sekaligus kesehatan mental.

5. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Konsumsi gula berlebihan dapat memicu peradangan di dalam tubuh dan meningkatkan produksi minyak alami pada kulit. Kondisi ini dapat memperbesar risiko munculnya jerawat.

Selain itu, gula juga dapat mempercepat proses yang merusak kolagen dan elastin, yaitu protein yang menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Dengan mengurangi gula tambahan, kesehatan kulit dapat lebih terjaga dan tanda-tanda penuaan dini berpotensi berkurang.

6. Membantu Menurunkan Risiko Perlemakan Hati

Asupan gula tambahan yang terlalu tinggi, terutama fruktosa dari minuman manis, dapat meningkatkan risiko penyakit hati berlemak non-alkohol.

Hati bertugas mengolah fruktosa. Jika jumlah fruktosa yang masuk terlalu banyak, sebagian akan diubah menjadi lemak dan disimpan di hati. Penumpukan lemak secara terus-menerus dapat mengganggu fungsi organ tersebut.

Membatasi konsumsi minuman dan makanan tinggi gula dapat membantu menjaga kesehatan hati dalam jangka panjang.

Baca Juga: 7 Cara Alami Menghentikan Keinginan Makan Manis yang Layak Dicoba

7. Mendukung Kesehatan Jantung

Konsumsi gula tambahan dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan kadar trigliserida, yaitu salah satu jenis lemak di dalam darah yang berkaitan dengan risiko penyakit jantung.

Selain itu, gula juga dapat memengaruhi tekanan darah dan kadar kolesterol jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang.

Dengan mengurangi gula tambahan dan menerapkan pola makan yang seimbang, Anda dapat membantu menjaga tekanan darah, kadar kolesterol, dan trigliserida tetap dalam batas yang sehat sehingga kesehatan jantung lebih terjaga.

Itulah beberapa manfaat mengurangi konsumsi gula bagi kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Waktu yang Tepat untuk Memakai Lipstik Merah, Jangan Ragu Moms!

Menggunakan lipstik merah pada waktu yang tepat mampu menyempurnakan penampilan. Berikut adalah 4 waktu yang tepat untuk memakai lipstik merah.  

4 Look Makeup yang Cocok untuk Usia 30-an dari Natural hingga Bold

Berikut adalah 4 look makeup yang cocok untuk usia 30-an yang bisa Anda coba sesuai kebutuhan. Dari natural hingga bold ada, Moms!  

Sarapan ala Turki di Jakarta, Ini Harga dan Menu di Turkuaz Restaurant

Turkuaz Restaurant melalui sajian Kahvaltı menawarkan pengalaman bersantap dengan aneka hidangan tradisional Turki. 

Berkedok Lauk Gurih yang Nikmat, Ungkap Fakta Apakah Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh

Ketahui alasan apakah kol goreng berbahaya karena kandungan senyawa karsinogenik yang terbentuk saat digoreng dalam suhu tinggi.  

Ampuh Turunkan Berat Badan! 6 Manfaat Dada Ayam untuk Tubuh Ideal & Sehat, Coba yuk

Mengandung vitamin B dan selenium, manfaat dada ayam sangat efektif menjaga massa otot serta menghasilkan energi harian. Cocok buat asupan diet.  

7 Olahraga Ringan di Rumah yang Enggak Bikin Cepat Capek, Cocok Buat Kaum Mager

Tetap bugar tanpa harus ke gym dengan beragam pilihan olahraga ringan di rumah yang santai dan tanpa alat. Cocok untuk Anda yang mageran.

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026. 

Rilis Menu Terbatas Overload Smoky Cheese, Subway Beri Diskon Hingga 105%

Overload smoky cheese ini hadir dalam ukuran footlong (30 cm), 6-inch (15 cm), salad, maupun varian wrap.