M O M S M O N E Y I D
Bugar

11 Alasan Berat Badan Bisa Berubah dari Hari ke Hari

11 Alasan Berat Badan Bisa Berubah dari Hari ke Hari
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lho, beberapa alasan berat badan bisa berubah dari hari ke hari. Apa sajakah itu?

Berat badan sering kali dianggap sebagai angka pasti yang mencerminkan kondisi tubuh seseorang. Namun, kenyataannya angka di timbangan bisa berubah dari hari ke hari, bahkan ketika pola makan dan aktivitas terasa sama.

Perubahan ini kerap membuat sebagian orang merasa khawatir atau frustrasi, terutama saat sedang menjalani program diet. Padahal, fluktuasi berat badan harian adalah hal yang sangat umum dan tidak selalu menandakan kegagalan menurunkan berat badan.

Baca Juga: 15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Mengganti Nasi

Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa alasan berat badan bisa berubah dari hari ke hari:

1. Berat Air

Sekitar 60% tubuh orang dewasa terdiri dari air. Jumlah cairan ini bisa berubah hingga 5% dalam sehari. Konsumsi makanan asin, asupan karbohidrat lebih tinggi, atau perubahan hormon seperti saat menstruasi dapat membuat tubuh menahan lebih banyak air.

Sebaliknya, beberapa makanan dan herbal bersifat diuretik alami sehingga membantu tubuh membuang cairan dan menurunkan berat badan sementara.

2. Asupan dan Proses Pencernaan

Setelah makan, berat badan dapat meningkat karena makanan dan minuman masih berada di dalam sistem pencernaan. Konsumsi karbohidrat dan natrium juga dapat memperkuat retensi air.

Seiring pencernaan berjalan dan cairan dikeluarkan, berat badan biasanya kembali turun. Kondisi seperti sembelit dapat membuat berat badan naik karena penumpukan sisa makanan.

3. Aktivitas Fisik

Saat berolahraga dan berkeringat, tubuh kehilangan cairan sehingga berat badan bisa turun sementara. Setelah latihan intens, otot dapat menahan air tambahan selama proses pemulihan, yang membuat berat badan sedikit naik.

Pada awal diet atau program olahraga, tubuh membakar simpanan glikogen dan melepaskan air yang terikat, sehingga penurunan berat badan awal sering terjadi dengan cepat.

4. Suhu Lingkungan

Cuaca panas membuat tubuh lebih banyak berkeringat dan kehilangan cairan, yang dapat menurunkan berat badan sementara. Di suhu dingin, tubuh cenderung menahan lebih banyak air karena produksi keringat berkurang, sehingga berat badan bisa sedikit meningkat.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Snack untuk Diet yang Kalorinya Rendah

5. Perubahan Hormon

Pada perempuan, berat badan sering naik sebelum atau selama menstruasi akibat perubahan hormon. Masa perimenopause dan menopause juga dapat memicu peningkatan lemak tubuh dan perlambatan metabolisme.

Kondisi seperti endometriosis, PCOS, dan fibroid rahim turut memengaruhi keseimbangan hormon. Pada laki-laki, penurunan testosteron seiring bertambahnya usia dapat meningkatkan lemak perut dan mengurangi massa otot, sementara kadar testosteron yang tinggi juga dapat berkaitan dengan perubahan berat badan.

6. Stres

Stres meningkatkan hormon kortisol yang mendorong tubuh menahan air dan meningkatkan nafsu makan. Stres berkepanjangan juga dapat menurunkan energi dan membuat seseorang lebih pasif, yang berkontribusi pada perubahan berat badan.

7. Kurang Tidur

Tidur yang tidak cukup dapat meningkatkan hormon pemicu rasa lapar dan mendorong keinginan makan lebih tinggi. Tidur berkualitas membantu menyeimbangkan hormon, menurunkan stres, dan mencegah penumpukan berat air berlebih.

8. Konsumsi Alkohol

Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi sehingga berat badan turun sementara. Namun, alkohol juga dapat memicu retensi air, terutama jika dikonsumsi bersama makanan asin. Kandungan kalorinya yang tinggi dan efeknya pada nafsu makan sering menyebabkan fluktuasi berat badan jangka pendek.

Baca Juga: 8 Manfaat Konsumsi Beras Porang untuk Kesehatan, Bisa untuk Diet Turun Berat Badan

9. Penggunaan Obat

Beberapa obat memengaruhi berat badan. Steroid seperti prednison dapat meningkatkan nafsu makan dan retensi cairan. Diuretik bekerja dengan membuang cairan berlebih melalui urin, sehingga berat badan turun sementara.

10. Kondisi Penyakit

Demam, muntah, atau diare dapat menyebabkan dehidrasi dan penurunan berat badan. Sebaliknya, penyakit jantung atau ginjal dapat menyebabkan penumpukan cairan dan kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan yang cepat dalam waktu singkat perlu diperhatikan secara medis.

11. Akhir Pekan dan Acara Khusus

Akhir pekan dan hari libur sering diikuti peningkatan makan dan minum serta penurunan aktivitas fisik. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan sementara. Setelah kembali ke rutinitas harian, berat badan umumnya berangsur turun kembali.

Itu dia beberapa alasan berat badan bisa berubah dari hari ke hari. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 17 Makanan Mengenyangkan untuk Diet agar Berat Badan Turun

 

Selanjutnya: 16 Makanan dan Minuman yang Mempercepat Penyembuhan Flu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perumnas Buka Kesempatan Mudik Gratis 2026 Terbatas, Ini Rute & Cara Daftarnya

Perumnas sediakan mudik gratis Jakarta-Solo atau Jakarta-Surabaya. Cek jadwal, rute, dan syarat lengkap pendaftaran sebelum kuota habis!

5 Manfaat Kopi bagi Kesehatan jika Diminum Setiap Hari

Ternyata ini, lho, beberapa manfaat kopi bagi kesehatan jika diminum setiap hari. Cek selengkapnya di sini!

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Rabu (4/3) Merosot Tajam

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Rabu (4/3) merosot tajam. Emas Galeri 24 jadi Rp 3.146.000, emas UBS Rp 3.162.000.

Honor Magic V6: Bawa Daya 7000mAh & Snapdragon 8 Elite, Siap Guncang Pasar HP Lipat

Kamera 50MP, ultrawide 50MP, dan telefoto 64MP Honor Magic V6 hadirkan Superzoom generatif. Pelajari teknologi pengisian daya cepat 80W/66W!

11 Manfaat Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan jika Dikonsumsi Setiap Hari

Tahukah bahwa ada beberapa manfaat biji bunga matahari bagi kesehatan jika dikonsumsi setiap hari, lho. Yuk, cari tahu di sini!

Cek Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae Sekuritas (4/3)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menunjukkan di fase bearish minor. Bagaimana proyeksi IHSG hari ini, Rabu, 4 Maret 2026.

Ramadan Aman bagi Penderita Asam Urat, Cukup Lakukan Ini

Penderita asam urat wajib tahu cara mengelola gejala saat puasa Ramadan. Pilih makanan rendah purin agar asam urat tidak kambuh. 

All England 2026: 3 Wakil Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar di Hari Pertama

Ada 3 wakil Indonesia yang gagal memetik kemenangan di pertandingan penyisihan Babak 32 Besar All England 2026 kemarin. 

Xiaomi Watch 5 Rilis Global: Semua Fitur Canggih Ada di Pergelangan Tangan

Xiaomi Watch 5 tawarkan daya tahan baterai hingga 18 hari. Temukan bagaimana teknologi Xiaomi Surge Battery bisa mewujudkannya.

19 Makanan Penurun Berat Badan yang Tinggi Protein

Mari intip daftar makanan penurun berat badan yang tinggi protein berikut ini. Kira-kira ada apa saja?