MOMSMONEY.ID - Ada beberapa rekomendasi pengganti garam untuk bantu turunkan tekanan darah tinggi. Yuk, cek selengkapnya di sini!
Garam memang membuat makanan terasa lebih gurih dan nikmat. Namun, konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi yang berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah. Karena itu, mengurangi penggunaan garam menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
Sebagian orang merasa makanan akan terasa hambar jika garam dikurangi. Ada berbagai bahan alami yang dapat membantu memperkaya rasa masakan tanpa perlu tambahan natrium berlebih. Selain membuat makanan lebih lezat, beberapa bahan ini juga mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh.
Baca Juga: 6 Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Penting Diketahui
Melansir dari Verywell Health, berikut ini beberapa rekomendasi pengganti garam untuk bantu turunkan tekanan darah tinggi:
1. Pengganti Garam Komersial
Pengganti garam yang dijual di pasaran umumnya dibuat dari kalium klorida. Rasanya mirip dengan garam dapur biasa, sehingga cukup praktis digunakan dalam masakan sehari hari. Ada juga produk rendah natrium yang memadukan kalium klorida dan natrium klorida agar cita rasanya lebih mendekati garam biasa.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengganti garam berbasis kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Namun, penderita penyakit ginjal, diabetes tertentu, atau gangguan hati perlu berhati hati karena kadar kalium yang terlalu tinggi dapat berbahaya bagi tubuh.
2. Cuka
Cuka dapat memberikan rasa segar dan sedikit asam yang membuat makanan terasa lebih hidup tanpa tambahan garam. Jenis seperti cuka balsamic juga memberi sentuhan rasa gurih alami yang cocok untuk salad, marinasi, atau tumisan.
Kandungan asam asetat di dalam cuka diketahui dapat membantu mendukung kesehatan pembuluh darah dan membantu menurunkan tekanan darah. Anda bisa menambahkan sedikit cuka ke dalam saus, sup, atau sayuran panggang untuk meningkatkan rasa.
3. Buah Jeruk
Lemon, jeruk nipis, dan jeruk dapat menjadi pengganti garam alami yang membuat makanan terasa lebih segar. Perasan air jeruk atau parutan kulitnya cocok digunakan pada ikan, ayam, salad, hingga sup.
Buah jeruk juga mengandung senyawa tanaman yang membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Selain itu, aroma segarnya membuat makanan tetap nikmat meski kandungan garam dikurangi.
4. Herbal Segar atau Kering
Herbal seperti oregano, rosemary, thyme, basil, mint, dan parsley dapat memberi aroma khas yang membuat masakan lebih kaya rasa. Anda bisa menggunakan herbal segar untuk salad dan pasta, atau herbal kering untuk sup dan tumisan.
Beberapa herbal diketahui memiliki efek yang mendukung kesehatan tekanan darah karena kandungan antioksidan dan senyawa alami di dalamnya. Penggunaan herbal juga membantu mengurangi kebutuhan garam dalam jumlah besar.
5. Rempah-rempah
Rempah seperti kayu manis, jahe, kunyit, ketumbar, dan kapulaga dapat membuat rasa makanan lebih kompleks dan hangat. Dengan kombinasi rempah yang tepat, makanan tetap lezat tanpa harus terlalu asin.
Selain meningkatkan rasa, beberapa rempah memiliki manfaat untuk kesehatan jantung dan membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Anda bisa menambahkan rempah ke dalam teh, sup, nasi, atau lauk sehari hari.
Baca Juga: 4 Manfaat Rutin Konsumsi Quinoa bagi Tekanan Darah Anda
6. Bawang Putih
Bawang putih dikenal sebagai bahan dapur yang mampu memberikan rasa gurih kuat pada makanan. Karena aromanya cukup dominan, penggunaan garam biasanya bisa dikurangi.
Bawang putih juga memiliki manfaat untuk kesehatan jantung. Kandungannya membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks dan mendukung aliran darah yang lebih baik. Tidak heran jika bawang putih sering dikaitkan dengan penurunan tekanan darah secara alami.
7. Bawang Bombay
Bawang bombay dapat menambah rasa manis alami ketika dimasak. Saat ditumis atau dikaramelisasi, rasanya menjadi lebih kaya sehingga makanan tetap nikmat meski memakai sedikit garam.
Selain memperkaya rasa, bawang bombay mengandung antioksidan seperti quercetin yang dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah. Kandungan ini juga berperan dalam membantu menurunkan tekanan darah.
8. Lada
Lada hitam, cabai, paprika, dan cabai rawit bisa menjadi alternatif untuk menambah sensasi rasa pada makanan. Rasa pedas dan hangatnya membantu makanan terasa lebih kuat tanpa tambahan garam berlebihan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa alami dalam lada dan cabai dapat membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks. Selain itu, rasa pedas juga membuat selera makan tetap terjaga meski makanan tidak terlalu asin.
9. Rumput Laut
Rumput laut memiliki rasa asin alami yang khas sehingga cocok digunakan sebagai pengganti garam. Nori, wakame, atau kombu bisa ditambahkan ke dalam sup, nasi, atau salad.
Rumput laut juga mengandung mineral seperti kalium yang membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium melalui urin. Efek ini dapat membantu mengurangi retensi cairan yang berkaitan dengan tekanan darah tinggi.
10. Ragi Nutrisi
Ragi nutrisi atau nutritional yeast memiliki rasa gurih mirip keju yang cocok untuk pasta, popcorn, sup, atau saus. Bahan ini cukup populer sebagai penambah rasa alami rendah natrium.
Selain memberi rasa umami, ragi nutrisi kaya vitamin B dan folat yang mendukung kesehatan pembuluh darah. Nutrisi tersebut membantu tubuh memproduksi oksida nitrat yang berperan menjaga tekanan darah tetap stabil.
Baca Juga: 4 Minuman Terbaik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Itulah beberapa rekomendasi pengganti garam untuk bantu turunkan tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News