M O M S M O N E Y I D
Santai

10 Manfaat Cuka Apel untuk Tanaman Hias yang Ada di Kebun Rumah

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Cuka apel memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tahukah Anda, selain untuk kesehatan cuka apel juga bermanfaat bagi tanaman hias. Ada beberapa manfaat cuka apel untuk tanaman hias.

Ya, ada beberapa manfaat cuka apel untuk tanaman hias yang dapat Anda simak. 

Cuka sari apel merupakan olahan yang terbuat dari apel dengan bantuan ragi dan gula. Prosesnya dimulai dengan menghancurkan apel. Gula dan ragi kemudian dicampur dengannya untuk memulai proses fermentasi. 

Alkohol yang dihasilkan dari gula kemudian diproses melalui proses fermentasi kedua menggunakan bakteri pembentuk asam yang menghasilkan pembentukan cuka.  

Baca Juga: Manfaat Cuka Apel untuk Asam Urat, Kenali Juga Khasiat Lain Cuka Apel untuk Kesehatan

Mengutip Balcony Garden Web, berikut ini manfaat cuka apel untuk tanaman hias :

1. Gunakan Cuka Apel sebagai Pupuk

Tidak semua jenis cuka yang tersedia berfungsi sebagai pupuk. Bahkan, cuka putih sering ditemukan memiliki efek herbisida yang lebih kuat. 

Namun, hasil positif yang mendukung pertumbuhan tanaman terlihat setelah penggunaan cuka sari apel. 

Karena kandungan asamnya sebesar 5 persen, Anda dapat menggunakannya untuk menyuburkan tanaman yang menyukai asam seperti rhododendron, azalea, blueberry, dan gardenia.

Gunakan cuka apel organik, mentah, dan tanpa saringan untuk tujuan ini karena cuka apel mengandung ampas, yang memiliki  jumlah nutrisi tertinggi untuk tanaman Anda.

Ambil ember berukuran sepuluh galon dan tuangkan sepuluh ons cuka sari apel (konsentrasi 5%) ke dalamnya. Isi sisa ember dengan air dan aduk hingga merata.

Dengan menggunakan kaleng penyiram atau penyemprot, siram di pangkal tanaman. Hindari menyiram daun karena dapat menyebabkan layu dan terbakar.

2. Membersihkan Daun Tanaman

Tanaman hias
Tanaman hias

Baca Juga: Manfaat Cuka Apel untuk Diet Menurunkan Berat Badan, Begini Cara Konsumsinya

Penumpukan kotoran pada daun tanaman dalam ruangan dapat memengaruhi fotosintesis dan pertumbuhan. Untuk menghindarinya, Anda harus membersihkannya secara teratur.

Salah satu kegunaan cuka sari apel di kebun adalah sebagai berikut: 

Campurkan satu sendok teh cuka apel ke dalam satu galon air, celupkan kain lembut ke dalam larutan ini dan oleskan dengan lembut pada daun yang kotor. 

Cuka akan membersihkan dedaunan, dan baunya akan mengusir hama seperti sisik dan tungau.

3. Perangkap Lalat

Lalat buah merupakan hama yang umum bagi setiap tukang kebun. 

Jika Anda ingin membasminya secara alami, buatlah larutan dari 1/2 cangkir cuka sari apel, 1 sendok makan molase, 1/4 cangkir gula, dan 1 cangkir air.

Campur semua bahan hingga merata dan tuang ke dalam beberapa wadah dan gantung di tempat-tempat strategis. 

Campuran ini akan berfungsi sebagai umpan dan menarik lalat buah untuk berkerumun di dalamnya. Pastikan untuk membuang lalat yang mati secara berkala.

4. Menghilangkan Siput

Cuka sari apel efektif untuk mengendalikan hama seperti siput dan bekicot di kebun. 

Baca Juga: Ini 12 Manfaat Cuka Putih, Selalu Simpan di Rumah!

Jika Anda menyemprotkannya pada serangga bertubuh lunak ini, mereka akan meleleh dan mati. Mencampur air dalam jumlah yang sama akan meningkatkan jumlah larutan. 

5. Menjauhkan Kucing dan Anjing

Punya hewan peliharaan yang suka membuat kekacauan di kebun Anda? Atau, tikus-tikus mengganggu ketenangan Anda di sana?

Untuk mencegahnya, letakkan beberapa kain lap yang sudah direndam dalam larutan cuka sari apel di lokasi-lokasi yang tidak Anda inginkan untuk didatangi hewan-hewan itu di kebun Anda. 

Rendam kembali kain lap tersebut setiap minggu untuk mempertahankan khasiatnya.

Cara lainnya adalah menyemprotkan cuka apel murni pada sekeliling tempat yang ingin Anda hindari dari anjing Anda.

6. Membersihkan Peralatan Kebun

Peralatan berkebun berbahan logam cenderung berkarat seiring waktu. Karat terbentuk akibat oksidasi besi oleh oksigen dan kelembapan atmosfer. 

Cuka sari apel dapat mengurangi masalah ini: Untuk melakukannya, semprotkan langsung ACV ke area peralatan yang berkarat dan lap dengan kain bersih.

Anda juga dapat  mencelupkan peralatan ke dalam cangkir atau ember berisi cuka sari apel murni selama sekitar satu hari jika noda membandel.

7. Menjadikan Pot Lama Menjadi Baru

Pertama-tama, gosok kotoran yang menempel pada wadah Anda lalu masukkan ke dalam larutan 4 gelas air, 1 gelas cuka sari apel, dan 1 sendok teh cairan pencuci piring selama minimal satu jam. 

Baca Juga: Berat Badan Turun, 4 Manfaat Minum Cuka Apel Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh

Setelah itu, keluarkan pot dan gosok perlahan dengan kain basah. Setelah proses selesai, bilas dengan air biasa. Pot terakota Anda akan bersih seperti baru. 

8. Singkirkan Semut

Anda dapat menggunakan cuka sari apel untuk mengusir semut. 

Campurkan cuka sari apel dan air dalam jumlah yang sama ke dalam botol semprot, kocok dengan baik, lalu semprotkan pada jalur semut di rumah dan sarang semut di kebun. 

9. Jadikan Tanah Lebih Asam

Tanaman kebun tertentu lebih menyukai tanah asam untuk tumbuh dan berkembang. Misalnya, cranberry, azalea, dan camellia. Tanaman ini membutuhkan tingkat pH rendah, dan cuka sari apel dapat membantu Anda mengatasinya jika tanah Anda bersifat basa.

Ingatlah bahwa Anda perlu memeriksa pH tanah secara teratur, dan mengatur jumlah cuka sari apel yang Anda tambahkan ke tanah. Biasanya, Anda dapat mencampur setengah hingga satu cangkir penuh ACV dalam satu galon air. Oleskan ke tanah menggunakan kaleng penyiram.

10. Pembasmi Gulma

Anda dapat menggunakan cuka sari apel untuk membasmi gulma. Cuka ini juga ampuh dan aman. 

Untuk membuat resep pembunuh gulma, tambahkan sekitar dua cangkir cuka sari apel, setengah cangkir garam Epsom ke dalam satu galon air. Campur semua bahan. Tuang ke dalam botol semprot dan semprotkan langsung ke gulma.

Jadi itulah beberapa manfaat cuka apel untuk tanaman hias yang ada di kebun rumah Anda. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bantu Mengelola dan Menjaga Aset, Ini yang Wealth Management Danamon Tawarkan

Begini cara Wealth Management Danamon mendampingi nasabah dalam mengelola, mengembangkan, dan menjaga aset di setiap perjalanan finansial mereka.

1 Rabiul Awal 2026 Jatuh pada 14 Agustus, Ini 4 Sunah Menyambut Bulan Maulid Nabi

1 Rabiul Awal 2026 jatuh pada Jumat, 14 Agustus 2026. Mari sambut bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan menjalankan sunah-sunahnya.

Promo A&W Merdeka Deals Agustus 2026, Diskon Spesial Paket Ayam & Gratis Cheeseburger

Sambut HUT RI dengan promo A&W Merdeka Deals yang menawarkan diskon paket Aroma Chicken hingga gratis Cheeseburger, berlaku 14–17 Agustus 2026.

Harga Emas Antam Hari Ini (14/8) Turun Tajam Rp 36.000 Jadi Rp 2.664.000 per Gram

Harga emas Antam kembali turun pada perdagangan hari ini Jumat (14/8). Harga emas Antam 1 gram turun Rp 36.000 menjadi Rp2.664.000 per gram.​

Bukan Cuma Bikin Harum, Fragrance Lokal Ini Bawa Cerita Indonesia

Rayakan kemerdekaan dengan aroma lokal, Secret Garden meluncurkan koleksi eksklusif di Kampanye 17.8 Festival Pilih Lokal.

IHSG Diproyeksi Rebound, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (14/8)

IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Jumat (14/8/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Ramalan Shio Hari Ini Jumat 14 Agustus 2026: Tikus, Ular, dan Naga Hoki

Simak ramalan shio hari ini Jumat 14 Agustus 2026, cek peruntungan hoki 12 shio dalam karier, keuangan, asmara, dan kesehatan.

IHSG Masih Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (14/8)

IHSG diproyeksikan masih berpeluang menguat pada perdagangan Jumat (14/8/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.  

Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 14 Agustus 2026, Banyak Kesempatan Terbuka

Cek ramalan 12 zodiak hari ini, Jumat 14 Agustus 2026, dari Aries sampai Pisces untuk asmara, karier, keuangan, dan kesehatan.

Peringatan Dini BMKG Kekeringan Meteorologis, Provinsi Ini Berstatus Awas

BMKG mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis dengan kategori Awas di beberapa provinsi yang berlaku 11-20 Agustus 2026.