MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa makanan yang dikira sehat padahal tinggi gula lo. Kira-kira ada apa saja, ya?
Menjaga pola makan sehat sering kali dimulai dari memilih makanan yang tampak bergizi. Sayangnya, tidak semua makanan yang berlabel sehat benar benar aman untuk dikonsumsi setiap hari.
Beberapa di antaranya justru mengandung gula tersembunyi dalam jumlah cukup tinggi. Jika dikonsumsi tanpa disadari, asupan gula berlebih dapat berdampak pada berat badan, kadar gula darah, hingga kesehatan jantung.
Baca Juga: 8 Makanan yang Bisa Bikin Bahagia Anda, Tertarik Mencobanya?
Melansir dari laman Verywell Health, berikut beberapa makanan yang dikira sehat padahal tinggi gula:
1. Yogurt yunani rasa
Yogurt Yunani dikenal tinggi protein dan kalsium. Namun, varian rasa biasanya mengandung gula tambahan cukup tinggi, sekitar 7–15 g per porsi.
Pilihan yang lebih baik adalah yogurt Yunani atau Islandia tanpa rasa, lalu beri rasa alami dari buah segar, buah beku, selai kacang, atau sedikit madu.
2. Overnight oat kemasan
Overnight oat buatan sendiri bisa menjadi menu sehat. Sayangnya, produk kemasan sering mengandung hingga 10 g gula tambahan per porsi.
Kandungan gulanya berbeda tiap merek, jadi penting untuk membaca label atau membuat sendiri dengan tambahan kayu manis dan sedikit madu atau sirup maple.
3. Granola
Granola mengandung gandum, kacang, dan biji-bijian yang bernutrisi. Namun, banyak produk granola juga tinggi gula tambahan, bahkan bisa mencapai 20 g per porsi.
Varian dengan cokelat atau buah kering biasanya mengandung gula lebih tinggi, sehingga ukuran porsi dan label gizi perlu diperhatikan.
Baca Juga: 7 Tips Membuat Smoothie yang Aman untuk Gula Darah, Coba yuk!
4. Protein bar
Protein bar sering dipilih untuk mendukung diet atau menurunkan berat badan. Meski begitu, beberapa produk mengandung hingga 15 g gula tambahan dalam satu batang. Jumlah ini sudah mendekati setengah batas gula harian yang dianjurkan.
5. Buah kalengan
Buah kalengan tetap mengandung vitamin dan mineral. Namun, banyak produk dikemas dalam sirup manis. Untuk mengurangi gula tambahan, pilih buah kalengan yang dikemas dalam air atau 100% jus buah, lalu konsumsi dalam porsi wajar.
6. Sereal
Banyak sereal tampak sehat karena berbahan biji-bijian utuh atau tinggi serat, tetapi tetap mengandung hingga 10 g gula tambahan per porsi kecil. Saat memilih sereal, pastikan bahan utamanya biji-bijian utuh dan kandungan gulanya rendah.
Baca Juga: 11 Obat Herbal Alami untuk Turunkan Gula Darah yang Tinggi
7. Oatmeal instan rasa
Oatmeal kaya serat dan nutrisi penting. Namun, oatmeal instan dengan rasa biasanya mengandung sekitar 8–12 g gula tambahan sebelum topping ditambahkan.
Pilih oatmeal tanpa rasa dan beri tambahan buah segar atau selai kacang tanpa pemanis.
8. Roti gandum utuh
Tidak sedikit roti gandum utuh yang mengandung hingga 5 g gula per irisan. Jika dimakan dalam bentuk sandwich, asupan gulanya bisa meningkat cukup tinggi.
Untungnya, tersedia banyak pilihan roti gandum dengan kandungan gula jauh lebih rendah.
9. Saus tomat
Saus tomat sering dipilih sebagai alternatif saus krim. Namun, banyak produk menambahkan gula untuk menyeimbangkan rasa asam, sehingga kandungan gulanya bisa mencapai 7 g per setengah cangkir. Membaca label gizi sangat dianjurkan.
Baca Juga: 7 Risiko Kesehatan Terlalu Banyak Konsumsi Gula yang Penting Diketahui
10. Susu nabati
Susu almond, oat, dan susu nabati lainnya sering dipilih sebagai pengganti susu sapi. Jika tidak berlabel tanpa pemanis, kandungan gulanya bisa mencapai 4–20 g per cangkir.
Untuk konsumsi harian, pilih varian tanpa pemanis atau rendah gula agar asupan gula tetap terkontrol.
Itulah beberapa makanan yang dikira sehat padahal tinggi gula. Semoga membantu.
Selanjutnya: Keuangan Pribadi Bocor? Hindari Defisit dengan 6 Trik Anggaran Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News