M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Gejala Mycoplasma Pneumonia Anak, Cermati Juga Cara Cegah Penularannya

10 Gejala Mycoplasma Pneumonia Anak, Cermati Juga Cara Cegah Penularannya
Reporter: Tiyas Widya Septiana  |  Editor: Tiyas Septiana


MOMSMONEY.ID -  Tiongkok diserang pneumonia misterius yang membuat banyak anak-anak dirawat di fasilitas kesehatan pada bulan Oktober-November tahun ini. 

Munculnya kasus pneumonia misterius ini tentu menjadi sorotan dunia, mengingat penyakit ini banyak menyerang anak-anak hingga membuat fasilitas kesehatan Tiongkok kewalahan. 

Meskipun kasusnya meningkat, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan otoritas Tiongkok menyebut, pemicunya bukan patogen baru. Salah satu pemicunya adalah mycoplasma atau mikoplasma. 

Baca Juga: 5 Jenis Sel Darah Putih, Ciri-Cirinya, dan Fungsi Penting Sel Darah Putih Buat Tubuh

Bersumber dari situs Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM SUrabaya), Mycoplasma pneumoniae adalah bakteri yang dapat menyebabkan penyakit dengan cara merusak lapisan sistem pernapasan seperti di tenggorokan, paru-paru, batang tenggorokan.

Gina Noor Djalilah Dosen Fakultas Kedokteran UM Surabaya dan juga Dokter Spesialis Anak mengatakan, pneumonia ini bisa menyerang semua usia akan tetapi akan sangat rawan terkena pada anak-anak dan lansia. 

Gina mengatakan, gejala Mycoplasma pneumoniae hampir sama dengan gejala pneumonia pada umumnya, dan ini bukan pneumonia baru. 

Mycoplasma pneumonia sudah terdeteksi ada sejak belasan tahun lalu di Tiongkok dan sudah banyak riset tentang pneumonia ini dalam kurun waktu tersebut. 

Hanya saja, disebabkan lonjakan kasus yang sangat tajam dengan durasi sakit yang lebih lama pada anak-anak membuat kasus ini mendapatkan perhatian khusus.

Gejala pneumonia anak

Gina menyebut, anak-anak di bawah usia 5 tahun yang terkena infeksi Mycoplasma pneumoniae memiliki gejala yang berbeda dengan anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa. 

Anak-anak kemungkinan mengalami gejala seperti flu di antaranya speerti: 

  • Demam
  • Batuk
  • Sesak
  • Bersin
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Sakit tenggorokan
  • Mata berair
  • Mengi
  • Muntah
  • Diare

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI, berikut ini beberapa tips pencegahan yang bisa dilakukan:

1. Memberi ASI eksklusif dan MPASI yang memadai. Pemberian asupan ASI dan MPASI yang cukup akan memberikan proteksi perlindungan alamiah pada bayi dalam hal gizi. MPASI atau makanan pendamping ASI dianjurkan untuk mulai diberikan sejak bayi berusia 6 bulan, sedangkan ASI dapat diberikan hingga usia 2 tahun 

2. Melengkapi imunisasi anak. Imunisasi yang lengkap menjadi salah satu cara mencegah pneumonia anak,. Selain itu imunisasi juga dapat mencegah berbagai penyakit lain seperti campak, batuk rejan, difteri, dan penyakit berat lainnya.

3. Mencuci tangan dengan sabun. Dengan mencuci tangan secara rutin, anak-anak bisa terlindungi dari berbagai penyakit serius, seperti pneumonia, diare, bahkan Covid-19. Cuci tangan yang rutin menjadi penting karena ada jutaan bakteri dan virus tak kasat mata yang bisa menempel di tangan.

Baca Juga: 4 Komponen Pembentuk Darah Manusia dan Fungsi Masing-Masing Komponen

4. Memakai masker saat ada di tempat umum. Masker sangat efektif untuk mencegah penularan pneumonia yang disebabkan oleh droplet pernafasan yang dihirup. Penggunaan masker yang benar juga diperlukan agar penularan pneumonia dapat dicegah terutama saat anak-anak berada di tempat umum.

5. Mengurangi polusi dalam rumah. Polusi udara juga bisa menjadi salah satu faktor risiko pneumonia pada anak. Jadi, polusi udara, termasuk yang ada di dalam rumah, sebaiknya dihindari. 

Gina mengimbau agar anak dijaga dari paparan oleh polusi udara, seperti asap rokok, karena dapat merusak saluran pernapasannya.

Anak-anak yang hidup bersama seorang perokok, meskipun tidak merokok langsung di depannya, tetap memiliki risiko untuk terkena penyakit yang berkaitan dengan saluran pernapasan.

“Itulah beberapa cara mencegah pneumonia anak yang direkomendasikan oleh IDAI. Dapat diketahui bahwa cara pencegahan penyakit ini cukup mudah, tetapi bisa jadi sulit jika tidak ada niat dan kerja sama yang baik antara orangtua dan anggota keluarga lainnya,”pungkas Gina. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bahaya Microsleep Saat Nyetir Kendaraan, Kenali Tandanya Sebelum Terlambat

Microsleep bisa terjadi tanpa disadari, memicu kecelakaan serius di jalan. Kenali tanda-tandanya seperti melamun atau kepala terkulai.

6 Tanda Usus Bermasalah yang Terlihat pada Tubuh

Tahukah ternyata ini, lho, beberapa tanda usus bermasalah yang terlihat pada tubuh. Perhatikan, ya!​

6 Tanda Terlalu Banyak Konsumsi Serat pada Tubuh

Ternyata ini, lho, beberapa tanda terlalu banyak konsumsi serat pada tubuh. Apa sajakah itu?          

5 Rekomendasi Makanan yang Bagus untuk Kesehatan Kulit

Intip beberapa rekomendasi makanan yang bagus untuk kesehatan kulit berikut ini, yuk!               

6 Rekomendasi Buah yang Bisa Bikin Umur Panjang

Ada beberapa rekomendasi buah yang bisa bikin umur panjang, lo. Yuk, intip selengkapnya di sini!     

VIDA Ajak Masyarakat Lapor Pajak Lebih Aman dan Nyaman via Coretax

Batas akhir lapor pajak sebentar lagi, VIDA ajak masyarakat lapor pajak lebih aman dan nyaman via Coretax.

BNI Sekuritas Tawarkan Investasi di Surat Berharga Negara Syariah SR024

Masa penawaran SR024 dibuka mulai 6 Maret hingga 15 April 2026 dengan kupon 5,5%-5,9%.                        

Ini 5 Jawara Kripto Top Gainers 24 Jam, Ada SIREN yang Naik Fantastis 100%

Pasar aset kripto menguat dalam 24 jam terakhir. Cek, aset kripto yang naik signifikan dan menghuni kripto top gainers!

Harga Emas Global Rebound Dua Hari, Ini Katalis Penyokongnya!

Sejak perang dimulai lebih dari tiga minggu lalu, harga emas sebagian besar bergerak sejalan dengan harga saham.

Prakiraan Cuaca Besok (26/3) di Jawa Tengah Hujan Sangat Lebat di Kabupaten Kota Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis 26 Maret 206 di Jawa Tengah dengan status Siaga hujan sangat lebat di kabupaten dan kota berikut ini.