MOMSMONEY.ID - Apa saja daftar minuman untuk dikonsumsi agar jantung tetap sehat, ya? Yuk, intip di sini!
Jantung merupakan organ vital yang bekerja tanpa henti untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Karena perannya sangat penting, menjaga kesehatan jantung perlu dilakukan sejak dini melalui pola hidup sehat, termasuk memperhatikan apa yang dikonsumsi setiap hari.
Tidak hanya makanan, pilihan minuman juga dapat memengaruhi kesehatan jantung. Beberapa jenis minuman mengandung nutrisi, antioksidan, vitamin, dan mineral yang membantu menjaga tekanan darah, mengontrol kadar kolesterol, hingga mendukung fungsi pembuluh darah tetap optimal.
Sebaliknya, konsumsi minuman tinggi gula dan lemak berlebihan justru dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Oleh sebab itu, memilih minuman yang lebih sehat bisa menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Biji-bijian untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Usus
Melansir dari laman Verywell Health, berikut daftar minuman untuk dikonsumsi agar jantung tetap sehat:
1. Teh
Teh kaya akan senyawa seperti katekin dan polifenol yang baik untuk melawan peradangan. Dalam sebuah penelitian besar terhadap lebih dari 80 ribu orang selama enam tahun, ditemukan bahwa mereka yang rutin minum teh lebih dari sekali sebulan mengalami perlambatan penurunan kolesterol baik atau HDL terkait usia hingga satu persen per tahun dibandingkan dengan yang jarang minum teh.
Para peneliti memperkirakan hal ini dapat menurunkan risiko penyakit jantung sekitar delapan persen. Meski begitu, mereka menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memastikan hubungan ini.
2. Teh Matcha
Matcha adalah bubuk teh hijau asal Jepang yang juga bermanfaat untuk jantung. Dalam sebuah ulasan, konsumsi teh hijau terbukti mengurangi risiko penyakit jantung koroner pada pria, sementara minum lebih dari tiga cangkir per hari dapat menurunkan risiko pada wanita.
Teh hijau juga membantu menurunkan kolesterol serta menekan tekanan darah, terutama tekanan darah diastolik. Ada juga penelitian yang menunjukkan teh hijau bisa memberi penurunan kecil pada tekanan darah, meski belum jelas apakah berpengaruh pada detak jantung.
3. Teh kembang sepatu
Selain rasanya yang segar dan sedikit asam, teh kembang sepatu telah lama digunakan sebagai obat alami. Penelitian modern menemukan bahwa minuman ini dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi dengan melancarkan aliran darah. Teh ini juga dapat mengurangi peradangan dan membantu menurunkan detak jantung.
4. Jus tomat
Penelitian observasional di Jepang menemukan bahwa minum satu cangkir jus tomat tawar setiap hari dapat memberi manfaat pada kesehatan jantung. Hasil studi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik serta penurunan kadar kolesterol jahat LDL sekitar tiga persen.
Namun, belum ada bukti kuat bahwa jus tomat berpengaruh pada detak jantung. Penting untuk memilih jus tomat tanpa tambahan garam karena natrium berlebih justru bisa memicu tekanan darah tinggi.
5. Kakao
Kakao dalam bentuk murni ternyata tidak hanya lezat tetapi juga baik untuk jantung. Sebuah penelitian di Denmark menemukan bahwa konsumsi kakao atau makanan berbahan dasar kakao sebanyak satu hingga tiga kali per bulan berkaitan dengan penurunan risiko fibrilasi atrium atau gangguan irama jantung hingga sepuluh persen.
Baca Juga: 3 Manfaat Makan Jamur Lebih Banyak yang Bagus untuk Kesehatan Jantung
6. Jus berry
Buah beri seperti blueberry, stroberi, raspberry, dan blackberry kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat oksidasi. Penelitian kecil menunjukkan bahwa konsumsi blueberry sekitar satu cangkir per hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik sekaligus meningkatkan fungsi pembuluh darah.
Meski demikian, belum ada bukti kuat bahwa berry berpengaruh pada detak jantung. Untuk manfaat maksimal, pilihlah jus berry segar tanpa tambahan gula.
7. Jus bit
Bit mengandung nitrat alami yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi jantung. Sebuah studi kecil menemukan bahwa konsumsi jus bit kaya nitrat secara singkat mampu menurunkan tekanan darah sistolik pada orang muda maupun lansia. Penurunan tekanan darah diastolik bahkan lebih besar pada kelompok usia lanjut.
8. Jus prune
Jus prune berasal dari buah plum kering yang kaya kalium. Mineral ini berperan penting dalam menjaga detak jantung tetap stabil sekaligus menyeimbangkan efek negatif natrium terhadap tekanan darah.
Penelitian menemukan bahwa konsumsi rutin 50 hingga 100 gram buah plum kering per hari dapat membantu menurunkan peradangan, kolesterol total, dan stres oksidatif, khususnya pada wanita pascamenopause.
9. Air jeruk
Menambahkan potongan jeruk ke dalam air minum bisa menjadi cara sederhana untuk meningkatkan asupan vitamin dan flavonoid.
Kedua zat ini bermanfaat dalam menurunkan kolesterol, memperbaiki tekanan darah, serta melindungi jantung dari kerusakan. Dengan cara ini, hidrasi Anda menjadi lebih sehat sekaligus memberi manfaat tambahan bagi jantung.
10. Air putih
Asupan air yang cukup penting agar tubuh tetap terhidrasi. Saat dehidrasi, jantung harus bekerja lebih keras sehingga detaknya menjadi lebih cepat.
Studi menunjukkan bahwa minum sekitar 335 mililiter air dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung dalam jangka waktu singkat, meskipun efeknya tidak berlangsung lama.
Baca Juga: 5 Menu Makan Siang Diet Mediterania yang Bagus untuk Jantung
Itulah daftar minuman untuk dikonsumsi agar jantung tetap sehat. Berdasarkan penelitian, beberapa minuman seperti teh, matcha, kembang sepatu, jus tomat, kakao, jus berry, jus bit, jus prune, air jeruk, dan air putih dapat memberi manfaat nyata untuk kesehatan jantung.
Masing-masing memiliki peran mulai dari menurunkan tekanan darah, menekan kolesterol, hingga menjaga fungsi pembuluh darah. Dengan memilih minuman yang tepat, Anda dapat membantu jantung tetap kuat dan sehat dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News