M O M S M O N E Y I D
AturUang

Yuk, Mengenal Lebih Dalam Asuransi Umum Syariah

Yuk, Mengenal Lebih Dalam Asuransi Umum Syariah
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Yuk, mengenal lebih dalam tentang asuransi umum syariah dari  PT Sompo Insurance Indonesia.

Perlindungan terhadap risiko menjadi hal penting bagi setiap orang maupun pelaku usaha di tengah kehidupan modern yang penuh ketidakpastian.

Salah satu upaya mengurangi risiko dan dampak dari ketidakpastian itu adalah dengan asuransi, tak terkecuali asuransi umum syariah. 

Berbeda dengan asuransi sistem konvensional, Bambang Haryanto VP Sharia Business Development & Sales PT Sompo Insurance Indonesia, mengatakan, asuransi berbasis syariah berprinsip pada tolong menolong (ta'awun) dan berbagi risiko (risk sharing) sesuai dengan nilai-nilai syariah.

Di Indonesia, umat Muslim yang mencapai 229,62 juta jiwa atau 87% dari total populasi menjadikan asuransi umum syariah semakin dikenal luas oleh masyarakat.

Tak heran, pangsa pasarnya terus bertumbuh dari tahun-tahun. Hingga kuartal I 2025, kontribusi premi asuransi syariah mencapai 8,45% dari total premi industri asuransi.

Asuransi umum syariah tidak semata-mata memberikan perlindungan finansial, tetapi juga diyakini menumbuhkan semangat kebersamaan dan keadilan di antara para pesertanya.

Oleh karenanya, penting bagi kita mengenal lebih dalam konsep, prinsip, dan manfaat asuransi umum syariah dalam mengelola risiko dengan cara-cara beretika dan penuh berkah.

Baca Juga: Ini Manfaat Maqasid Syariah pada Perlindungan Asuransi

Bebas dari maysir, gharar, dan riba

Dalam pandangan syariah, praktik asuransi memiliki landasan kuat sebagaimana diatur dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) Nomor 21 Tahun 2021 dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. 

Berdasarkan ketentuan tersebut, asuransi syariah dipahami sebagai kumpulan perjanjian yang dilandasi semangat tolong-menolong (ta'awun) di antara para peserta atau pemegang polis dalam memberikan perlindungan terhadap aset dan menghadapi risiko.

Risiko yang muncul kemudian dikelola oleh perusahaan asuransi berdasarkan prinsip-prinsip syariah.

Secara sederhana, dapat dikatakan bahwa asuransi syariah merupakan penyempurnaan dari sistem asuransi konvensional.

Sebab, meskipun asuransi konvensional memiliki tujuan yang baik, dalam praktiknya masih terdapat unsur-unsur yang tidak sesuai dengan prinsip syariah, seperti maysir (unsur perjudian), gharar (ketidakjelasan), dan riba (pengambilan keuntungan yang bukan haknya).

"Nah, dengan sistem syariah, asuransi dapat menghindari setidaknya ketiga unsur tersebut untuk menerapkan prinsip bisnis yang adil, transparansi, serta kebersamaan antara peserta dan pengelola asuransi," kata Bambang dalam keterangan tertulis, Senin (24/11). 

Baca Juga: Yuk, Simak Manfaat dan Peluang Asuransi Syariah di Indonesia

Bukan transfer risiko, tapi berbagi risiko

Dalam asuransi konvensional, hubungan antara perusahaan asuransi dan peserta didasarkan pada akad jual beli risiko (risk transfer). Peserta seolah-olah "menjual: risikonya kepada perusahaan asuransi, lalu perusahaan asuransi yang menanggung risiko tersebut. 

Berbeda halnya dengan asuransi syariah, di mana akad yang digunakan adalah ta'awun. Dalam hal ini, perusahaan asuransi dan peserta atau pemegang polis bekerja sama saling membantu ketika terjadi risiko atau musibah.

Ini artinya, risiko tidak diperjual-belikan, melainkan dibagi bersama (risk sharing) antar peserta.

Prinsip tolong menolong untuk kebaikan bersama ini sesuai dengan Surat Al-Ma'idah ayat 2 yang berbunyi: Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.

Pengelola dana tabarru'

Prinsip berbagi risiko (risk sharing) dalam asuransi syariah dimulai ketika peserta atau pemegang polis membayarkan kontribusi (premi).

Sebagian dari kontribusi tersebut dimasukkan dalam dana tabarru' atau dana bersama yang dikelola oleh perusahaan asuransi untuk digunakan membantu peserta yang mengalami musibah.

Sekali lagi, dana ini bukan lah dana milik perusahaan asuransi, melainkan milik peserta yang dikelola oleh perusahaan asuransi.

Apabila peserta mengalami musibah, maka dana tabarru' akan digunakan untuk memberikan bantuan. Di sinilah wujud nyata prinsip tolong menolong dan berbagi risiko dalam asuransi syariah berdasarkan kebersamaan dan keadilan sesuai syariat Islam.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Krusial yang Wajib Moms Tahu saat Ajukan Asuransi Syariah

Siapa yang bisa mengoptimalkan asuransi syariah?

Kendati prinsipnya berlandaskan syariat Islam, asuransi syariah berlaku universal. Artinya, peserta atau pemegang polis tidak harus beragama Islam.

Umat non-Muslim diperkenankan menjadi peserta atau pemegang polis asuransi syariah karena nilai-nilai yang dibawanya pun bersifat universal, seperti keadilan, tolong-menolong, dan transparan.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memiliki asuransi syariah? Tentu, ketika peserta atau pemegang polis sudah memiliki tanggungan, aset, atau kepentingan yang perlu dilindungi. Misalnya, sudah bekerja, berkeluarga, memiliki rumah dan kendaraan bermotor, atau menjalankan usaha.

Dengan memiliki asuransi syariah, peserta dapat hidup lebih tenang karena perlindungan finansial yang menjamin nilai kebersamaan dan keadilan.

Tips memilih asuransi syariah

Sebelum memutuskan membeli asuransi syariah, pertama, pahami dulu yang menjadi kebutuhan Anda. Tentukan aset atau hal yang perlu dilindungi, seperti kesehatan atau usaha.

Kedua, sesuai dengan anggaran yang tersedia dalam memilih kontribusi (premi) tanpa mengesampingkan kebutuhan lainnya.

Ketiga, pilih perusahaan asuransi dengan reputasi baik dan produk yang sesuai dengan prinsip syariah.

Keempat, pahami manfaat yang ditanggung dan tidak, serta ketentuannya dalam mengajukan klaim dan menghitung kontribusi (premi).

Kelima, kaji ulang polis Anda secara berkala. Periksa kembali manfaat polis setiap tahun agar perlindungan tetap sesuai kebutuhan.

Yang tidak kalah penting, bacalah polis dengan cermat agar Anda benar-benar memahami hak dan kewajiban sebagai peserta atau pemegang polis asuransi syariah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Orang Mudah Marah Tanda Punya Aura Negatif, Cek Tanda Lainnya di Sini

Ada beberapa tanda maupun ciri yang menunjukkan seseorang memiliki energi atau aura negatif. Salah satunya mudah marah.

Simak Rekomendasi Saham Hari Ini dari Sinarmas Sekuritas, Ada MDKA dan MEDC

Simak rekomendasi saham hari ini, Rabu, 5 Agustus 2026, dari Sinarmas Sekuritas. ​Ada saham MDKA, MEDC, dan INCO.

Hemat Jutaan, Honor Pad X9 Max Bawa Baterai Titan 10.100 mAh & Layar 13 Inci

Baterai raksasa 10.100 mAh Honor Pad X9 Max sanggup menyala hingga belasan jam pemutaran video. Pelajari daya tahan penuhnya.

IHSG Kembali Ke Jalur Penguatan, Ini Rekomendasi Saham dari Mirae Sekuritas (5/8)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali berada di jalur hijau pada perdagangan hari ini, Rabu, 5 Agustus 2026.

Update Harga Emas Pegadaian Rabu (5/8): Galeri24 Turun Rp 7.000, UBS Susut Rp 8.000

Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian hari ini kompak turun pada Rabu (5/8). Cek harga terbaru semua ukurannya.

25 Ucapan Selamat Hari Dharma Wanita Nasional 2026 Singkat untuk Caption Sosmed

Ucapan selamat Hari Dharma Wanita Nasional 2026 ini cocok untuk Anda jadikan sebagai caption di media sosial.

6 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Cegah Batu Ginjal

Siapkan di rumah setiap hari, ketahui apa saja manfaat jeruk nipis yang baik untuk tubuh berikut ini.

Apa Saja Keuntungan Pakai Clay Mask? Salah Satunya Bikin Pori-Pori Bersih

Jika ingin mendapatkan kulit yang mulus dan pori-pori bersih, simak manfaat menggunakan clay mask berikut ini.​  

Promo Wingstop Flavor Box Spesial HUT RI 2026, Cek Menu dan Harga Hematnya

Intip pilihan paket promo Wingstop Flavor Box bulan kemerdekaan. Tersedia varian Ala Carte hingga Combo hemat yang berlaku sampai 23 Agustus 2026.

Anti Kelaparan! Ini 9 Makanan Rendah Kalori yang Bikin Anda Kenyang Lebih Lama

Jangan takut lemas saat diet. Temukan deretan makanan rendah kalori yang kaya serat dan protein untuk bantu menahan lapar tanpa bikin bosan.