M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspadai Speech Delay Pada Anak, Ini Hal yang Harus Diketahui Orang Tua

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa hal yang harus diketahui oleh orang tua tentang speech delay pada anak yang perlu diwaspadai juga.

Belum bisa bicara sampai usia 2 tahun bisa menandakan anak mengalami speech delay.

Kondisi ini bisa ditangani dengan terapi wicara atau bantuan stimulasi dari orang tua. Speech delay pada anak bisa disebabkan oleh banyak faktor.

Beberapa di antaranya adalah gangguan pendengaran, kelainan perkembangan bicara, disabilitas intelektual, atau minimnya stimulasi dari orangtua. 

Untuk memastikan apa penyebabnya, orangtua memang perlu memeriksakan anak ke dokter sesegera mungkin, setelah dicurigai mengalami speech delay. 

Dilansir dari Kids Health, inilah beberapa kondisi speech delay bila Si Kecil menunjukkan beberapa tanda berikut ini: 

Baca Juga: Apa Itu Overfeeding pada Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya Moms

1. Jarang mencoba berbicara atau meniru perkataan orang lain 

2. Tidak bereaksi saat dipanggil 

3. Menghindari kontak mata saat diajak berbicara 

4. Kesulitan menyebutkan benda-benda di rumah 

5. Belum bisa merangkai dua atau tiga kata 

6. Tidak bisa mengikuti petunjuk sederhana 

7. Memilih menunjukkan gestur tubuh daripada berbicara saat meminta sesuatu 

Selain menjalani terapi wicara, Anda bisa membantu menstimulasi kemampuan bicara Si Kecil.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menstimulasi perkembangan berbicara Si Kecil antara lain: 

1. Sering mengajak anak bicara

Cara menstimulasi anak dengan speech delay yang paling mudah dilakukan adalah melibatkannya pada setiap percakapan.

Bahkan, Anda disarankan untuk berbicara langsung kepadanya, meski hanya untuk menceritakan apa yang sedang Anda lakukan. 

2. Tanggapi perkataannya dan perbaiki

Jika anak mengatakan sesuatu dan kurang tepat artinya, jangan buru-buru untuk menyanggahnya.

Anda sebaiknya menanggapi perkataanya dengan penggunaan kata atau kalimat yang tepat. 

3. Bantu anak memahami nama-nama benda

Saat menginginkan sesuatu, anak yang mengalami speech delay mungkin hanya akan menunjuk benda tersebut alih-alih mengucapkan kalimat permintaan.

Dalam kondisi ini, Anda bisa membantunya memahami nama-nama benda tersebut. 

4. Membacakan cerita untuk anak

Membacakan buku cerita untuk anak sejak dini bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan bicaranya.

Dengan mendengarkan, anak bisa belajar memahami nama-nama benda atau cerita pada buku. 

Baca Juga: Moms Wajib Tahu, Ini Penjelasan Kenapa Feses Bayi Berwarna Merah

5. Batasi penggunaan gawai

Sebuah studi yang dilakukan pada anak berusia 18 bulan yang lebih banyak bermain gawai menunjukkan bahwa kebiasaan tersebut berkaitan dengan speech delay. 

Jika Anda khawatir dengan perkembangan bicara anak yang mungkin terlambat, atau bahkan sudah muncul tanda-tanda yang perlu diwaspadai mengarah ke speech delay.

Sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk memastikan kondisi anak dan mengusahakan penanganan yang sesuai.

Itulah beberapa hal yang harus diketahui oleh orang tua tentang speech delay pada anak yang perlu diwaspadai juga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Asisten Perjalanan AI Jojo the Rabit Bantu Pilih Paket Konektivitas Untuk Liburan

RoaminRabbit baru saja memperkenalkan Jojo the Rabbit, asisten virtual berbasis AI yang membantu wisatawan menemukan paket eSIM sesuai kebutuhan.

Berikut Kebiasaan Cara Bayar Masyarakat Indonesia, QRIS Paling Sering Digunakan

Laporan dari Xendit menunjukkan bahwa alasan utama konsumen membatalkan pembelian adalah tidak tersedianya metode pembayaran yang mereka inginkan.

Udara Kabur Mendominasi Sumatera Selatan Besok (21/10), Suhu Tertinggi Capai 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Selatan besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu tertinggi mencapai 37 derajat Celsius. Cek selengkapnya!

Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Bali Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Bali cerah hingga cerah berawan pada Rabu (21/10). Suhu tertinggi mencapai 33 derajat Celsius.

Sumatera Barat Didominasi Udara Kabur Besok (21/10), Simak Prakiraan Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Barat besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu udara berkisar 17–31 derajat Celsius. Cek prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (21/10)

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Sumatera Utara diguyur hujan ringan besok (21/10). Suhu udara mencapai 33 derajat Celsius.

Gunungkidul hingga Sleman Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca Yogyakarta besok (21/10) didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C. 

Prakiraan Cuaca Besok di Jawa Barat Mayoritas Cerah, Cek Selengkapnya

Cuaca Jawa Barat pada Rabu (21/10) didominasi cerah, sedangkan pada Kamis (22/10) didominasi berawan.

IHSG Selasa (20/10) Rebound 5,6%, Cek Saham Penghuni Top Gainers

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 282,28 poin atawa 5,65% ke level 5.278. Saham BBCA naik 7%.

Harga Buyback Emas Terkini, HRTA Turun Rp 20.000, Antam Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini, Selasa (20/10), turun pada seluruh produk yang dipantau. HRTA mencatat penurunan terbesar.