M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Waspada! Inilah Tanda-Tanda Umum dari Toxic Relationship

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Hubungan atau relationship terbagi menjadi dua kategori yakni hubungan yang positif atau sehat dan hubungan yang negatif atau tidak sehat.

Menjadi idaman bagi banyak orang, suatu hubungan dapat dikatakan sehat jika masing-masing pasangan saling mendukung, menunjukkan empati dan kasih sayang, serta bersedia untuk memberi dan menerima. Meskipun tidak selalu sempurna, namun hubungan yang sehat selalu menuntut pasangan untuk bisa menyelesaikan perbedaan pendapat dengan cara yang saling memuaskan dan tidak memaksakan kehendak atau keinginan pada pihak lain.

Sebaliknya, hubungan yang tidak sehat sering dianggap beracun (toxic relationship) karena dapat merugikan secara emosional dan terkadang membahayakan secara fisik bagi salah satu pihak yang dianggap sebagai korban. Dipopulerkan pertama kali oleh Lillian Glass pada tahun 1995 dalam bukunya yang berjudul Toxic People, istilah toxic relationship digunakan untuk menunjukkan hubungan yang dibangun di atas konflik, persaingan, dan kebutuhan satu orang untuk mengendalikan orang lain.

Baca Juga: Simak, 5 Peran Penting Probiotik dalam Produk Skincare!

Moms, supaya Anda tidak terjebak dalam suatu hubungan yang beracun, inilah tanda-tanda dari toxic relationship yang umum terlihat dan patut Anda waspadai sebagaimana dilansir dari Psychology Today.

1. Suka mengisolasi pasangan

Orang yang tergolong toxic selalu berusaha untuk mengisolasi pasangannya dari keluarga maupun teman-teman si pasangan.

Hal ini mereka lakukan untuk membatasi dukungan dan meningkatkan ketergantungan pada hubungan.

2. Tidak mau bertanggung jawab

Orang yang toxic cenderung tidak memiliki rasa tanggung jawab pribadi atas hal-hal dan peristiwa negatif dalam suatu hubungan.

Jika pasangan Anda bersedia untuk bertanggung jawab penuh atas semua hal yang baik namun enggan bertanggung jawab atas sesuatu yang buruk atau tidak menyenangkan, maka Anda perlu waspada karena kemungkinan besar Anda sedang berada di dalam toxic relationship.

3. Dipenuhi kecemburuan dan ketidakjujuran

Orang yang toxic sering kali menuduh pasangannya menggoda, berkencan, atau bahkan memiliki hubungan seksual dengan orang lain di luar hubungan.

Pada saat yang sama, orang-orang yang beracun dan suka mengontrol dapat secara aktif dan terbuka untuk terlibat dalam perilaku yang sama dengan yang mereka tuduhkan kepada pasangannya.

4. Suka melakukan penyangkalan

Orang yang toxic tidak dapat atau tidak mau melihat dampak dari perbuatan yang mereka lakukan terhadap pasangannya.

Alih-alih mengakuinya, pasangan yang toxic lebih memilih untuk menyangkal kesalahannya, menyoroti orang lain, memanipulasi peristiwa, atau mencoba menciptakan kembali sejarah guna menempatkan diri mereka ke posisi terbaiknya.

5. Rela memberikan segalanya tanpa tahu batasan

Meskipun penting untuk bersedia memberi dan menerima, berkompromi, atau bahkan melakukan apapun yang diinginkan pasangan, namun hal tersebut akan menjadi sesuatu yang beracun jika dilakukan secara terus-menerus dalam segala hal tanpa memedulikan batasan yang semestinya.

Apabila Anda merasa bahwa Anda tidak ragu untuk memberikan segalanya kepada pasangan bahkan dalam hal-hal yang dianggap tidak pantas secara pribadi, moral, atau etis hanya demi menyenangkan pasangan Anda, maka dapat disimpulkan bahwa Anda sedang berada di dalam toxic relationship.

6. Suka mengendalikan

Ketidaksepakatan dan argumen memanglah hal yang umum bagi orang-orang yang sedang menjalin hubungan.

Kendati begitu, hubungan yang mulanya sehat akan perlahan berubah menjadi toxic relationship jika hubungan tersebut secara konsisten dibombardir dengan argumen dan negativitas. Saat ada salah satu pihak dalam sebuah hubungan yang menempatkan dirinya sebagai pengendali, selalu mencaci, meremehkan, merendahkan, atau bahkan mengkritik upaya pihak lain untuk melakukan sesuatu yang positif dan mandiri, maka tidak dapat disangkal lagi bahwa pihak tersebut dan hubungan yang sedang berlangsung tergolong toxic relationship.

Setelah mengetahui tanda-tanda dari toxic relationship, satu-satunya cara terbaik yang harus Anda lakukan adalah mengakhirinya dengan tegas dan segera. Kemudian, Anda bisa melakukan hal-hal berikut ini untuk membantu memulihkan diri Anda dari hubungan yang beracun:

  • Self-care. Temukanlah waktu untuk melakukan perawatan diri dan belajar untuk peduli pada diri sendiri. Hal ini merupakan langkah penting untuk menyembuhkan dan menyeimbangkan kembali prioritas Anda. Anda dapat melakukan hobi yang sudah lama tidak Anda lakukan selama berada di dalam toxic relationship atau mencari hal-hal baru yang penuh tantangan.
  • Reconnect. Membangun kembali ikatan yang akrab dengan keluarga, teman, atau orang lain yang mencintai dan peduli kepada Anda akan membantu menyelaraskan penyembuhan emosional Anda melalui hubungan yang positif dengan orang-orang terpercaya.
  • Terapi. Jika toxic relationship yang Anda jalani sebelumnya berhasil memicu trauma dalam diri Anda, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan terapi. Terapi berperan penting dalam memahami dinamika hubungan yang destruktif dari pasangan yang beracun. Selain itu, terapi juga membantu membangun kepercayaan diri dan harga diri yang diperlukan untuk mempersiapkan hubungan baru yang sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

9 Rekomendasi Makanan yang Bisa Memperpanjang Umur Wanita

Ini dia rekomendasi makanan yang bisa memperpanjang umur wanita. Apa sajakah itu? Cek di sini, yuk!​  

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Stabilkan Kadar Gula Darah Anda

Ternyata ini beberapa kebiasaan sederhana yang bisa stabilkan kadar gula darah Anda. Mau coba terapkan?

9 Tanda Olahraga Berlebihan yang Terasa pada Tubuh

Ini dia beberapa tanda olahraga berlebihan yang terasa pada tubuh. Kira-kira apa sajakah itu?              

5 Manfaat Morning Sex yang Bikin Semangat Seharian dan Tidur Lebih Nyenyak

Inilah 5 manfaat morning sex yang sayang untuk dilewatkan oleh para pasutri. Simak sampai akhir, Moms.  

5 Cara Konsumsi Kurma yang Paling Sehat untuk Kontrol Gula Darah

Intip beberapa cara konsumsi kurma yang paling sehat untuk kontrol gula darah berikut ini, yuk!            

Ternyata Ini 11 Penyebab Lutut Terasa Nyeri Setelah Berolahraga

Ada beberapa penyebab lutut terasa nyeri setelah berolahraga, lho. Mari simak pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Menurunkan Gula Darah di Pagi Hari Setelah Bangun Tidur, Yuk Biasakan!

Ada 3 cara menurunkan gula darah di pagi hari setelah bangun tidur. Sayang untuk dilewatkan, simak informasinya sampai akhir.  

Ada yang Baru di Starbucks, Minuman Berprotein hingga Football Bearista Cup

Starbucks Euforia Piala Dunia meramaikan momen ini lewat menu baru, merchandise sepak bola, hingga gerai Reserve terbaru ​  

Peta Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Kanada dan Portugal Selangkah Lagi

Tujuh tim sudah lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026. Simak peluang Korea Selatan, Kanada, Portugal, dan tim lain jelang laga penentu.

Prediksi Swiss vs Kanada: Duel Sengit Penentu Juara Grup B Piala Dunia 2026

Prediksi Swiss vs Kanada lengkap dengan jadwal tayang, susunan pemain, dan prediksi skor laga penentu Grup B Piala Dunia 2026.