M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspada! Begini Ciri-Ciri Terkena Asam Urat

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Biasanya sebabkan rasa sakit yang tak tertahankan, seperti apa sih ciri-ciri terkena asam urat itu?

Asam urat adalah kondisi yang disebabkan oleh penumpukan kristal urat di dalam sendi, yang berasal dari metabolisme purin yang berlebihan dalam tubuh.

Ini sering dikaitkan dengan konsumsi makanan tinggi purin seperti daging merah, seafood, dan alkohol. Namun, seperti apa ciri-ciri terkena asam urat?

Asam urat yang tinggi dapat menyebabkan serangan gout, suatu kondisi yang menyakitkan dan dapat mengganggu kualitas hidup. Mengetahui ciri-ciri terkena asam urat penting untuk deteksi dini dan pengelolaan yang efektif.

Berikut Momsmoney uraikan ciri-ciri terkena asam urat yang perlu Anda ketahui, melansir dari laman Kemenkes dan Alodokter:

1. Nyeri sendi yang tiba-tiba dan sangat sakit

Gejala paling khas dari asam urat adalah nyeri mendadak pada sendi yang terasa sangat hebat. Sendi, terutama di jempol kaki, dapat menjadi sangat sensitif bahkan terhadap sentuhan ringan.

Baca Juga: 10 Makanan Penurun Asam Urat yang Ampuh, Ada Alpukat hingga Brokoli

2. Peradangan cepat dan intens

Dalam beberapa jam, nyeri bisa berkembang disertai dengan pembengkakan dan panas pada area sendi yang terkena. Kulit di atas sendi tersebut juga dapat berubah menjadi merah, menandakan inflamasi yang signifikan.

3. Terbatasnya gerak sendi

Penderita asam urat sering mengalami kesulitan bergerak terutama saat serangan gout terjadi. Pembengkakan dan rasa nyeri yang intens dapat membuat gerakan menjadi sangat terbatas.

Baca Juga: Gejalanya Bikin Tidak Nyaman, Bolehkah Asam Urat Dipijat Sebenarnya?

4. Benjolan di sekitar sendi

Dalam beberapa kasus, kristal urat dapat menumpuk di bawah kulit di sekitar sendi, membentuk benjolan yang disebut tophi. Tophi ini biasanya tidak sakit, tetapi bisa menjadi sangat keras dan menyebabkan kerusakan pada sendi dan tulang di sekitarnya.

5. Perubahan pada kulit

Setelah gejala akut mereda, mungkin terjadi perubahan pada kulit di sekitar sendi yang terkena. Kulit bisa tampak bersisik, terkelupas, dan gatal, sebagai bagian dari proses penyembuhan atau reaksi terhadap inflamasi yang parah.

Baca Juga: Makanan Ini Bisa Menurunkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat, Konsumsi yuk!

Itulah ciri-ciri terkena asam urat yang penting untuk Anda ketahui. Meskipun gejala-gejala akut mungkin mereda sendiri, penting untuk menjalani pengobatan untuk mengelola kadar asam urat dan mencegah kekambuhan.

Tanpa pengelolaan yang tepat, asam urat dapat menyebabkan serangan berulang dengan intensitas yang lebih tinggi dan kemungkinan kerusakan jangka panjang pada sendi.

Pengobatan asam urat biasanya melibatkan pemberian obat-obatan yang ditujukan untuk mengatasi rasa sakit serta mencegah serangan asam urat di masa yang akan datang.

Dosis dan jenis obat yang diresepkan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi individu tersebut. Selain terapi medikasi, dokter juga sering menyarankan perubahan gaya hidup untuk membantu mengelola gejala dan mengurangi risiko serangan asam urat di masa depan.

Beberapa rekomendasi perubahan gaya hidup yang umum adalah sebagai berikut:

1. Mengurangi konsumsi alkohol

Alkohol dapat meningkatkan produksi asam urat dan menghambat kemampuan tubuh untuk mengeluarkannya, sehingga mengurangi konsumsi alkohol sangat dianjurkan.

Baca Juga: Intip Khasiat Jus Timun untuk Kesehatan, Baik untuk Pencernaan Lo

2. Menurunkan berat badan

Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko terkena asam urat, sehingga menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi tekanan pada sendi dan mengurangi risiko serangan asam urat.

3. Berhenti merokok

Merokok diketahui memperburuk banyak kondisi kesehatan, termasuk asam urat. Berhenti merokok dapat membantu meningkatkan kesehatan umum dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan asam urat.

Baca Juga: Cek Asam Urat Apakah Harus Puasa? Jawabannya Ada di Sini!

4. Meningkatkan asupan air

Minum cukup air setiap hari sangat penting untuk mendukung fungsi ginjal yang optimal dan mencegah dehidrasi, yang dapat memperburuk kondisi asam urat.

5. Berolahraga secara rutin

Menjaga aktivitas fisik secara teratur dapat membantu mempertahankan berat badan yang sehat. Memiliki berat badan berlebih dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh dan menambah tekanan pada sendi yang terkena.

Baca Juga: Ubah Pola Makan, Ini 9 Cara Jitu Menyembuhkan Asam Urat Tanpa Obat

6. Menghindari penggunaan obat tertentu

Beberapa obat seperti diuretik dan imunosupresan dapat meningkatkan kadar asam urat. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter tentang penggunaan obat yang aman jika Anda berisiko atau sudah menderita asam urat.

7. Mengurangi asupan makanan tinggi purin

Penting untuk membatasi konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi seperti daging merah, makanan laut, minuman beralkohol, dan makanan serta minuman yang mengandung fruktosa tinggi.

Baca Juga: Macam-Macam Makanan Tinggi Purin Ini, Penderita Asam Urat Wajib Hindari!

8. Mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan

Makanan yang kaya antioksidan seperti sayuran dan buah-buahan dapat membantu mengurangi peradangan dan mendukung pengelolaan asam urat dengan lebih baik.

Penerapan perubahan-perubahan ini, bersama dengan pengobatan yang sesuai, dapat sangat membantu dalam mengelola asam urat dan mencegah serangan berulang. Demikianlah pembahasan terkait ciri-ciri terkena asam urat.

Selalu konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan saran yang paling sesuai dengan kebutuhan kesehatan Anda. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.   

Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah, Intip Cuaca Bali Besok (22/10)

Cuaca Bali besok diprakirakan cerah di sebagian besar wilayah. Suhu di Denpasar bisa mencapai 34°C, sedangkan Bangli lebih sejuk.

Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (22/10)

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Sumatera Utara diguyur hujan ringan hingga sedang pada Kamis (22/10). Cek suhu di daerah Anda!

Waspada Udara Kabur di Wilayah Ini, Cek Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 37°C.

Ramalan Shio Besok Kamis 22 Oktober 2026, Keputusan Harus Berjalan Simbang

Cek ramalan shio besok Kamis 22 Oktober 2026 untuk 12 shio, mulai dari peluang karier, keuangan, percintaan, hingga kesehatan harian.

4 Jenis Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Malam Hari, Bikin Susah Tidur

Memilih waktu yang tepat untuk minum suplemen sangat krusial. Berikut adalah 4 jenis suplemen yang tidak boleh dikonsumsi malam hari.