M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspada, 4 Penyebab hingga Bahaya Kebanyakan Tidur atau Hipersomnia

Waspada, 4 Penyebab hingga Bahaya Kebanyakan Tidur atau Hipersomnia
Reporter: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID. Inilah bahaya kebanyakan tidur lebih dari 8 jam per hari. Kenali penyebab bahaya kebanyakan tidur atau hipersomnia.

Kondisi tidur berlebihan atau hipersomnia tanpa disadari merupakan salah satu gangguan kesehatan.

Kebanyakan tidur merujuk pada kondisi di mana seseorang merasa sangat mengantuk dan tidur dalam jumlah waktu yang lebih lama dari biasanya.

Orang dengan hipersomnia mungkin tidur selama periode yang lebih panjang pada malam hari.

Tidak hanya malam, penderita juga merasa tertidur selama siang hari, bahkan setelah tidur yang cukup pada malam sebelumnya.

Ada beberapa gejala yang bisa timbul pada penderita hipersomnia yang dapat dideteksi sejak awal.

Baca Juga: Coba Teknik Mouth Taping, Solusi Atasi Gangguan Tidur dan Ngorok

Kebanyakan tidur
Kebanyakan tidur

Gejala kebanyakam tidur

Beberapa gejala kebanyakan tidur atau hipersomnia meliputi:

  • Tidur yang Berlebihan: Seseorang dengan hipersomnia mungkin tidur lebih dari 10 jam per hari.
  • Sulit Bangun: Meskipun tidur cukup lama, orang dengan hipersomnia sering kali masih merasa sangat mengantuk dan sulit untuk bangun dan beraktivitas.
  • Kesulitan Memusatkan Perhatian: Kebanyakan tidur dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi dan memusatkan perhatian.
  • Gangguan Kognitif: Hipersomnia juga dapat menyebabkan gangguan kognitif seperti perubahan mood, masalah memori, dan kesulitan dalam membuat keputusan.
  • Masalah Emosional: Kondisi ini dapat berkontribusi pada masalah emosional seperti depresi atau kecemasan.

Kebanyakan tidur dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk masalah medis, pola tidur yang tidak teratur, gangguan tidur.

Baca Juga: 6 Efek Samping Terlalu Sering Minum Kopi, Bukan Cuma Bikin Ketagihan

Penyebab kebanyakan tidur

Berikut ini beberapa penyebab tidur berlebihan atau hipersomnia, dilansir dari Sleep Foundation:

  • Depresi dan Kecemasan: Orang dengan depresi dan kecemasan sering bergumul dengan gangguan tidur atau gangguan kesehatan lainnya. Tidur berlebihan dan sulit tidur adalah efek dari depresi, dan remaja serta orang dewasa yang lebih tua dengan depresi kemungkinan besar akan mengalami rasa kantuk yang berlebihan.
  • Sleep apnea: Ini menyebabkan Anda berhenti bernapas untuk sementara selama tidur. Akibatnya, Anda mendengkur dan tersedak di malam hari dan merasa mengantuk di siang hari. Untuk menebus tidur yang buruk, Anda dapat tidur siang di siang hari dan mencoba tidur lebih lama di malam hari, yang menyebabkan tidur berlebihan.
  • Hipersomnia idiopatik: Gangguan tidur ini ditandai dengan kesulitan untuk bangun karane rasa kantuk yang berlebihan, dan ketidakmampuan untuk merasa istirahat setelah tidur malam atau tidur siang di siang hari. Dengan gangguan ini, Anda mungkin tidur sebanyak 14 hingga 18 jam sehari.
  • Adanya pengobatan medis: Efek dari konsumsi obat atau metode pengobatan lain yang dilakukan jangka panjang bisa menyebabkan seseorang hipersomnia.

Sementara itu, gangguan tidur yang dibiarkan tentu tidak baik untuk kesehatan jiwa dan raga. Berikut ini beberapa dampak negatif atau bahaya tidur belebihan dirangkum dari Prevention.

Baca Juga: 4 Cara Mengurangi Rasa Lapar di Malam Hari, Nomor 2 Sering Terlewatkan!

 

Bahaya kebanyakan tidur

1. Risiko Diabetes tipe 2 meningkat

Salah satu banyak kebanyakan tidur adalah peningkatan gula darah. Tubuh yang lama beristirahat tidak akan mengularkan banyak energi untuk beraktivitas.

Ini tentu akan meningkatkan kadar gula darah sehingga kadara glukosa darah akan tinggi dan meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

2. Kelebihan berat badan

Banyak penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur cenderung lebih gemuk, tetapi ada juga hubungan antara kelebihan tidur dan obesitas.

Sehingga, teori dari terlalu banyak tidur berarti terlalu sedikit olahraga tentu dapat menjadi salah satunya.

Baca Juga: Tidak Hanya untuk Aromaterapi, Ini Manfaat Bunga Kenanga untuk Kesehatan

3. Otak menjadi kabur

Tidur berlebihan diklaim dapat meningkatkan penuaan pada otak Anda hingga 2 tahun. Bahkan, ini akan menyulitkan untuk melakukan tugas sehari-hari.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Geriatrics Society juga mengungkapkan, orang yang tidur lama cenderung memiliki masalah dengan fungsi mental dasar.

4. Depresi

Hubungan antara tidur panjang dan depresi bersifat konklusif. Pada beberapa penelitian ungkap hubungan yang jelas antara kedua variabel tersebut.

Dalam studi Whitehall, orang yang kebanyakan tidur lebih dari 8 jam secara signifikan mengeluhkan lebih banyak gejala depresi daripada orang yang tidur normal. 

5. Peningkatan penyakit jantung

Seperti kebanyakan kondisi kesehatan yang dijelaskan, durasi tidur pendek dan panjang yang telah dikaitkan secara independen dengan peningkatan risiko sedang.

Penelian National Health and Nutrition Examination Survey (NAHNES) mengaitkan tidur pendek dan panjang dengan risiko penyakit jantung koroner dan stroke yang lebih tinggi.

Peserta yang tidur lebih dari 8 jam per malam dua kali lebih mungkin mengalami angina dan 10% lebih mungkin mengalami penyakit jantung koroner.

Baca Juga: 6 Penyebab Badan Lemas setelah Bangun Tidur beserta Cara Mengatasinya

Cara mengatasi tidur berlebihan

Terlepas dari penyebab tidur berlebihan Anda, Anda dapat menerapkan tips tidur sehat untuk memperbaiki kebiasaan tidur Anda:

  • Tetapkan Jadwal Tidur Reguler: Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Ini membantu Anda menghindari kurang tidur dan utang tidur.
  • Buat Rutinitas Waktu Tidur: Rutinitas Anda akan membantu Anda rileks dan bersiap untuk tidur. Hindari cahaya dari perangkat elektronik beberapa jam sebelum tidur, karena cahaya ini dapat menunda waktu tidur.
  • Pertimbangkan Lingkungan Tidur Anda: Kamar tidur Anda harus bersuhu sejuk dan bebas dari cahaya dan kebisingan berlebih.
  • Tetap Aktif: Latihan harian dan paparan sinar matahari membantu Anda tidur nyenyak di malam hari. Hindari olahraga berlebihan mendekati waktu tidur.
  • Tidur Siang Lebih Awal: Tidur siang di sore hari dapat membuat Anda sulit tidur tepat waktu di malam hari.

Jika Anda merasa memiliki gejala kebanyakan tidur atau hipersomnia yang mengganggu kualitas hidup Anda, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter atau spesialis.

Demikian informasi terkait bahaya, penyebab, dan cara mengatasi kebanyakan tidur pada penderita yang memiliki gejala di atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?