M O M S M O N E Y I D
Bugar

Walau Baunya Menyengat, Ini Manfaat Jengkol yang Tidak Perlu Diragukan Lagi

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


AndaMONEY.ID - Inilah beberapa manfaat jengkol untuk kesehatan tubuh yang tidak perlu diragukan lagi, meskipun baunya sangat menyengat dan kadang mengganggu. 

Jengkol identik dengan bau yang khas. Namun, di balik itu semua, ada beragam manfaat jengkol. Jengkol adalah tanaman yang termasuk ke dalam spesies kacang-kacangan.

Tanaman yang memiliki nama Latin Archidendron pauciflorum berbentuk seperti spiral, berwarna coklat tua dan memiliki bau yang tidak sedap.

Bau yang kurang sedap ini membuat jengkol kurang diminati untuk dikonsumsi. Selain itu, mengonsumsi jengkol juga membuat pipis menjadi bau.

Padahal, di balik aroma yang bau tersebut jengkol memiliki manfaat untuk kesehatan. Melansir Plants For a Future, jengkol dipercaya dapat meredakan gejala diabetes.

Daun tua jengkol yang dibakar dapat digunakan untuk mengatasi gatal-gatal sedangkan daun muda yang dibakar dapat digunakan sebagai bedak luka untuk luka.

Baca Juga: Meskipun Kecil dan Sangat Pedas, Kenali Manfaat Cabe Rawit untuk Kesehatan Tubuh

Selain itu, seperti dirangkum dari Mayo Clinic, inilah beberapa manfaat jengkol untuk kesehatan tubuh yang tidak perlu diragukan lagi, antara lain: 

1. Mengurangi peradangan

Manfaat jengkol untuk kesehatan tubuh yang pertama adalah mengurangi peradangan. 

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Bangladesh Journal of Pharmacology menunjukkan, ekstrak daun jengkol memiliki sifat antimikroba.

Sejumlah mikroorganisme yang terbukti mampu diatasi oleh ekstrak daun jengkol ini termasuk Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermis, dan Microsporum gypsum. 

Artinya, bagian dari jengkol mungkin memiliki manfaat untuk membantu mengatasi penyakit-penyakit yang disebabkan oleh kuman-kuman tersebut.

2. Menangkal radikal bebas

Manfaat jengkol untuk kesehatan tubuh yang kedua bisa membantu menangkal radikal bebas. Jengkol memiliki kandungan vitamin A dan C di dalamnya.

Kedua vitamin ini bertindak sebagai antioksidan yang dapat mengatasi radikal bebas, penyebab daya tahan tubuh menurun.

Jadi, mulai saat ini Anda tidak perlu merasa bersalah apabila mengonsumsi sedikit jengkol saat merasa kurang fit.

3. Mencegah anemia

Manfaat jengkol untuk kesehatan tubuh yang selanjutnya adalah mencegah anemia. 

Kandungan zat besi yang cukup banyak pada jengkol berguna dalam memperbanyak produksi sel darah merah.

Anemia ditandai dengan cepat lelah, sering mengantuk, kulit pucat, dan rasa dingin di tangan. Kondisi ini bisa disiasati dengan konsumsi makanan kaya zat besi, salah satunya jengkol. 

4. Membantu jantung tetap bekerja optimal

Manfaat jengkol untuk kesehatan tidak terlepas dari kandungan vitamin A dan C di dalamnya. Seperi yang telah dijelaskan, kedua vitamin tersebut dapat berperan sebagai antioksidan. 

Karena itulah, jengkol dapat mencegah berbagai racun yang perlu dibuang oleh tubuh. Peredaran darah ke seluruh tubuh juga akan lancar dan tidak terganggu.

Pada akhirnya, kerja jantung tidak akan berlebih dan tetap bertugas sesuai kemampuannya, sehingga kesehatan Anda tetap terjaga.

Baca Juga: Kandungan Nutrisi dan Manfaat Pete untuk Kesehatan Tubuh

5. Mencegah penyakit kronis

Jengkol ternyata mengandung banyak antioksidan yang punya manfaat untuk melawan radikal bebas di dalam tubuh.

Jenis antioksidan yang dimiliki jengkol adalah polifenol, flavonoid, terpenoid, hingga alkaloid.

Dikutip dari jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition, zat-zat antioksidan tersebut memiliki kemampuan untuk melindungi tubuh dari efek samping radikal bebas.

Radikal bebas diketahui menjadi salah satu pemicu munculnya berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit kardiovaskular hingga kanker.

6. Mengontrol kadar gula darah

Konsumsi jengkol yang disertai gaya hidup sehat dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Terutama bila Anda memiliki faktor risiko diabetes dalam keluarga. 

Manfaat ini diperoleh dari kandungan asam jengkolat dalam jengkol. Apabila Anda mengidap diabetes, tetaplah mengonsumsi obat maupun menggunakan obat suntik yang diresepkan dokter.

7. Mencegah sakit maag

Percobaan lain yang disebutkan pada Global Journal of Pharmacology menyatakan bahwa ekstrak jengkol juga mengandung manfaat untuk mencegah masalah lambung.

Studi yang dilakukan pada tikus itu menunjukkan bahwa tikus yang diberikan ekstrak jengkol cenderung terlindung dan terhindar dari gangguan pencernaan, seperti sakit maag.

Kelompok tikus yang makan jengkol mengalami peningkatan enzim superoxide dismutase (SOD) yang berperan penting dalam melindungi dinding lambung dari luka akibat asam lambung.

8. Mencegah anemia

Manfaat jengkol untuk kesehatan yang lainnya adalah bisa mencegah anemia. Zat besi berperan untuk mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel darah merah dalam tubuh. 

Anda pasti tahu bahwa ketika tubuh kekurangan zat besi, produksi sel darah merah akan berkurang.

Akibatnya suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh setiap sel di dalam tubuh juga akan berkurang.

Pengaruh kekurangan suplai oksigen dan nutrisi ke sel akan menurunkan fungsi atau kinerja sel.

Tak heran, jika seseorang mengalami kekurangan zat besi, ia akan terlihat lemas, mudah lelah, dan terkena anemia.

Meski manfaat jengkol cukup banyak, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsinya berlebihan. Jengkol dapat berefek racun terhadap organ hati, ginjal, jantung, maupun pankreas.

Konsumsi jengkol dalam kadar sedikit juga dapat menimbulkan napas bau, hingga BAK dan BAB yang berbau pula.

Jadi, batasi konsumsi jengkol harian Anda hingga 75 mg per hari untuk wanita dan 90 mg per hari untuk pria. 

Itulah beberapa manfaat jengkol untuk kesehatan tubuh yang tidak perlu diragukan lagi meskipun baunya sangat menyengat dan kadang mengganggu.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia