M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Wajib Dihindari, Inilah Metode Disiplin Anak yang Cenderung Merugikan

Wajib Dihindari, Inilah Metode Disiplin Anak yang Cenderung Merugikan
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Disiplin memang lekat dengan kesan keras. Meskipun begitu, disiplin tetap harus diterapkan guna membantu memperbaiki perilaku buruk anak.

Setiap hari, anak-anak selalu membutuhkan koreksi yang dapat mendorongnya untuk menjadi pribadi yang lebih positif. Untuk membantu anak berkembang, metode disiplin yang tepat dan efektif perlu para orang tua terapkan. Sebaliknya, metode disiplin yang tidak seharusnya hanya akan membuat anak-anak menjadi bingung dan cemas.

Seorang terapis kecemasan bernama Chad Brandt, PhD, mengungkapkan bahwa ada 3 metode disiplin yang dinilai tidak efektif dan bisa menimbulkan kecemasan pada anak. Tak sampai di situ, 3 metode disiplin ini juga akan mendorong anak untuk menjadi seorang penghindar alih-alih belajar bagaimana menangani situasi dengan lebih baik di masa depan. Sebagai bahan evaluasi bagi Anda, simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: Kasus Omicron Terus Bertambah, Kemenkes Perkuat Pelaksanaan 3T

1. Disiplin fisik

Penelitian terus menunjukkan bahwa memukul dan bentuk disiplin fisik lainnya tidak sehat untuk anak-anak. Bahkan, ada bukti yang mengungkapkan bahwa disiplin fisik dapat mengubah struktur otak anak dan memukul bukanlah metode yang efektif untuk mengubah perilaku ke arah positif.

Disiplin fisik dapat berkontribusi pada siklus perilaku buruk dengan mencontohkan tindakan yang cenderung membuat anak-anak dalam masalah tambahan jika mereka menirunya.

Meskipun mungkin anak-anak tidak menemukan jenis disiplin yang menyenangkan bagi mereka, namun kecemasan yang ditimbulkan oleh disiplin fisik dapat memperburuk masalah perilaku dengan membuat anak menjadi lebih tertutup. Ketika anak-anak mendapatkan reaksi fisik dari orang tuanya, mereka akan mulai menyembunyikan perilaku mereka dari Anda. Atau, mereka bisa saja berbohong dan menutupi sesuatu karena tidak ingin dipukul.

Saat Anda menerapkan disiplin fisik, Anda bukan sedang mengajari anak cara mengubah perilaku, melainkan mengajarkan cara menghindari Anda.

Alih-alih mendisiplinkan anak secara fisik, sebaiknya Anda menunjukkan empati kepada anak dan tuntun mereka melalui cara-cara yang penuh kasih sayang supaya anak dapat menangani situasi serupa dengan lebih tepat di masa depan sekaligus meningkatkan penguatan positif.

2. Disiplin yang terlalu keras

Orang tua yang tidak menerapkan disiplin fisik bisa saja menggunakan disiplin alternatif yang tanpa disadari terlalu keras bagi anak-anak. Misalnya, saat Anda menerapkan metode time-out untuk mendisiplinkan anak, mungkin saja Anda tergoda untuk membiarkan mereka terkurung di kamarnya terlalu lama karena sejumlah alasan. Padahal, time-out yang dilakukan melebihi batas waktu bisa menjadi kontraproduktif.

Menjadi terlalu ekstrem saat mendisiplinkan anak dapat menghasilkan kecemasan pada diri mereka. Jadi, pastikan Anda tidak menerapkan konsekuensi yang terlalu lama atau bahkan permanen.

Jika suatu hari anak Anda berperilaku sangat nakal, Anda tetap bisa mengambil hak istimewa yang biasanya mereka dapatkan (misalnya dessert) guna mendisiplinkan sekaligus menimbulkan rasa jera. Kendati begitu, bukan berarti Anda harus berhenti memberikan mereka dessert selama seminggu penuh atau bahkan lebih lama lagi.

3.  Disiplin yang inkonsisten

Aspek terpenting dari disiplin adalah konsisten dengan aturan dan konsekuensi. Faktanya, konsistensi akan menjadi lebih penting daripada konsekuensi spesifik terutama bagi anak-anak yang lebih muda.

Sebaliknya, ketika aturan dan harapan terus berubah, anak-anak bisa menjadi cemas bahkan ketika mereka berperilaku dengan tepat.

Jika orang tua menunda mendisiplinkan anak ketika anak menunjukkan reaksi yang mengundang simpati, anak pun akan merasa memiliki kebebasan untuk melakukan apa saja. Pada saat anak sudah merasa benar-benar terbebas dari proses pendisiplinan namun orang tuanya tiba-tiba membentak atau memarahinya, maka tidak heran jika anak akan kebingungan menghadapi sikap orang tuanya yang berubah-ubah.

Saat kebingungan dikombinasikan dengan ketakutan, itu akan mengembangkan kecemasan dalam diri anak. Sebaliknya, kejelasan dan kepositifan akan menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak untuk belajar mengakui dan tumbuh dari kesalahan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pekerja Menengah Bisa Terancam, AI Gerus Peluang Karir Anda Kedepan

Berikut dampak AI pada ekonomi dan cara bijak menghadapi perubahan agar tidak tertinggal di era teknologi yang berkembang cepat.​  

Kualitas Tidur Menurun? Coba 6 Gerakan Peregangan Ini Malam Nanti

Merasa lelah setelah seharian beraktivitas? Gerakan peregangan singkat ini jadi solusi Anda. Temukan cara mudah tidur lebih nyenyak malam ini.

Moisturizer Ini Perkuat Skin Barrier Anda: Jangan Salah Pilih!

Jerawat dan beruntusan tak kunjung hilang? Simak daftar 5 moisturizer yang tidak hanya melembapkan, tapi juga memperbaiki skin barrier.   

Berlatar Kisah Nyata, Ini 5 Film Hukum Paling Menginspirasi Wajib Ditonton

Membongkar dunia hukum lewat film? Tonton 5 rekomendasi ini untuk mahasiswa atau siapa pun yang ingin menambah wawasan hukum.

11 Rekomendasi Makanan yang Bagus untuk Menjaga Kesehatan Otak

Intip beberapa rekomendasi makanan yang bagus untuk menjaga kesehatan otak berikut ini, yuk!        

7 Rekomendasi Film Berlatar Kisah Kereta Api Terbaik Penuh Ketegangan

Temukan rekomendasi film kereta api terbaik dari berbagai genre, mulai dari sci-fi hingga misteri pembunuhan. Baca sekarang!

One UI 9 Samsung: Bocoran Fitur Baru Android 17, Siap Ganti Tampilan HP?

Siap-siap, Android 17 Beta 3 bawa fitur baru untuk One UI 9 Samsung. Kontrol tema gelap, izin lokasi, hingga perekam layar berubah.  

9 Rekomendasi Minuman untuk Membantu Menurunkan Berat Badan yang Sehat

Yuk, coba beberapa rekomendasi minuman untuk membantu menurunkan berat badan yang sehat berikut ini!  

Cara Bawa Energi Positif Feng Shui ke Rumah 2026, Bikin Hidup Lebih Seimbang

Simak cara feng shui 2026 yang menghadirkan energi positif, keseimbangan hidup, dan keberuntungan dari rumah Anda.

Realme C85: Baterai 7000mAh & Kamera 50MP, Hasilnya Mengejutkan di Segmennya!

Realme C85 punya baterai 7000mAh & sertifikasi militer, namun apakah fitur canggih ini sepadan dengan harganya? Temukan jawabannya di sini.