M O M S M O N E Y I D
Santai

Tren Tanaman Lidah Buaya dan Bunga Melati di Rumah, Efektif Kurangi Stres

Tren Tanaman Lidah Buaya dan Bunga Melati di Rumah, Efektif Kurangi Stres
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Tren tanaman lidah buaya hingga bunga melati sedang banyak digemari. Bahkan, lidah buaya bisa diletakkan di meja kerja lo Moms. Memelihara lidah buaya bisa membantu menangkal dampak buruk gelombang elektromagnetik dari komputer dan ponsel. 

Michelle Mastro, master gardener dari Architecturaldigest.in, menjelaskan, lidah buaya merupakan tanaman pembersih polusi yang mampu menyerap 90% formaldehida di udara. Beberapa orang meletakkan tanaman ini di kamar tidur untuk membantu mencegah insomnia.

Di sisi lain, melati merupakan tanaman tropis yang memiliki manfaat berupa mengurangi kecemasan dan stres. Penelitian ilmiah yang diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry menunjukkan, aroma melati dapat memengaruhi sel saraf dan merangsang rasa tenang. 

Tak heran jika tanaman ini sering digunakan dalam aromaterapi dan direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas tidur hingga relaksasi.

Baca Juga: Tren Tanaman Bunga Tulip, Bisa Jadi Pembatas Ruang Tamu & Bikin Suasana Segar

Cara menanam lidah buaya agar tumbuh subur

Gel lidah buaya dapat mengobati kulit terbakar, menenangkan kulit yang iritasi, dan melembabkan kulit. Lidah buaya dikenal sebagai tanaman sukulen yang tidak rewel dan minim perawatan. 

Berikut cara menanam lidah buaya agar tumbuh subur:

1. Pisahkan tunas anakan tanaman

Tanaman utama atau tanaman induk menghasilkan tunas anakan sepanjang masa hidupnya, jika kondisinya mendukung. Tunas ini tampak seperti versi lebih kecil dari tanaman utama dan tumbuh dari pangkal tanaman induk. 

Tunas anakan dapat dipisahkan dari tanaman induk saat tingginya sudah mencapai beberapa inci dan mulai memiliki akar. Pisahkan tunas-tunas anakan ini dari tanaman induk.

2. Tempatkan tanaman baru di pot

Selanjutnya, pindahkan tunas anakan ke pot baru yang memiliki lubang drainase. Pot atau wadah tanaman berbahan terakota sangat ideal untuk tanaman gurun seperti lidah buaya karena bahannya cepat kering dan tidak menahan kelebihan air. 

Kemudian, tambahkan campuran tanah khusus sukulen. Pilihlah jenis tanah dengan drainase yang baik, utamakan kandungan batu apung atau perlit dan kurangi kandungan gambut.

3. Berikan pencahayaan terang

Selanjutnya, tempatkan tanaman di dekat jendela yang menghadap ke selatan atau barat. Dengan lebih banyak cahaya matahari, tanaman akan tumbuh lebih cepat. 

Pertumbuhan lidah buaya akan melambat di musim dingin.

4. Berikan pupuk

Jika memungkinkan, berikan sedikit campuran pupuk khusus sukulen yang rendah nitrogen atau pupuk tanaman yang telah diencerkan selama musim panas. Hal tersebut bertujuan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan kesehatan tanaman.

5. Hindari penyiraman yang terlalu sering

Tanaman sukulen ini tidak membutuhkan banyak air. Indikator lain bahwa tanaman kekurangan air adalah ketika daunnya tampak mengempis dan berkerut. 

Daun-daun tersebut seharusnya kembali berisi dan padat setelah disiram.

Baca Juga: Cara Membuat Pohon Jeruk Bisa Ditanam dalam Pot, jadi Tanaman Hias di Teras

Cara menanam melati di dalam ruangan 

Melati membutuhkan setidaknya 6 jam sinar matahari setiap hari ​agar bisa tumbuh subur dan berbunga di dalam ruangan. Moms perlu menemukan posisi yang tepat seperti di dekat jendela yang menghadap ke selatan atau barat tanpa penghalang.

Jauhkan tanaman melati dari sumber cahaya buatan, karena tanaman ini membutuhkan kondisi gelap setelah matahari terbenam untuk memicu pembungaan. Suhu ruangan sebaiknya berkisar antara 15 hingga 24 derajat Celsius.

Namun menjelang masa pembungaan, melati membutuhkan suhu antara 7 hingga 10 derajat Celsius selama empat hingga lima minggu. Tanaman melati akan terganggu pertumbuhannya jika berada di udara kering.

Untuk menjaga kelembaban, gunakan humidifier, letakkan nampan berisi kerikil dan air di bawah pot. Siramlah secara perlahan dan menyeluruh setiap kali lapisan atas media tanam terasa kering hingga air mengalir keluar dari lubang drainase pot. 

Hindari penyiraman berlebihan, tanaman melati tidak menyukai kondisi tanah yang terlalu basah atau tergenang air. Selama masa pertumbuhan aktif, berikan pupuk tanaman hias yang telah diencerkan hingga setengah konsentrasi normal setiap tiga hingga empat minggu sekali.

Sebagai alternatif, campurkan pupuk slow-release ke dalam lapisan atas media tanam sedalam 2,5 hingga 5 cm. Agar melati berbunga di dalam ruangan, pastikan tanaman mendapatkan jumlah cahaya yang tepat. 

Siram tanaman secara teratur selama masa pertumbuhan aktif, namun kurangi penyiraman saat tanaman tumbuh lambat atau tidak tumbuh sama sekali. Untuk menanam melati, pilihlah wadah berukuran besar dengan lubang drainase yang juga besar.

Varietas yang merambat sebaiknya ditanam dalam pot berbahan berat seperti keramik atau tanah liat agar tidak mudah terguling. Untuk memastikan drainase lancar yang dibutuhkan melati, tambahkan kulit kayu ke dalam tanah pot atau gunakan campuran media tanam yang mengandung perlit.

Gantilah pot tanaman setiap dua hingga tiga tahun sekali saat akar mulai tumbuh keluar dari lubang drainase. Gunakan wadah yang ukurannya satu tingkat lebih besar dengan diameter 1 hingga 2 inci lebih lebar dari pot sebelumnya.

Demikian tren tanaman lidah buaya hingga bunga melati yang cocok jadi hiasan di rumah maupun meja kerja Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Anak Sulit Membaca Bukan Berarti Malas, Kenali Tanda Gangguan Belajar Spesifik

Anak yang kesulitan membaca belum tentu malas belajar. IDAI menjelaskan tanda gangguan belajar spesifik yang perlu dikenali orang tua dan guru.

Jakarta Diprediksi Cerah Besok Rabu (16/9), Simak Prakiraan Suhunya

Berdasarkan prakiraan BMKG, seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta diprediksi cerah, besok, Rabu (16/9/2026).

Anak Disleksia Sulit Ikuti Pelajaran? Ini Cara Orang Tua Membantunya

Disleksia merupakan kondisi menetap, tetapi anak tetap bisa belajar dengan dukungan tepat. Simak langkah yang dapat dilakukan orang tua dan guru.

Tayang Akhir Tahun, Teaser Trailer Film Desember Jani Dirilis

Film Desember Jani merilis teaser trailer dan musik video. Film ini bakal tayang di bioskop Indonesia pada 10 Desember 2026.

Harga Emas Makin Loyo di bawah US$ 4.300, Pasar Bertaruh The Fed Naikkan Bunga

Kenaikan harga minyak dan imbal hasil US Treasury memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, sehingga menambah tekanan pada harga emas.

Yogyakarta Besok (16/9) Dominan Berawan, Simak Prakiraan Cuacanya

Cuaca berawan diprediksi mendominasi Yogyakarta besok. Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (16/9), Antisipasi Hujan Lebat di Wilayah Ini

Hujan lebat diprakirakan terjadi di Sumatera Utara pada Rabu (16/9). Simak prakiraan cuaca lengkap 33 wilayah.

Promo Hypermart Weekday 15-17 September 2026, Ayam Kampung Diskon Rp 13.000

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Weekday periode 15-17 September 2026 untuk belanja di awal pekan.

Promo Hypermart Daily Fresh 15-17 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Bakso-French Fries

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Daily Fresh periode 11-17 September 2026 untuk belanja aneka frozen food.

Katalog Promo Superindo Weekday Diskon hingga 35% Periode 14-17 September 2026

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 14-17 September 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.