MOMSMONEY.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan sementara perdagangan di bursa (trading halt). Para pelaku pasar tak bisa bertranaksi sejak 13:43:13 waktu Jakarta Atomated Trading System (JATS).
"Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%," kata Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI, pada pengumumannya.
Setelah turun 8%, IHSG berada di level 8.261,79.
Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 14:13:13 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.
"BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien," tulis dia. Langkah ini juga sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.
Baca Juga: MSCI Ancam Saham Indonesia Masuk Frontier Market, Seberapa Buruk Dampaknya?
Penurunan IHSG pada hari ini terutama terjadi setelah ada pengumuman dari MSCI mengenai kriteria indeks 2026. MSCI mengumumkan tidak akan ada penambahan dalam indeksnya dari saham di Indonesia di tahun ini.
Lembaga internasional ini juga mengancam akan mengurangi bobot saham Tanah Air dalam indeks emerging, bahkan menurunkan ke frontier market jika tidak ada perbaikan mengenai aturan free float di Indonesia hingga Mei mendatang.
Selanjutnya: KPK Telah Mengembalikan Aset kepada Kas Negara Senilai Rp 1,5 Triliun Sepanjang 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News