M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Token Edena Resmi Masuk Indodax, Investor Bisa Trading Mulai 5 September 2025

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Kabar baru datang dari dunia aset digital. Token Edena akan resmi terdaftar di Indodax pada 5 September 2025.

Dengan pencatatan ini, lebih dari 2,7 juta investor Indonesia bisa langsung berpartisipasi dalam ekosistem Security Token Offering (STO) Edena.

Indodax sendiri merupakan bursa kripto utama di Indonesia dengan volume perdagangan harian lebih dari US$ 50 juta dan lebih dari 150 aset kripto yang sudah terdaftar.

Masuknya token Edena menjadi langkah awal perusahaan fintech ini untuk memperkuat posisi di pasar Indonesia.

Edena melalui anak usahanya di Indonesia, PT Edena Capital Nusantara, juga tengah menyiapkan peluncuran Bursa Aset Keuangan Digital Indonesia pada kuartal IV tahun ini.

Bursa ini akan mengedepankan teknologi STO yang memungkinkan investor ritel berinvestasi dengan modal kecil pada aset premium, termasuk kredit karbon.

Baca Juga: Gejolak Sosial Tekan Pasar, Capital Outflow Capai Rp 1,1 Triliun

Wook Lee, CEO Edena, mengatakan, Edena Group telah menetapkan dirinya sebagai unicorn global dan merupakan salah satu perusahaan fintech dengan pertumbuhan tercepat di ASEAN.

“Misi kami adalah membuka akses ke aset premium seperti kredit karbon melalui STO, membuatnya mudah diakses oleh investor ritel," ujarnya dari keterangan resmi Jumat (5/9). 

Salah satu daya tarik yang ditawarkan adalah biaya transaksi yang 90% lebih rendah dibanding sistem tradisional serta perdagangan 24/7 dengan catatan transaksi berbasis blockchain. Investor bahkan bisa ikut memiliki sebagian aset premium mulai dari US$ 10.

Edena sendiri tercatat sebagai salah satu unicorn fintech dengan pertumbuhan tercepat di ASEAN. Dalam tiga tahun, perusahaan ini berkembang pesat dari 6 negara menjadi mengamankan hak bisnis di 70 negara dengan pipeline proyek senilai US$ 250 juta.

Langkah pencatatan di Indodax ini juga akan diikuti ekspansi lain, termasuk rencana masuk ke Tokocrypto dan bursa global di Asia pada 2025–2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kala Wanita Berusia 40-an Jatuh Cinta ke Pria Lebih Muda, Ini Cerita Tante Sonya

Serial Tante Sonya mengangkat kisah perempuan dewasa yang kembali membuka hati untuk pria lebih muda.

Tiket Final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dijual, Ini Harganya

Tiket final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dijual. Cek harga, jadwal laga, kategori tribun, dan syarat Garuda ID.

4 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Simak Peringatan Dini Cuaca Besok (3/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (3/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/10), Hujan Lebat Terjadi di 14 Provinsi Ini

BMKG memberi peringatan dini cuaca besok Sabtu 3 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.