M O M S M O N E Y I D
Bugar

Tidak Sedang Sakit, Apa Penyebab Kematian Mendadak Sebenarnya?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Badan sehat dan tidak sakit, apa penyebab kematian mendadak sebenarnya? Simak ulasan lengkapnya di sini.

Kematian mendadak sering kali terjadi tanpa peringatan dan dapat mengejutkan keluarga serta orang-orang di sekitar yang kehilangan orang terkasih.

Terlebih lagi, ketika seseorang yang tampaknya sehat dan tidak menunjukkan gejala sakit sebelumnya tiba-tiba meninggal, peristiwa ini menjadi sangat membingungkan.

Kematian mendadak yang terjadi pada seseorang yang tampak sehat sering kali dikaitkan dengan beberapa faktor medis yang tidak terdeteksi, seperti gangguan jantung, pembuluh darah, atau penyebab lainnya yang tersembunyi.

Baca Juga: Apa yang Dirasakan Jika Gula Darah Tinggi dalam Tubuh? Ini 11 Gejalanya

Lalu, apa penyebab kematian mendadak pada orang yang terlihat sehat?

Penyebab kematian mendadak

Melansir dari laman Medical News Today, penyakit jantung, seperti serangan jantung atau henti jantung, adalah penyebab paling umum kematian mendadak. Beberapa penyebab lain termasuk:

  • Sindrom kematian aritmia mendadak (SADS), yaitu kondisi genetik yang memengaruhi ritme listrik jantung.
  • Sindrom Brugada, kondisi yang menyebabkan detak jantung tidak normal.
  • Miokarditis (radang jantung).
  • Stenosis aorta, yaitu kondisi penyempitan katup aorta.

Selain masalah jantung, penyebab non-jantung juga dapat menyebabkan kematian mendadak, seperti epilepsi, asma, emboli paru (bekuan darah di paru-paru), atau pendarahan otak.

Baca Juga: Kolesterol Tinggi Tidak Boleh Makan Apa? Intip Daftar Pantangannya di Sini

Faktor risiko kematian mendadak

Faktor risiko kematian mendadak sangat bervariasi karena banyaknya kondisi yang bisa menyebabkannya. Karena kematian jantung mendadak adalah penyebab paling umum, faktor risiko kematian mendadak sering kali terkait dengan kesehatan jantung, seperti:

  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Merokok
  • Gaya hidup tidak aktif
  • Obesitas
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit kronis seperti diabetes atau penyakit ginjal
  • Riwayat keluarga dengan SCD

Beberapa penyebab kematian mendadak, seperti sindrom kematian aritmia mendadak (SADS), bersifat genetik dan diturunkan dalam keluarga.

Baca Juga: 9 Manfaat Bermain Badminton untuk Kesehatan Tubuh, Cek Ada Apa Saja!

Apakah kematian mendadak bisa dicegah?

Beberapa bentuk kematian mendadak dapat dicegah dengan menangani kondisi kronis dan perubahan gaya hidup. Misalnya, seseorang dengan risiko tinggi masalah jantung dapat mengurangi risikonya dengan menjalani pola hidup sehat dan memantau kondisi medis mereka.

Bagi mereka yang memiliki alergi parah, membawa epi-pen darurat bisa menjadi langkah pencegahan penting. Demikian pula, penderita asma bisa menyelamatkan nyawa dengan inhaler darurat.

Namun, tidak semua kasus kematian mendadak bisa dicegah, terutama jika faktor penyebabnya adalah kondisi genetik atau kondisi yang sulit terdeteksi.

Itulah ulasan lengkap terkait apa penyebab kematian mendadak pada orang yang terlihat sehat. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cara Membersihkan Celah Kompor dan Meja Dapur Tanpa Menggeser Oven di Rumah

Celah kompor sering luput dibersihkan dan menjadi tempat lemak serta remah menumpuk. Simak cara mudah membersihkannya di rumah.

7 Tanda Kerusakan Akibat Air di Rumah yang Sering Tak Disadari

Kenali 7 tanda kerusakan akibat air di rumah, dari bau apak sampai tagihan air naik sebelum masalah makin parah.

Tips Mengatur Uang di Era Cashless agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Pembayaran digital memang praktis, tetapi pengeluaran bisa cepat membesar. Begini cara sederhana agar uang tetap terkendali.

BCA KKI Bisa Bayar QRIS di myBCA, Ini Cara Aktivasi dan Transaksi dengan Mudah

BCA KKI bisa dipakai untuk bayar QRIS lewat myBCA. Simak cara aktivasi, Scan QRIS, QRIS Bayar, dan NFC Pay dengan praktis.​

BBCA Tebar Dividen Rp 25 per saham, Cek Jadwal Pembagiannya

BBCA akan membagikan dividen interim Rp 25 per saham pada September 2026, dengan potensi yield sekitar 0,38%.

Suka Kembung Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Intoleransi Laktosa

Bukan Harus Berhenti Minum Susu, Ini Cara Aman bagi yang Mengalami Intoleransi Laktosa              

Promo Indomaret Weekend Treats 21-23 Agustus 2026, Belfoods Nugget Beli 1 Gratis 1

Promo Indomaret Weekend Treats Periode 21-23 Agustus 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat di akhir pekan.

Harga Emas Dunia Naik Tiga Pekan, Tembus US$ 4.500

Harga emas dunia menuju kenaikan mingguan ketiga beruntun, setelah aksi buyback obligasi pemerintah AS menekan yield dan dollar AS.

Katalog Promo JSM Alfamart Periode 21-24 Agustus 2026, Lebih Hemat Hanya 4 Hari!

Pekan ini, ada promo JSM Alfamart yang berlaku 21-24 Agustus 2026. Cek untuk belanja hemat kebutuhan keluarga.

Promo JSM Indomaret Periode 21-23 Agustus 2026, Gentle Gen-Keju Kraft Diskon 25%

Promo JSM Indomaret ini berlaku Nasional. Untuk Indomaret di luar Pulau Jawa, Bali, dan Lombok, terdapat selisih harga.