M O M S M O N E Y I D
Santai

Tetap Nyaman Aktivitas di Luar Rumah Saat Cuaca Buruk Dengan 6 Tips Ini

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Berikut ada beberapa tips yang bisa dicoba untuk terhindar dari cuaca ekstrem saat sedang harus beraktivitas di luar rumah.

Cuaca ekstrem kerap mengganggu aktivitas sehari-hari terutama bagi yang memiliki banyak kegiatan di luar rumah.

Sebenarnya tak perlu khawatir akan terganggu oleh cuaca ekstrem di luar rumah. Sebab ada beberapa tips yang bisa diperhatikan supaya terhindar dari cuaca ekstrem.

Nah, berikut Momsmoney telah merangkum beberapa tips dan cara yang bisa diterapkan agar terhindar dari cuaca ekstrem saat melakukan aktivitas di luar rumah.

Baca Juga: Bisa Kurangi Depresi, Simak 5 Keuntungan Bangun Pagi

Bawa payung

Cuaca ekstrem seperti hujan kerap melanda wilayah tropis termasuk Indonesia. Saat mulai memasuki musim hujan, sediakan selalu payung di dalam tas sebelum memulai aktivitas di luar rumah.

Pastikan juga untuk memilih jenis payung yang tepat. Sesuaikan dengan cuaca dominan yang ada di daerah. Jika sering mengalami hujan angin kencang, ada baiknya memilih payung dengan bahan kokoh dan anti angin.

Gunakan jas hujan

Jika tak punya payung, sediakan jas hujan yang bisa dibawa ke mana-mana. Pilih jas hujan dengan material anti air dan sesuaikan juga panjangnya dengan tubuh Anda.

Akan lebih baik jika memilih jas hujan dengan material tebal agar awet di segala cuaca buruk. Jas hujan juga penting untuk disiapkan bagi para pengendara motor di jalan. Selalu cek dan sediakan jas hujan di motor sebelum berkendara, ya.

Baca Juga: 7 Arti Kepribadian dari Warna Favorit, Ada Kelir Kesukaan Anda?

Cek prakiraan cuaca

Sebelum memulai kegiatan di luar rumah, ada baiknya untuk selalu mengecek ramalan cuaca atau prakiraan cuaca terlebih dahulu. Ramalan cuaca kini bisa diakses dengan mudah yaitu melalui ponsel.

Selain itu, mengunjungi laman BMKG untuk mengecek ramalan cuaca juga bisa dilakukan jika tidak memiliki aplikasi prakiraan cuaca di ponsel. Dengan begitu, Anda bisa mempersiapkan barang-barang agar terhindar dari cuaca buruk dan ekstrem.

Sediakan kantong kresek

Kantong kresek berguna untuk menyimpan berbagai jenis barang termasuk barang-barang yang terkena air. Siapkan kantong kresek dengan ukuran sedang untuk menyimpan kembali payung yang terkena hujan.

Kantong kresek pun juga bisa digunakan untuk menyimpan pakaian atau barang yang kebasahan saat terkena hujan. Bahkan, barang yang satu ini juga bisa untuk mengamankan barang agar tidak kehujanan dan tetap aman di dalam tas.

Baca Juga: Mau Ikut Open Trip? Jangan Lupa Perhatikan 5 Hal Penting Ini Ya

Siapkan pakaian ganti

Bagi yang aktif melakukan aktivitas di luar rumah setiap hari, siapkan selalu pakaian cadangan di dalam tas. Pakaian ini berguna untuk menyelamatkan diri dari situasi genting saat bekerja.

Kehujanan atau keringat berlebih yang mungkin muncul dalam perjalanan ke kantor bisa mengganggu penampilan di kantor. Maka dari itu, ada baiknya untuk selalu menyiapkan pakaian ganti yang bersih dan wangi di dalam tas saat cuaca ekstrem.

Pakai sunscreen

Cuaca buruk dan ekstrem bukan hanya saat hujan, ya. Kemarau yang panjang dan menunjukkan suhu tinggi pun juga termasuk dalam cuaca ekstrem.

Bagi yang banyak melakukan aktivitas di luar rumah, termasuk saat cuaca terik, pakai dan sediakan sunscreen dengan SPF di tas. Gunakan sunscreen selama empat jam sekali dengan tujuan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang terik dan tidak terbakar.

Bisa langsung dicoba, itulah beberapa tips dan cara agar terhindar dari cuaca ekstrem saat harus beraktivitas di luar rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.