MOMSMONEY.ID - Tak sanggup jalan kaki karena asam urat kambuh? Coba beberapa terapi untuk meredakan nyeri sendi. Penderita asam urat yang sulit berjalan biasanya disebabkan oleh penumpukan kristal yang mirip dengan jarum.
Yoshinori Abe, dokter penyakit dalam dari Ubiehealth.com mengungkapkan bahwa penumpukan kristal asam urat dapat terjadi jika seseorang mengonsumsi terlalu banyak makanan atau minuman tinggi purin. Serangan ini dapat menyerang persendian, terutama di jempol kaki kaki.
Kondisi tersebut menyebabkan rasa sakit seperti terbakar dan ditusuk oleh jarum. Yuk simak berbagai terapi fisik yang bisa dilakukan agar penderita asam urat bisa jalan kaki kembali:
Baca Juga: Penderita Asam Urat Masih Boleh Makan Udang, Ini Batas Amannya!
1. Terapi fisik
Teknik terapi fisik dapat membantu mengurangi peradangan selama serangan asam urat. Teknik-teknik ini juga dapat membantu Anda memulihkan gerakan dan membangun kekuatan untuk membantu menjaga kesehatan sendi dalam jangka panjang.
Terapi fisik merupakan pengobatan yang bermanfaat untuk asam urat, terutama pada fase rehabilitasi. Asam urat menyerang persendian,dan terapi fisik menawarkan perawatan untuk mengatasi masalah persendian dan jaringan lunak guna membantu meningkatkan mobilitas, mengurangi rasa sakit, dan mengurangi risiko kambuh di masa mendatang.
Teknik terapi fisik yang efektif untuk mengobati asam urat meliputi:
- Terapi manual: Terapi manual adalah istilah umum untuk berbagai teknik sentuhan. Terapis fisik akan menggunakan mobilisasi jaringan lunak dan mobilisasi sendi.
- Mobilisasi jaringan lunak: Terapis fisik akan menggunakan tangan mereka untuk memberikan tekanan lembut dan gerakan ritmis pada area yang bengkak dan nyeri di sekitar persendian yang terkena. Terapis akan menargetkan otot dan jaringan lunak yang terkena asam urat. Mobilisasi jaringan lunak dapat membantu mengurangi peradangan, meredakan nyeri, dan meningkatkan mobilitas sendi.
- Mobilisasi sendi: Dengan menggunakan mobilisasi sendi, terapis akan memandu sendi yang bermasalah melalui gerakan-gerakan yang tepat. Gerakan-gerakan ini berupa lingkaran kecil, peregangan dengan hati-hati dan menggerakkan sendi melalui rentang gerak alaminya.
- Pelepasan miofasial: Pelepasan miofasial merupakan jenis terapi manual. Terapi ini menargetkan fasia, jaringan ikat yang mengelilingi otot dan persendian. Terapis akan menggunakan tangan untuk memberikan tekanan berkelanjutan pada titik-titik tertentu di sepanjang fasia. Asam urat dapat menyebabkan fasia menjadi tegang karena peradangan dan penumpukan kristal asam urat.
- Latihan terapeutik: Terapis akan membuat program latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan masalah spesifik berdasarkan sendi yang terkena. Latihan terapeutik dapat membantu memperkuat otot-otot di sekitar sendi yang terkena. Anda dapat melakukan gerakan mengangkat kaki secara perlahan, menekuk jari kaki, atau memutar pergelangan kaki untuk meningkatkan stabilitas dan mendukung sendi.
- Latihan propriosepsi: Latihan ini membantu melatih kembali kesadaran tubuh. Terapis fisik Anda akan menggunakan latihan khusus untuk menantang sistem propriosepsi tubuh.
- Stimulasi listrik: Stimulasi listrik menggunakan elektroda kecil yang ditempatkan di kulit di dekat persendian yang terkena untuk memberikan denyut listrik yang lembut. Denyut listrik ini menembus jauh ke dalam jaringan yang terkena asam urat. Stimulasi listrik dapat membantu memblokir sinyal nyeri, mengurangi kejang otot, dan meningkatkan sirkulasi.
2. Latihan rentang gerak
Latihan rentang gerak yang pertama bisa dilakukan dengan menggulung jari kaki. Duduklah di kursi dengan kaki rata di lantai, letakkan handuk kecil di lantai dan gunakan jari-jari kaki untuk meremasnya ke arah Anda.
Selanjutnya, lakukan gerakan memutar pergelangan kaki. Saat duduk atau berbaring, putar pergelangan kaki perlahan searah jarum jam 10 kali, lalu berlawanan arah jarum jam 10 kali.
Setelah rasa sakit dan pembengkakan akibat serangan asam urat mereda, Anda nosa memasukkan lebih banyak olahraga teratur untuk mengatasi nyeri asam urat di kaki. Aktivitas ini berfokus pada peningkatan kebugaran secara keseluruhan dan kesehatan sendi.
3. Aktivitas kardiovaskular berdampak rendah
Untuk mengurangi nyeri sendi, cobalah untuk berenang karena daya apung air menopang berat badan, mengurangi tekanan pada persendian di kaki dan pergelangan kaki. Hal ini menjadikannya lingkungan yang ideal untuk berolahraga.
Selain itu, tak ada salahnya untuk bersepeda. Penderita asam urat bisa menggunakan sepeda statis atau sepeda luar ruangan untuk meningkatkan detak jantung tanpa memberi tekanan pada kaki.
Pastikan sepeda disesuaikan dengan benar untuk menghindari tekanan berlebihan pada jari-jari kaki. Selanjutnya, cobalah untuk melakukan peregangan otot betis.
Berdirilah menghadap tembok dengan tangan bertumpu pada tembok untuk menopang. Langkahkan satu kaki ke belakang, jaga agar kaki tetap lurus dan tumit tetap di lantai, tahan selama 30 detik dan ganti sisi.
Baca Juga: Sendi Asam Urat Bebas Nyeri: Ini Trik Olahraga Aman Tanpa Merusak Otot
Terakhir, Anda bisa mencoba yoga dan Tai Chi untuk meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi stres yang dapat memicu serangan asam urat. Itulah beberapa terapi yang bisa dilakukan untuk meredakan nyeri asam urat di kaki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News