MOMSMONEY.ID - Combiphar memperkenalkan keunggulan teknologi Iron Polymaltose Complex (IPC) dalam suplemen Maltofer sebagai solusi zat besi yang lebih cerdas, nyaman, dan fleksibel. Inovasi ini menjadi pembeda utama Maltofer dari suplemen zat besi konvensional di pasaran.
Berbeda dengan suplemen berbasis garam besi seperti Ferrous Sulfate (Fe²⁺) yang umumnya harus dikonsumsi 1–2 jam terpisah dari makanan, Maltofer dengan teknologi IPC bisa diminum bersama makanan dan minuman kapan saja.
Debi Widianti, Senior General Manager Marketing PT Combiphar, menjelaskan bagaimana formulasi IPC bekerja secara cerdas untuk meminimalkan efek samping yang selama ini menjadi kendala utama konsumsi suplemen zat besi.
"Dengan formulasi Iron Polymaltose Complex (IPC) yang bekerja cerdas, Maltofer tidak hanya menawarkan efektivitas dalam membantu mengatasi kekurangan zat besi, tetapi juga kenyamanan penggunaannya dengan profil efek samping saluran cerna yang lebih rendah, seperti konstipasi, mual, dan muntah," terang Debi dalam konferensi pers Selasa (14/4).
Baca Juga: Cegah Anemia, Combiphar Kampanyekan Pentingnya Zat Besi Sejak Dini
Pandangan medis turut memperkuat klaim keunggulan formulasi IPC ini. dr. Lucky Yogasatria Sp.A. menekankan, pilihan bentuk suplementasi zat besi perlu mempertimbangkan kenyamanan dan kemudahan penggunaan.
"Saat ini, tersedia berbagai pilihan suplementasi zat besi oral, termasuk dalam bentuk Iron Polymaltose Complex, yang memiliki karakteristik pelepasan zat besi yang lebih terkendali sehingga membantu penyerapan sesuai kebutuhan tubuh, cenderung lebih nyaman di saluran pencernaan, serta dapat dikonsumsi bersama makanan," ujarnya.
Maltofer tersedia dalam empat sediaan: drops untuk bayi, sirup untuk anak-anak, tablet kunyah rasa cokelat untuk remaja dan dewasa, serta Maltofer Fol dengan tambahan asam folat untuk ibu hamil dan menyusui. Keragaman sediaan ini memastikan solusi yang tepat untuk setiap tahap kehidupan.
"Kami berharap, Maltofer dapat menjadi solusi yang lebih tepat, praktis, dan berkelanjutan bagi masyarakat dalam menjaga kecukupan zat besi," ungkap Debi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News