MOMSMONEY.ID - Content creator dan beauty enthusiast Tasya Farasya mengungkapkan pengalamannya menghadapi masalah kulit kering, terutama saat menjalani ibadah puasa. Menurutnya, kondisi kulitnya memang cenderung kering bahkan di luar bulan Ramadan.
“Aku nggak usah bulan puasa aja udah kering banget kulit aku. Jadi di bulan puasa pastinya tambah kering lagi dan bener-bener sakit,” ujar Tasya dalam acara Vaseline X HALUU: Gluta-Hya Hydration Clinic yang digelar di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Ia bahkan menggambarkan kondisi kulitnya yang sangat kering hingga terlihat seperti bisa “dilukis” atau meninggalkan bekas putih saat digores di bagian betis karena saking keringnya. Masalah tersebut membuatnya mulai mengevaluasi rutinitas perawatan diri yang selama ini lebih berfokus pada wajah.
“Ternyata selama ini aku lebih aware perawatan kulit wajah aja. Badan tuh kayak terabaikan. Ini nggak boleh sih, harus dihentikan,” katanya.
Baca Juga: 5 Cara Mencegah Dehidrasi Saat Puasa, Nomor 3 Sering Diabaikan
Memasuki usia 33 tahun, Tasya mengaku mulai merasakan munculnya keriput dan tanda-tanda penuaan lainnya. Hal itu mendorongnya untuk lebih konsisten merawat kulit secara menyeluruh, tidak hanya wajah tetapi juga tubuh.
“Biar balance. Badan aku juga harus dirawat,” ujarnya.
Untuk menjaga kulit tetap terhidrasi, Tasya kini mengikuti anjuran dokter dengan lebih disiplin memenuhi kebutuhan cairan harian. Ia mengakui sebelumnya lebih memprioritaskan minum kopi saat berbuka puasa, namun kini kebiasaan itu mulai diubah.
“Sekarang aku maksa diri banget minum air putih. Dulu awal berbuka lebih prioritas kopi, tapi sekarang nggak,” katanya.
Hal ini karena kopi bersifat diuretik yang cepat untuk mengeluarkan cairan dari tubuh, sehingga dapat memicu dehidrasi saat puasa.
Selain memastikan kebutuhan cairan hariannya tercukupi, Tasya juga menjadikan penggunaan body lotion sebagai bagian dari rutinitas wajib.
“Sekarang aku pakai body care yang memang dibutuhkan untuk menghidrasi dan mencerahkan, package all in one aja, nggak usah ribet. Dan satu lagi, harus wangi,” katanya.
Baca Juga: Tak Ingin Bau Mulut saat Puasa? Coba 6 Tips dari Dokter Berikut
Ia juga mengingatkan pentingnya memulai perawatan kulit sejak dini. Menurutnya, akan lebih baik jika perawatan sudah dilakukan sebelum usia 30 tahun agar hasilnya lebih optimal dan tidak menyesal di kemudian hari.
“Start early itu lebih baik. Jangan sampai baru sadar setelah terlambat. Penyesalan selalu datang di akhir,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa konsistensi menjadi kunci utama dalam merawat kulit. Hasil maksimal tidak akan tercapai jika perawatan hanya dilakukan sesekali.
“Kalau cuma sekali dua kali atau target dua minggu saja, setelah itu nggak dilanjutin, nggak akan dapat hasil maksimal. Harus konsisten,” tutup Tasya.
Selanjutnya: Kelar Buyback 16,37 Juta Saham, BNI Klaim PBV dan Harga Saham Menguat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News