MOMSMONEY.ID - Tak ingin bau mulut saat puasa? Coba enam tips menjaga kesehatan mulut dari Dokter Spesialis Bedah Mulut Smileworks Dental Care berikut ini.
Selama Ramadan, kesehatan gigi dan mulut menjadi aspek penting yang kerap luput dari perhatian. Padahal, perubahan pola makan dan jam minum selama puasa dapat memengaruhi kondisi rongga mulut secara signifikan.
Dokter Spesialis Bedah Mulut Smileworks Dental Care Yashinta Rachmavita Moona menjelaskan, selama berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan cairan selama berjam-jam. Akibatnya, produksi air liur menurun dan mulut menjadi lebih kering.
“Kondisi ini membuat bakteri lebih mudah berkembang, sehingga meningkatkan risiko bau mulut dan gangguan kesehatan gigi,” ujar dokter Vita saat media visit Smileworks Dental Care di Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, kondisi mulut yang kurang terjaga tidak hanya menimbulkan bau mulut dan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat menurunkan kepercayaan diri serta produktivitas kerja, terutama bagi mereka yang aktif berinteraksi, menghadiri rapat, atau bertemu klien selama Ramadan.
Baca Juga: 11 Tips agar Tidak Gampang Lapar saat Puasa, Coba Terapkan!
Untuk itu, dokter Vita membagikan sejumlah tips sederhana yang dapat diterapkan selama berpuasa agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga.
1. Menyikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur
Menyikat gigi minimal dua kali sehari, terutama setelah sahur dan sebelum tidur malam, penting untuk mencegah penumpukan plak dan sisa makanan. Kebiasaan ini membantu menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut selama berpuasa.
2. Gunakan benang gigi dan bersihkan lidah
Sisa makanan sering terselip di sela gigi yang tidak terjangkau sikat gigi. Dokter Vita menyarankan untuk menggunakan dental floss serta membersihkan lidah dengan tongue scraper karena dapat mengurangi bakteri dan menjaga napas tetap segar lebih lama.
3. Cukupi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka
Selama puasa, produksi air liur menurun sehingga mulut lebih kering dan rentan bau. Oleh karena itu, sangat penting untuk megonsumsi cairan yang cukup setiap hari.
“Untuk manusia dewasa butuh 1,5 liter dalam satu hari, bisa dibagi menjadi 750 ml saat sahur dan 750 ml lagi saat berbuka puasa,” ujar dokter Vita
Asupan cairan yang cukup membantu menjaga kelembapan mulut.
Baca Juga: 7 Tips Sederhana agar Tidak Lemas saat Puasa
4. Konsumsi buah tinggi kandungan air
Dokter Vita menyarakan untuk mengonsumsi buah seperti semangka, melon, dan pepaya, karena dapat membantu merangsang produksi air liur secara alami. Selain menyegarkan, buah-buahan ini juga membantu mengurangi rasa kering di mulut saat berpuasa.
5. Jangan ragu melakukan perawatan gigi saat puasa
Menurut dokter Vita, prosedur seperti scaling, penambalan, hingga pencabutan gigi tidak membatalkan puasa selama dilakukan dengan hati-hati. Bahkan jika ada air atau darah yang tidak sengaja tertelan, hal tersebut tidak membatalkan puasa sesuai fatwa MUI.
6. Lakukan pemeriksaan sejak awal Ramadan
Dokter Vita mengatakan, awal Ramadan menjadi waktu yang ideal untuk memeriksakan kondisi gigi.
“Waktu sebelum puasa atau awal puasa adalah golden time, karena pemeriksaan atau treatment gigi sedini mungkin akan jauh lebih baik,” jelasnya.
Pemeriksaan lebih awal mencegah risiko gangguan mendadak menjelang Lebaran, saat jadwal klinik biasanya lebih padat.
Dengan langkah sederhana namun konsisten, kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga selama Ramadan. Ibadah pun dapat dijalani dengan lebih nyaman, percaya diri, dan produktif hingga menyambut Hari Raya.
Selanjutnya: Komitmen Investasi dari AS Capai US$ 38,4 Miliar, Ekonom Ingatkan Soal Hal ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News