MOMSMONEY.ID - Mengelola pesan pelanggan, pesanan, booking, hingga pembayaran bisa menjadi pekerjaan tambahan bagi pemilik usaha.
Nah, Neobiz menawarkan solusi dengan menghubungkan berbagai proses tersebut melalui WhatsApp.
Neobiz resmi meluncurkan Neo, AI agent yang bekerja langsung di WhatsApp Business.
Jimmy Petrus, Founder dan CEO Neobiz, mengatakan, teknologi ini memungkinkan percakapan dengan pelanggan terhubung dengan proses operasional bisnis.
Lantas, bagaimana cara kerja Neo?
Pertama, pelanggan menghubungi bisnis lewat WhatsApp.
Pelanggan bisa menggunakan WhatsApp untuk bertanya, memesan produk, membuat booking, hingga melakukan pembayaran.
Neo menghubungkan percakapan tersebut dengan proses bisnis di belakangnya. Hal ini memanfaatkan kebiasaan konsumen Indonesia yang banyak menggunakan WhatsApp.
Baca Juga: Cara Pasang Privacy Extension for WhatsApp Web: Blur Chat Jadi Mudah!
Berdasarkan data GWI Q2 2025 dalam Digital 2026 Global Overview Report, sebanyak 90,8% pengguna internet Indonesia berusia 16 tahun ke atas menggunakan WhatsApp setidaknya sekali dalam sebulan.
Kedua, Neo membantu memproses kebutuhan pelanggan.
Neo bekerja berdasarkan data produk, riwayat pelanggan, dan aturan bisnis masing-masing perusahaan.
Misalnya, pada bengkel, Neo dapat mengenali kendaraan pelanggan dari riwayat sebelumnya, mengecek jadwal servis yang tersedia, kemudian membuat booking.
Pada restoran dan kafe, pelanggan juga dapat memesan melalui percakapan biasa atau voice note. Pesanan tersebut kemudian diteruskan ke alur operasional dapur dan kasir.
Baca Juga: Begini Cara UMKM Kembangkan Bisnis di Tengah Ketidakpastian Global
Ketiga, proses dapat berlanjut menjadi transaksi atau dialihkan ke staf.
Neo dapat membantu proses hingga pembayaran. Jika permintaan pelanggan membutuhkan keputusan manusia, percakapan dapat dialihkan kepada staf dengan konteks percakapan sebelumnya.
Neobiz juga tidak mengharuskan bisnis mengganti sistem yang sudah digunakan.
Platform ini dapat terintegrasi dengan POS, payment gateway, sistem akuntansi, ERP, CRM, dan logistik melalui API dan webhook.
Neobiz menyebutkan, platformnya dapat digunakan berbagai jenis usaha, mulai dari retail, restoran dan kafe, beauty dan wellness, olahraga dan fitnes, klinik estetika, pendidikan, otomotif, hingga bisnis jasa lainnya.
“Bisnis tidak membutuhkan sekadar chatbot lain. Tantangannya adalah bagaimana AI yang berbicara dengan pelanggan juga bisa menyelesaikan pekerjaan di balik percakapan tersebut,” ujar Jimmy dalam keterangan resmi Selasa (8/9).
Neobiz merupakan official Meta Tech Provider dan mendukung WhatsApp Coexistence. Dengan fitur ini, bisnis tetap dapat menggunakan nomor WhatsApp Business yang sama melalui aplikasi di ponsel, sementara Neo membantu menangani pertanyaan pelanggan secara otomatis.
Neobiz dibangun oleh tim di balik iSeller Commerce dan telah tersedia untuk bisnis di Indonesia mulai 8 September 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News