M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Begini Cara UMKM Kembangkan Bisnis di Tengah Ketidakpastian Global

Begini Cara UMKM Kembangkan Bisnis di Tengah Ketidakpastian Global
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Tren pengembangan usaha secara digital kian banyak diterapkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penggunaan pembayaran secara online pun kian banyak UMKM lakukan.

Melihat hal ini, PT Esensi Solusi Buana (ESB) kian masif dalam meluncurkan produk yang dibutuhkan pelaku UMKM. Ada empat fitur yang ditawarkan ESB dalam pengembangan produk mereka untuk UMKM.

Pertama, ESB POS. Aplikasi kasir berbasis cloud ini memungkinkan pebisnis kuliner memantau transaksi secara real-time, mengurangi kebocoran pendapatan, dan mengoptimalkan kecepatan pelayanan di tengah tekanan biaya yang meningkat.

Kedua, ESB Core (ERP). Sistem ERP & back office restoran terintegrasi ini mencakup pengelolaan stok, akuntansi, dan pengadaan bahan baku secara akurat dan efisien.

Dengan kemampuan monitoring inventori secara real time, pebisnis kuliner dapat lebih adaptif dalam menghadapi  lonjakan harga bahan baku dan menjaga stabilitas operasional. Sistem ERP ini juga berkontribusi meningkatkan efisiensi operasional hingga 35%.

Ketiga, ESB Order. Sistem order online ini menyatukan dine-in, delivery, dan web-order dalam satu platform. Seluruh pesanan tersinkronisasi antara area kasir dan dapur secara otomatis, memastikan tidak ada pesanan yang terlewat, dan membantu menaikkan transaksi hingga 63%.

Data BPS menunjukan, penggunaan website untuk penjualan F&B masih sangat rendah (0,02%), menjadikan solusi omnichannel ini sebagai peluang diferensiasi yang signifikan bagi pelaku usaha yang ingin merebut pangsa pasar digital.

Keempat, OLIN AI. Aplikasi AI buatan ESB ini mengolah data transaksi menjadi rekomendasi bisnis strategis secara otomatis dengan akurasi sampai dengan 98%.

Mulai dari prediksi kebutuhan bahan baku, identifikasi menu terlaris, hingga analisis tren penjualan, OLIN membantu pelaku usaha mengambil keputusan berbasis data di saat margin semakin tipis akibat tekanan ekonomi global.

Di Indonesia, adopsi AI di sektor F&B masih di bawah 1%, menjadikan OLIN sebagai keunggulan kompetitif yang nyata bagi penggunanya.

Baca Juga: Ternyata Ini Bekal Penting Agar Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja Global

Gunawan, Co-Founder & CEO ESB, melihat, ketidakpastian ekonomi saat ini menjadi momen untuk pelaku UMKM cepat beradaptasi dengan teknologi.

Terlebih, dengan tekanan ekonomi global yang dipicu konflik geopolitik yang  melanda Timur Tengah sejak akhir Februari 2026 kini terasa langsung di meja makan bisnis kuliner Indonesia.

Penutupan Selat Hormuz akibat konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran, mendorong harga minyak mentah melesat hingga menembus levek US$ 100 per barel.

Hal ini memicu kenaikan harga energi, biaya logistik, hingga bahan baku yang membuat para pebisnis kuliner menghadapi tantangan efisiensi di tengah margin yang semakin tipis.

Data BPS dalam laporan Statistik Penyediaan Makanan Minuman 2024 yang dirilis pada Desember 2025 menunjukan, biaya bahan baku dapat mencapai hingga 63,81% dari total pengeluaran usaha, sementara 23,92% dari operasional restoran ditemukan masih terjebak dalam proses manual.

Gunawan bilang, saat harga bahan baku melonjak, biaya energi meningkat, dan margin semakin tipis, setiap rupiah dalam operasional harus dipertanggungjawabkan. Inilah saatnya pelaku usaha beralih dari cara lama yang penuh kebocoran menuju sistem yang benar-benar efisien.

Karena itu, ekosistem ESB dirancang tepat untuk kondisi seperti ini. Mulai dari aplikasi kasir ESB POS yang menjadi otak dari efisiensi operasional toko, pengelolaan harga pokok yang presisi demi memastikan kestabilan profitabilitas melalui sistem ERP ESB Core, efisiensi perputaran konsumen dan penjualan lebih banyak lewat sistem order online ESB Order, hingga pengambilan keputusan berbasis data real-time melalui aplikasi AI OLIN.

"Semua pilar ESB bekerja bersama untuk memangkas pemborosan, mengontrol biaya, dan menjaga profitabilitas bisnis kuliner bahkan di tengah krisis global sekalipun," ujar Gunawan dalam keterangan resmi Kamis (16/4).

Baca Juga: WhatsApp Web: 49 Tema Baru Ubah Tampilan Obrolan Anda

Sekadar informasi saja, ESB juga hadir di ALLFood Indonesia 2026 pada 15-18 April 2026 di Booth G 07-08 Hall 8 ICE BSD, Tangerang. 

Mereka konsep The Lean-Service Era, pendekatan teknologi terintegrasi yang membekali pelaku usaha F&B untuk bertahan, beradaptasi, dan tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi.

Partisipasi ESB di ALLFood Indonesia 2026 turut diperkuat kehadiran IWARE, distributor hardware di Indonesia sekaligus mitra. Kolaborasi ini menghadirkan ekosistem teknologi F&B yang menyeluruh, seperti perangkat lunak andal dari ESB yang berjalan di atas infrastruktur hardware berkualitas dari IWARE.

“Kami percaya ketahanan bisnis kuliner Indonesia ada pada fondasi teknologi yang tepat baik dari sisi perangkat lunak maupun hardware. Situasi ekonomi global saat ini justru mempercepat kebutuhan pelaku usaha untuk go-digital secara menyeluruh," kata Sugiharto, Direktur Utama IWARE.

Melalui partisipasi di ALLFood Indonesia 2026, ESB juga ingin menunjukkan, teknologi bukan sekadar alat transaksi, melainkan mitra strategis untuk tumbuh yang juga mengerti para pelaku usaha kuliner dengan memberikan penawaran menarik seperti Promo Murmer dengan diskon harga 50% khusus di acara ini.

"Harapan kami para pelaku bisnis kuliner dapat makin fokus pada inovasi bisnis, menjaga kualitas, kreativitas, dan memperoleh data-data yang mendukung seluruh keputusan sehari-hari tanpa membuang waktu mereka yang berharga di bagian teknologi yang seharusnya menjadi fokus kami," sebut Gunawan.

"Ketidakpastian global tidak menjadi penghalang ekspansi bisnis dengan memiliki partner teknologi yang tepat," imbuh dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tak Rumit, Ini Praktik Gaya Hidup Berkelanjutan Ala Cinta Laura

Cinta Laura Kiehl membeberkan berbagai kebiasaan sederhana yang dilakukannya untuk menjalankan gaya hidup berkelanjutan.

Tayang 16 Oktober, Heartlake The Musical Jadi Live-Action Pertama Lego Friends

Lego Friends: Heartlake The Musical, tayangan live-action pertama Lego Friends hadir secara lengkap pada 16 Oktober.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (12/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.​

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 12 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Halodoc Catat Konsultasi Kesehatan Mental Naik 8,1% Sejak 2022, Didominasi Perempuan

Data internal Halodoc mencatat, jumlah konsultasi kesehatan mental di platformnya naik 8,1% dibanding 2022.​

Promo HokBen Double Chicken Vibes Oktober, Buy 3 Get 1 & Buy 2 Get 1

Nikmati Simple Set Teriyaki dan HokBen Fried Chicken lewat promo HokBen terbaru. Mulai Rp 29 ribuan per orang.

Ramalan Zodiak Besok Senin 12 Oktober 2026, Evaluasi Hubungan dan Pribadi

Ramalan zodiak besok Senin 12 Oktober 2026 membahas cinta, karier, keuangan, dan kesehatan. Simak prediksi Aries hingga Pisces.

Spesial Oktober, Nikmati Promo Burger Bangor Paket Hemat Mulai Rp 35 Ribuan

Cek deretan promo Burger Bangor terbaru edisi Oktober 2026 yang bisa dipesan lewat ShopeeFood, GoFood, hingga GrabFood.

Ramalan Shio Besok Senin 12 Oktober 2026, Kuda Berpeluang Paling Beruntung

Simak ramalan shio besok Senin 12 Oktober 2026, Kuda diprediksi beruntung, sementara Kerbau, Tikus, dan Anjing perlu lebih waspada.

Picu Obesitas, Ketahui Dampak Terlalu Sering Main Ponsel bagi Orang Dewasa Ini

Simak beberapa dampak buruk terlalu banyak main ponsel bagi orang dewasa yang juga penting untuk diketahui.​