MOMSMONEY.ID - Tren gaya hidup berkelanjutan tidak hanya soal mengurangi penggunaan plastik atau membawa tas belanja sendiri. Memperpanjang usia pakaian juga menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi limbah tekstil.
Hal ini yang mendorong Uniqlo melakukan program "Re.Uniqlo Community Day. Tahun ini, perusahaan menyalurkan 12.000 pakaian layak pakai kepada sekitar 1.000 keluarga di Bekasi Barat.
Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan kegiatan sebelumnya yang mendistribusikan 6.000 potong pakaian.
Pakaian yang disalurkan berasal dari pelanggan Uniqlo yang mengembalikan pakaian yang masih layak digunakan. Selanjutnya, pakaian tersebut diteruskan kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan Human Initiative.
Tak sekadar membagikan pakaian, penerima manfaat juga diberikan kesempatan memilih sendiri baju yang sesuai dengan ukuran dan kebutuhan masing-masing anggota keluarga.
Cara ini diharapkan membuat pakaian yang diterima benar-benar digunakan dalam aktivitas sehari-hari sehingga masa pakainya menjadi lebih panjang.
Baca Juga: Uniqlo Dorong Gaya Hidup Aktif Lewat Uniqlo In Motion
Co-COO PT Fast Retailing Indonesia Ryohei Sato mengatakan, program ini bertujuan memperpanjang manfaat pakaian sekaligus meneruskan kontribusi pelanggan kepada masyarakat. Bekasi sendiri dipilih karena Uniqlo telah menjadi bagian dari masyarakat di wilayah ini lewat gerai Uniqlo Grand Kota Bintang.
"Melalui Re.Uniqlo Community Day, kami ingin memperpanjang manfaat pakaian sekaligus meneruskan partisipasi pelanggan kepada komunitas," ungkap Ryohei Sato kepada awak media, Sabtu (18/7).
"Karena itu, bukan hanya jumlah pakaian yang kami perhatikan, tetapi juga bagaimana setiap keluarga dapat memilih pakaian yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya," ujar dia.
Human Initiative mendampingi proses penyaluran agar distribusi berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurut Manajer Bisnis Sosial Institusional Partnership Human Initiative Destira Maryati, setiap keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga mekanisme memilih pakaian dinilai lebih efektif.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Eka, mengaku terbantu karena dapat memilih pakaian yang pas untuk dirinya dan keluarganya. "Kami senang karena dapat memilih sendiri pakaian yang tersedia. Dengan begitu ukurannya sesuai dan pastinya terpakai. Saya ambil untuk saya, suami, dan anak saya," ujarnya.
Industri fesyen menjadi salah satu penyumbang limbah tekstil di dunia. Karena itu, memperpanjang masa pakai pakaian melalui penggunaan kembali atau reuse menjadi salah satu langkah yang dinilai dapat membantu mengurangi dampak lingkungan.
Melalui program ini, Uniqlo berharap semakin banyak pakaian layak pakai yang dapat terus digunakan oleh pemilik berikutnya, sekaligus mendorong masyarakat untuk menerapkan kebiasaan konsumsi fesyen yang lebih berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News