M O M S M O N E Y I D
HOME, Santai

Suka Makan Mie Instan 2 Porsi Sekaligus? Bisa Berbahaya Bagi Tubuh, Loh!

Suka Makan Mie Instan 2 Porsi Sekaligus? Bisa Berbahaya Bagi Tubuh, Loh!
Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Mie instan telah menjadi salah satu makanan yang praktis dan mudah untuk dibuat. Mie instan yang dijual di pasaran umum biasanya telah memiliki porsi masing masing dalam kemasannya.

Terkadang porsi yang dirasakan saat memakan mie instan terasa kurang. Sehingga kebiasaan untuk mengkonsumsi mie instan dalam porsi lebih sering dijadikan alternative.

Mengkonsumsi mie instan dalam dua porsi atau lebih sekaligus ternyata memiliki dampak buruk bagi tubuh. Walaupun menjadi pemuas rasa lapar ternyata dua porsi atau lebih mie instan yang dikonsumsi bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Baca Juga: Ini Ciri-Ciri Makanan Sehat

Kandungan gizi tertinggi yang ada pada mie instan adalah natrium. Kurang lebih terdapat 1070mg natrium yang terkandung pada satu porsi mie instan. 

WHO menyarankan agar konsumsi natrium tak melebihi 2000mg dalam sehari. Jika mengkonsumsi dua porsi mie instant maka tubuh akan mendapatkan natrium lebih dari 2000mg dalam satu hari. 

Masalah gangguan kesehatan akan lebih rentan terjadi apabila tubuh mengkonsumsi lebih dari 2000mg natrium dalam sehari. 

Ketika kondisi natrium tinggi dalam tubuh maka ginjal akan membuang sisa natrium melalui urin. Namun ginjal memiliki kapasitas untuk bisa membuang sisa natrium dalam bentuk urin. 

Baca Juga: Jangan Konsumsi Mi Instan Tiap Hari Karena Bisa Berdampak Negatif bagi Tubuh

Jika ginjal sudah tak mampu menahan sisa natrium dalam tubuh, maka sisa natrium tersebut akan menumpuk dalam tubuh dan darah.

Natrium yang menumpuk pada darah akan menarik dan menahan cairan yang ada pada aliran darah. Yang mengakibatkan meningkatnya volume darah dalam tubuh.

Hal tersebutlah yang kemudian memicu jantung untuk bekerja lebih keras dan memicu kenaikan pada tekanan darah. Yang biasa disebut dengan hipertensi.

Resiko hipertensi ini akan mulai terasa pada jangka panjang. Hipertensi juga dapat memicu munculnya komplikasi penyakit lain seperti penyakut jantung, stroke, hingga penyakit ginjal.

Selanjutnya: 4 Rekomendasi Rice Cooker Low Carbo Terbaik, Cocok untuk Menemani Diet

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

30 Ucapan Valentine Romantis untuk Pejuang LDR, Bikin Jarak Tak Terasa

Bingung cari ucapan Valentine untuk pacar LDR? Ada 30 pilihan romantis yang dijamin bikin dia merasa spesial!

Jadwal KRL Jogja Solo Akhir Pekan 14-15 Februari 2026, Ini Jam Malamnya

Cek yuk jadwal KRL Jogja Solo dari Yogyakarta ke Palur di tanggal 14-15 Februari 2026. Jangan lupa catat jam malamnya, ya.  

Jadwal KRL Solo-Jogja Akhir Pekan 14-15 Februari 2026, Tengok Waktunya

Ini jadwal KRL Solo-Jogja yang berangkat dari Stasiun Palur ke Yogyakarta akhir pekan 14-15 Februari 2026. Jangan lupa catat.  

15 Menu Diet untuk Sarapan agar Berat Badan Turun

Ada beberapa rekomendasi menu diet untuk sarapan agar berat badan turun. Yuk, intip selengkapnya di sini!  

ROMAN Luncurkan 11 Koleksi Granit Premium Xtra 100x100 cm, Ada Tiga Special Effect

​ROMAN meluncurkan 11 koleksi granit premium terbaru seri Xtra berukuran 100x100 cm, ada tiga spesial effect

Ada Diskon 20% hingga Rp1 Juta, Ini Promo Indodana di Planet Sports Run

Indodana PayLater menghadirkan sejumlah promo untuk peserta Planet Sports Run 2026, mulai dari cicilan 0% hingga diskon hingga Rp1 juta.​  

10 Cara Bikin Berat Badan Bertambah yang Efektif dalam Seminggu

Ternyata begini, lho, cara bikin berat badan bertambah yang efektif dalam seminggu. Mau coba?             

Bukan Nggak Ngemil! Ini 10 Snack untuk Diet yang Rendah Kalori Wajib Coba

Ada beberapa rekomendasi snack untuk diet yang rendah kalori, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!   

7 Tips Diet agar Berat Badan Turun Cepat secara Alami

Yuk, ketahui beberapa tips diet agar berat badan turun cepat secara alami berikut ini! Apa saja ya?   

5 Fitur Aplikasi Lark Untuk Efisiensikan Kinerja Perusahaan

5 cara aplikasi Lark mendorong kinerja perusahaan lebih cerdas dan produktif di era digital, tidak lagi pindah-pindah aplikasi.