M O M S M O N E Y I D
Bugar

Stres Harian hingga Keluhan Fisik, Ini Temuan Penyakit pada Karyawan Indonesia

Stres Harian hingga Keluhan Fisik, Ini Temuan Penyakit pada Karyawan Indonesia
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Banyak karyawan di Indonesia belakangan merasa lebih mudah terserang flu, masuk angin, maag kambuh, atau pegal di punggung akibat duduk terlalu lama. Ternyata, kondisi ini bukan hanya perasaan semata.

Laporan Indonesia Health Benefits Study (IHBS) 2025 dari Mercer Marsh Benefits (MMB) mengungkapkan gambaran lengkap tentang tantangan kesehatan yang sedang dialami karyawan Indonesia saat ini.

Dari lebih dari 500.000 peserta manfaat kesehatan, keluhan yang paling sering muncul adalah infeksi saluran pernapasan atas, gangguan pencernaan, dan nyeri punggung.

Penyakit-penyakit yang tampak sepele ini ternyata menyumbang porsi besar biaya kesehatan karyawan, baik untuk rawat jalan maupun rawat inap.

Banyak di antaranya terkait pola kerja modern yang menuntut mobilitas, ritme cepat, serta duduk terlalu lama di depan laptop.

Baca Juga: Mitra Gojek Berkinerja Terbaik Dapat Bantuan Iuran BPJS lo, Daftar Mulai Tanggal Ini

Astrid Suryapranata, Country Leader Mercer Marsh Benefits Indonesia, menjelaskan, perubahan pola hidup dan cara bekerja membuat kebutuhan kesehatan karyawan berkembang lebih cepat daripada sebelumnya.

Ia mengatakan, perusahaan sudah mulai menyadari bahwa program kesehatan harus disesuaikan dengan kenyataan baru.

“Ada dinamika baru dalam kesehatan karyawan. Perusahaan perlu menyesuaikan program kesehatan mereka dengan pola penyakit dan kebutuhan karyawan agar mereka tetap produktif dan terlibat,” ujar Astrid, Kamis (11/12).

Laporan ini juga mencatat, lebih dari sepertiga karyawan mengalami stres hampir setiap hari. Tekanan kerja yang tinggi, multitasking, rapat beruntun, hingga distraksi selama bekerja membuat banyak orang mudah merasa kewalahan.

Stres yang tidak ditangani bukan hanya memengaruhi kondisi mental, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit fisik, seperti sakit kepala dan gangguan tidur.

Baca Juga: Orang Tua Punya Riwayat Asam Urat Tinggi? Lakukan Tes Genetik untuk Mencegahnya

Untuk mendorong deteksi dini, memang sebagian besar perusahaan kini menyediakan Medical Check Up (MCU) tahunan. Tingkat adopsinya mencapai 86%.

Melalui pemeriksaan ini, risiko seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau gangguan metabolik dapat ditemukan sejak awal, bahkan sebelum muncul gejala.

Bella Friscintia, Head of Analytica Solution Mercer Marsh Benefits Indonesia, menyebutkan, tantangannya tetap sama, yaitu banyak karyawan belum menjadikan hasil MCU sebagai panduan untuk memperbaiki pola hidup.

Di tengah meningkatnya keluhan fisik dan tekanan kerja, aspek kesejahteraan emosional juga menjadi perhatian.

Astrid bilang, ritme kerja cepat dan tugas yang menumpuk membuat banyak pekerja merasa tidak memiliki ruang untuk bernapas.

Baca Juga: Manfaat Konsumsi Cuka Apel untuk Diet Turun Berat Badan yang Luar Biasa

“Kesejahteraan emosional karyawan benar-benar membutuhkan perhatian. Multitasking dan tuntutan bekerja cepat membuat banyak karyawan merasa tertekan,” ujar Bella.

Karena itu, semakin banyak perusahaan mulai menyediakan akses konseling profesional dan layanan pendampingan emosional.

Program ini membantu karyawan mengelola tekanan sebelum berkembang menjadi burnout atau penurunan performa yang lebih serius.

Di sisi lain, kebutuhan akan layanan kesehatan yang mudah diakses membuat telemedicine semakin populer.

Laporan IHBS 2025 mencatat, konsultasi medis jarak jauh menjadi pilihan utama banyak karyawan yang tidak sempat ke klinik karena pekerjaan. Selain lebih praktis, biaya telemedicine juga lebih rendah dibanding kunjungan langsung.

Baca Juga: Makan Buah Pisang untuk Diet Bagus atau Tidak, ya? Cari Tahu di sini!

Bella menambahkan, akses cepat seperti ini justru mendorong karyawan untuk tidak menunda periksa ketika mulai merasa tidak enak badan.

"Telemedicine memungkinkan karyawan mendapatkan penanganan cepat tanpa harus pergi ke klinik. Keluhan ringan bisa diselesaikan lebih cepat sehingga tidak mengganggu pekerjaan," jelasnya.

MMB menegaskan, menjaga kesehatan karyawan adalah tanggungjawab bersama. Perusahaan menyediakan fasilitas, tetapi kebiasaan sehari-hari tetap menjadi fondasi utama.

Tidur cukup, makan teratur, gerak lebih sering, memperhatikan postur tubuh saat bekerja, serta memanfaatkan layanan kesehatan seperti MCU atau telemedicine adalah langkah sederhana yang bisa membantu karyawan tetap bugar.

Dengan kondisi kesehatan yang semakin dinamis, laporan IHBS 2025 mengingatkan, kombinasi antara deteksi dini, dukungan emosional, dan pola hidup sehat menjadi kunci agar karyawan dapat bekerja dengan lebih nyaman dan tetap sehat sepanjang tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Zodiak Paling Introvert yang Dikenal Sangat Menjaga Privasi, Siapa Saja?

Merasa lelah di tengah keramaian? Mungkin Anda salah satu dari 4 zodiak paling introvert ini. Temukan penjelasannya!

Moisturizer atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Skincare Pagi yang Tepat Sebelum Makeup

Jangan skip, ada 5 urutan skincare pagi sebelum makeup yang disarankan dermatologis. Cari tahu di sini.

Tips Atur Uang Belanja Rp2 juta biar Pengeluaran Keluarga Tetap Aman

Cara mengatur uang belanja Rp2 juta untuk keluarga kecil agar cukup hingga akhir bulan dengan pembagian anggaran sederhana.

Cara Belanja Kebutuhan Dapur Sebulan yang Hemat Tanpa Boros Pengeluaran

Ingin belanja kebutuhan dapur sebulan lebih hemat? Simak strategi memilih bahan makanan berkualitas yang minim pemborosan.  

Lapar Tengah Malam? Ini 7 Camilan Sehat Rendah Kalori yang Aman, Enggak Bikin Gemuk

Lapar malam hari tapi takut berat badan naik? Ini 7 rekomendasi camilan sehat rendah kalori yang bikin kenyang lebih lama dan tidur lebih nyenyak.

Tren Renovasi Dapur yang Fungsional dan Nyaman Jadi Pilihan Baru di 2026

Tren renovasi dapur 2026 menghadirkan desain natural, penyimpanan pintar, ruang efisien, dan konsep nyaman untuk keluarga modern.  

4 Tanda Butuh Detoks Media Sosial Demi Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Demi kesehatan mental yang lebih baik, kenali 4 tanda butuh detoks media sosial berikut ini ya Moms.

Bukan Sekadar Mempercantik, Ini Alasan Renovasi Rumah Jadi Tren di 2026

Ingin renovasi rumah tahun 2026? Simak tren terbaru yang membuat hunian lebih nyaman, hemat biaya, dan sesuai gaya hidup.

Sinopsis Serial Horor Viu: Dia Perempuan Sialan

Drama garapan Viu Malaysia ini terdiri dari 12 episode dan dapat diakses melalui aplikasi maupun situs Viu.   

Promo Alfamart Beauty Fair Periode 1-15 Juli 2026, Maybelline Diskon 50%

Promo Alfamart Beauty Fair periode 1-15 Juli 2026, cek katalognya di sini sebelum belanja di Alfamart terdekat.