M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Stop 5 Kebiasaan Ini untuk Mencegah Penampilan Mata Terlihat Lebih Tua

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kurang tidur dan kebiasaan menyipitkan mata ketika tersenyum merupakan pemicu umum munculnya kerutan, lingkaran hitam, dan bengkak di bawah mata. Ketika mata Anda dihiasi ketiga permasalahan tersebut, maka tak heran jika kesan tua melekat kuat pada wajah Anda.

Namun, kurang tidur dan kebiasaan menyipitkan mata bukanlah satu-satunya penyebab mata terlihat tua. Ada beberapa kebiasaan yang sering dilakukan oleh banyak orang tanpa disadari dan menyebabkan penampilan mata mereka jauh lebih tua dari seharusnya.

Sebagai bahan introspeksi Anda, berikut MomsMoney sampaikan 5 kebiasaan yang dapat menyebabkan mata terlihat tua sebagaimana dilansir dari Dermstore. Yuk, simak!

Baca Juga: Pahami 3 Manfaat Waxing Menghilangkan Bulu yang harus Anda Tahu

1. Menggosok area mata

Menghapus makeup mata sebelum tidur memang sangat disarankan. Namun, ada beberapa produk eye makeup berformula waterproof seperti eyeshadow dan mascara yang amat sulit dihilangkan sehingga memaksa seseorang untuk menggosoknya dengan keras hingga bersih. Padahal, menghapus riasan mata dengan menggosok-gosoknya secara kuat dapat menarik dan merusak kulit halus di bawah mata yang dapat menyebabkan kerusakan kapiler dan lingkaran hitam.

Daripada penampilan mata Anda memburuk dan menua, pastikan untuk tidak menggosoknya. Gunakanlah cleanser berbasis minyak untuk melelehkan makeup mata yang sulit dihapus.

2. Tidak menggunakan eye cream

Eye cream adalah salah satu komponen terpenting dari perawatan anti-aging terutama bagi Anda yang sudah memasuki usia dewasa. Kendati demikian, masih banyak orang yang mengabaikan kekuatan dari produk skincare yang satu ini.

Dengan tidak menggunakan eye cream, maka kulit di sekitar mata pun akan menjadi lebih sensitif dan rentan mengalami kerusakan. Pasalnya, kulit di sekitar mata merupakan bagian kulit tertipis yang mana tanda-tanda penuaan pertama juga muncul di area ini.

3. Mengaplikasikan eye cream dengan cara yang salah

Memasukkan eye cream ke dalam rutinitas skincare merupakan keputusan yang baik. Namun, alih-alih mendapatkan manfaatnya, penampilan mata justru akan tampak lebih tua apabila Anda tidak mengaplikasikannya dengan benar. Lalu, bagaimana cara mengaplikasikan eye cream yang disarankan?

Setelah mencuci muka, mengoleskan serum, dan mengaplikasikan pelembab, ambilah eye cream seukuran kacang polong dengan jari manis kemudian totol-totolkan di bawah dan di sekitar mata serta tulang alis. Untuk meratakannya, jangan pernah menariknya. Sebagai gantinya, tepuk-tepuk lembut eye cream dari sudut dalam mata ke sudut luar hingga eye cream terserap oleh kulit.

Tunggu selama beberapa menit hingga eye cream menyerap sempurna sebelum menggunakan sunscreen atau makeup.

4. Tidak mengaplikasikan concealer dengan tepat

Concealer menjadi salah satu produk makeup andalan untuk menutupi bekas jerawat maupun noda hitam pada wajah. Produk ini juga banyak digunakan untuk menyamarkan lingkaran hitam di bawah mata.

Faktanya, menggunakan concealer di bawah mata berisiko memperburuk penampilan mata dan menjadikannya terlihat lebih tua. Karena, mengaplikasikan concealer di area ini berisiko menyebabkan cakey dan memperjelas garis-garis halus. Supaya kejadian ini dapat dicegah, pastikan untuk meratakan area mata yang sudah dipakaikan alas bedak dengan cara di-tap-tap menggunakan spons terlebih dahulu sebelum diaplikasikan concealer.

5. Makan makanan tidak sehat

Selain produk skincare dan makeup, gaya hidup sehat juga penting untuk menjadi pertahanan terbaik untuk melawan penuaan mata. Sebagai permulaan gaya hidup sehat, pastikan untuk rajin mengonsumsi makanan kaya nutrisi yang diperlukan untuk menciptakan kulit yang lebih cerah dan tampak lebih muda di sekitar mata.

Untuk mendorong produksi kolagen dan pertumbuhan sel baru, makanan tinggi vitamin K sangat disarankan untuk dikonsumsi. Untuk mencerahkan kulit dan mencegah kerusakan kulit lebih lanjut, vitamin C menjadi pilihan yang bagus. Sementara untuk meningkatkan produksi asam lemak yang berguna untuk membantu kulit mempertahankan elastisitasnya, jangan lupa untuk mengonsumsi makanan kaya vitamin B.

Selanjutnya: Pulang Liburan Kulit Malah Terbakar? Atasi Saja dengan 5 Cara Alami Ini

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!