M O M S M O N E Y I D
Santai

4 Tanda Anda Terlalu Sering Berhubungan Seks dengan Pasangan, Ada Iritasi?

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Jangan sampai membawa dampak buruk, sebaiknya kenali beberapa tanda Anda terlalu sering melakukan hubungan seks dengan pasangan berikut.

Melakukan aktivitas berhubungan intim dengan pasangan tentunya dilakukan sesuai dengan kapasitas masing-masing pasangan.

Ada pasangan yang mungkin melakukannya satu minggu sekali atau mungkin setiap tiga kali seminggu.

Tak jarang hal tersebut membuat pikiran tentang frekuensi melakukan hubungan seks menjadi muncul.

Baca Juga: 5 Aktivitas Foreplay biar Hubungan Seks Makin Panas, Berikan Obrolan Nakal

Namun Dr. Jill McDevitt, ahli seksologis dalam laman Health Line menjelaskan, bahwa tidak ada yang bisa menetapkan jumlah maksimal atau batas seseorang yang terlalu sering melakukan hubungan seks.

Batasan tersebut hanya dapat diketahui oleh masing-masing pasangan yang tentunya berbeda dengan pasangan lainnya.

Namun, akan tetap ada beberapa masalah yang mungkin muncul jika Anda dan pasangan terlalu sering melakukan hubungan seks. Berikut ini adalah beberapa tandanya.

Penetrasi yang menyakitkan

Jika di awal melakukan hubungan seks saat penetrasi terasa menyakitkan, hal tersebut bisa menjadi salah satu tanda terlalu banyak melakukan hubungan seks yang dinyatakan laman Women’s Health.

Hal tersebut menjadi tanda bahwa kulit pada vagina mengalami iritasi yang menyebabkan munculnya rasa sakit saat melakukan beberapa jenis gerakan saat melakukan hubungan seks.

Baca Juga: 5 Manfaat Rutin Lakukan Seks Untuk Kecantikan Kulit Perempuan, Cek Di Sini

Iritasi

Masalah yang muncul sebagai tanda terlalu sering melakukan hubungan seks adalah iritasi. Biasanya tanda ini adalah tanda yang sering muncul dan sebaiknya menghentikan aktivitas seksual terlebih dahulu.

Selain itu risiko infeksi pada vagina juga mungkin muncul sebagai tanda terlalu banyak seks dengan pasangan. Maka dari itu, pastikan untuk selalu buang air kecil sebelum dan setelah melakukan hubungan seks dengan pasangan agar terhindar dari risiko infeksi.

Vagina kering

Melansir dari penjelasan ahli Obgyn, Diana Bitner di laman Insider, terlalu banyak melakukan hubungan seks bisa menyebabkan vagina menjadi kering.

Hal tersebut disebabkan karena tubuh terlalu banyak merasakan kontraksi atau penetrasi dari terlalu seringnya melakukan hubungan seks.

Penis sakit

Tanda lain yang juga mungkin muncul akibat terlalu banyak melakukan hubungan seks dengan pasangan adalah sakitnya penis setelah melakukan hubungan seks.

Tak hanya vagina saja yang mungkin merasakan sakit, namun penis juga bisa terasa sakit saat kencing dan saat ejakulasi ketika terlalu banyak melakukan hubungan seks.

Itulah beberapa tanda terlalu sering melakukan hubungan seks yang patut untuk diketahui.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.

Cara Bayar Google Play Pakai QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA dan BCA mobile

Bayar Google Play kini bisa dilakukan lewat QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA atau BCA mobile dengan langkah yang mudah.

Punya Harta Rp 247 Miliar di Usia 40-an, Kapan Waktu yang Pas untuk Berhenti Kerja?

Memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah sebelum usia 50 tahun mungkin terdengar seperti titik akhir perjalanan finansial. ​

Mengurai Penyebab Rupiah Sempat Kembali Bertengger di Rp 18.000

Nilai rupiah terhadap dolar masih berfluktuasi dan menyentuh Rp18.000 per dolar AS imbas efek global dan permintaan valas yang tidak menentu.

BRI Punya BRImo Junior, Orang Tua Bisa Pantau Transaksi Anak

Kehadiran BRImo Junior menjadi bagian dari upaya BRI mengenalkan layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini.

Harga Emas Dunia Stabil Setelah Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Mereda

Harga emas hari ini ditopang penurunan yield obligasi AS dan pernyataan pejabat The Fed, yang meredakan spekulasi kenaikan lanjutan suku bunga.

Produk Gelato Yogurt Matcha Ala Hometown Artisan Meluncur Bidik Masyarakat Urban

Hometown Artisan Dairy resmi meluncurkan Hometown Artisan Dairy Gelato Yogurt Matcha dengan target masyarakat urban.