M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Simak 6 Sayuran yang Menyehatkan untuk Bayi di Masa MPASI

Reporter: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID. Rekomendasi sayuran untuk bayi yang menyehatkan di masa MPASI. Kebutuhan tubuh akan sayuran wajib diperkenalkan sejak dini, termasuk saat bayi memasuki masa MPASI.

Bayi membutuhkan konsumsi sayuran karena sayuran mengandung berbagai nutrisi penting yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Meskipun pada awalnya bayi mungkin lebih bergantung pada susu atau makanan pendamping ASI (MPASI) yang lebih lunak, pemberian sayuran dalam MPASI adalah langkah penting.

Ini bermanfaat untuk memperkenalkan beragam rasa, tekstur, dan nutrisi yang diperlukan untuk perkembangan masa pertumbuhan hingga balita.

Baca Juga: 7 Manfaat Gemar Membaca Bagi Anak yang Perlu Diketahui Orang Tua

MPASI
MPASI

Berikut adalah beberapa alasan mengapa bayi membutuhkan konsumsi sayuran:

  • Nutrisi yang Kaya: Sayuran mengandung berbagai nutrisi penting seperti serat, vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan. Nutrisi-nutrisi ini penting untuk perkembangan otak, tulang, mata, sistem kekebalan tubuh, dan organ lainnya pada bayi.
  • Pendampingan ASI atau Susu Formula: Setelah bayi mencapai usia tertentu (biasanya sekitar 6 bulan), mereka perlu diperkenalkan pada makanan padat atau MPASI selain ASI atau susu formula. Sayuran adalah salah satu pilihan utama dalam MPASI karena memberikan variasi nutrisi dan memperkenalkan cita rasa baru kepada bayi.
  • Pengenalan Rasa: Pemberian sayuran kepada bayi membantu mereka mengenal dan membiasakan diri dengan rasa yang berbeda-beda. Pengenalan awal terhadap rasa sayuran dapat membantu mengurangi kecenderungan picky eater atau anak yang sulit menerima makanan baru di masa mendatang.
  • Pembangunan Kebiasaan Makan Sehat: Dengan memperkenalkan sayuran sejak dini dapat membantu membangun kebiasaan makan sehat sejak usia dini. Ini dapat berdampak positif pada pola makan dan kesehatan bayi saat mereka tumbuh dewasa.
  • Dukungan Pertumbuhan Fisik dan Mental: Nutrisi dalam sayuran, seperti vitamin dan mineral, penting untuk pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental yang optimal.

Penting untuk memperkenalkan sayuran secara bertahap dan memperhatikan reaksi bayi terhadap makanan baru.

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai MPASI untuk memastikan pilihan makanan dan pengenalan sayuran sesuai.

Berikut ini daftar sayuran untuk bayi pada masa MPASI dilansir dari Mama Knows Nutrition.

Baca Juga: 5 Makanan Sehat dan Murah untuk Ibu Menyusui yang Kaya Nutrisi dan Mengenyangkan

Sayuran untuk bayi pada masa MPASI

1. Kacang polong

Kacang polong adalah sumber serat yang baik dan memiliki kandungan protein yang sangat tinggi untuk sebuah sayuran.

Nah, kacang ini juga mengandung asam alfa-linolenat yang merupakan asam lemak esensial omega-3. Nutrisi ini perlu dapatkan dari makanan karena tubuh kita tidak memproduksinya secara alami.

Ia juga memiliki dosis yang baik untuk Vitamin A, Vitamin B (terutama B6 dan folat atau B12), Vitamin C, dan Vitamin K.

Sebelum itu, cara konsumsi sayuran untuk bayi lewat kacang polong adalah dengan menumbuknya. Anda bisa menaburkan pada menu MPASI lainnya. 

2. Ubi jalar

Ubi jalar merupakan kandidat kuat untuk menjadi salah satu sayuran sehat untuk bayi pada fase MPASI. Sayuran sekaligus buah inikaya serat dan vitamin B6 , dan varietas warna yang berbeda memiliki fitonutrien yang berbeda.

Ubi jalar oranye mengandung beta-karoten (seperti vitamin A ) dan ubi jalar ungu Jepang memiliki antosianin yang berperan sebagai antioksidan dalam tubuh.

Anda bisa memberikan ubi jalar yang dilunakkan dan dipotong menjadi irisan yang bisa dipegang bayi atau dihaluskan.

3. Asparagus

Asparagus adalah sumber zat besi nabati yang bagus untuk bayi. Zat besi adalah nutrisi penting untuk dimasukkan ke dalam makanan bayi pada fase MPASI.

Sumber zat besi nabati sedikit lebih sulit didapat dibandingkan sumber hewani. Sehingga, ini merupakan cara yang berharga untuk meningkatkan asupan zat besi bayi.

Sayuran Asparagus juga merupakan sumber vitamin B (B6 dan B12, atau folat) dan serat. Untuk menu MPASI, asparagus perlu dikukus seluruh batangnya dan disajikan saat lunak.

4. Wortel

Wortel jelas termasuk dalam daftar bahaya tersedak bagi bayi terutama wortel bayi, karena bentuk, ukuran, dan kekerasannya.

Namun, apabila Anda menyiapkan sayuran untuk bayi ini dengan aman, tentu akan menyehatkan. Konsumsi sayuran ini memenuhi kebutuhan akan vitamin B6, serat, dan beta-karoten yang digunakan tubuh untuk membuat vitamin A.

Wortel dapat dikukus hingga empuk dan disajikan kepada bayi dalam bentuk memanjang dan juga bisa dihaluskan.

5. Jamur Tiram

Jamur sangat baik karena merupakan satu-satunya sumber vitamin D dari tumbuhan. Vitamin yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda.

Vitamin D sangat penting karena membantu tubuh menyerap kalsium dan membantu pembentukan tulang yang kuat. Nutrisi lain yang terkandung pada sayuran ini adalah protein, Serat, Zat besi, hingga Seng.

Jamur mungkin sulit disiapkan untuk bayi yang masih menginjak 6 bulan. Anda bisa menumisnya lalu memotongnya menjadi serpihan kecil.

6. Brokoli

Brokoli adalah pilihan sayuran yang bagus untuk bayi. Itu sarat dengan vitamin C dan K yang meningkatkan kekebalan tubuh, yang penting untuk kesehatan tulang dan penyembuhan luka.

Brokoli juga merupakan sumber yang baik untuk Vitamin A, Vitamin B6, Folat (vitamin B12), Besi, dan Seng.

Brokoli mentah yang keras bisa menimbulkan bahaya tersedak bagi bayi. Pastikan untuk mengukusnya hingga lunak yang bisa dihaluskan dengan jari Anda.

Itulah daftar sayuran sehat untuk bayi pada masa MPASI yang menyehatkan sehingga bisa dicoba oleh orang tua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​  

12 Cara Menyelamatkan Keuangan saat Ancaman Resesi Mulai Terasa

Ancaman resesi dan biaya hidup naik bikin banyak orang cemas. Ini 12 cara menjaga keuangan tetap aman di tengah kondisi ekonomi sulit.​

Tren Dapur Kuning Mentega Bikin Rumah Terlihat Hangat, Estetik, dan Fungsional

Tren dapur kuning mentega 2026 bikin rumah terasa hangat, estetik, nyaman, dan tampil lebih fungsional untuk keluarga modern.​

Menstrual Cup: Ini Kelebihan dan Kekurangannya yang Wajib Moms Tahu

Menstrual cup memiliki kelebihan serta kekurangan tersendiri. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan menstrual cup yang wajib Anda tahu.

Tren Warna Lilac Diprediksi Booming, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Lebih Kompleks

Tren warna lilac diprediksi populer di 2026 karena mampu membuat rumah terasa hangat, estetik, dan modern tanpa terlihat berlebihan.​

Hujan Sangat Lebat Guyur Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (14/5)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 14 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok(14/5) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (14/5) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat hanya di daerah berikut ini.